Menu

Mode Gelap
Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur KAI Services Perkuat Kemitraan Strategis melalui Mitra Gathering 2026 7Dunia Seandainya Engkau Tahu Single Raih Ratusan Ribu Views YouTube, Kini Tembus Puluhan Ribu Stream Spotify KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau Mobilitas Sumatra Meningkat, KA Rajabasa Layani 534.748 Pelanggan hingga Juli 2026

RAGAM

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

badge-check


 Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos., melakukan kegiatan pengawasan pemerintahan di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Haji Fikri untuk menyerap langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari pemerintah. Salah satu isu yang paling banyak disampaikan adalah ancaman bencana hidrometeorologi, terutama banjir, genangan air, dan tanah longsor yang terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Haji Fikri menilai persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan faktor cuaca, tetapi juga perlu dilihat dari kondisi infrastruktur, sistem drainase, kapasitas aliran sungai, serta kondisi tanggul dan jembatan yang menjadi bagian penting dari keselamatan dan mobilitas masyarakat.

“Pengawasan pemerintahan bukan hanya melihat program yang berjalan, tetapi juga memastikan berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat benar-benar mendapat perhatian dan solusi. Aspirasi warga Ciomas hari ini menjadi catatan penting yang akan kami dorong sesuai kewenangan di tingkat provinsi,” ujar Haji Fikri.

Sejumlah kawasan di Kecamatan Ciomas dilaporkan mengalami banjir dan genangan ketika hujan deras turun. Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan Perumahan Ciomas Hills di Desa Sukamakmur, Kota Batu, dan Pagelaran.

Di sejumlah lokasi, ketinggian air bisa mencapai sekitar 30 hingga 50 sentimeter. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi oleh persoalan drainase dan luapan air ketika debit meningkat.

Menurut Haji Fikri, persoalan drainase harus mendapat perhatian karena pembangunan kawasan dan pertumbuhan permukiman harus diimbangi dengan sistem pengelolaan air yang memadai.

“Drainase harus dilihat secara menyeluruh. Jangan sampai air hanya dipindahkan dari satu titik ke titik lain tanpa menyelesaikan persoalan pada sistem alirannya,” katanya.

Selain banjir, kondisi tanggul dan bantaran sungai juga menjadi perhatian masyarakat. Genangan cukup parah yang terjadi pada awal Mei 2026 disebut berkaitan dengan jebolnya tanggul di sekitar kawasan Ciomas.

Kondisi sejumlah tanggul di sepanjang aliran sungai juga dinilai rawan mengalami kerusakan maupun longsor. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi memperbesar risiko ketika hujan deras kembali terjadi.

Haji Fikri mendorong agar pemerintah melakukan pemetaan terhadap titik-titik tanggul dan bantaran sungai yang rawan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara preventif sebelum terjadi bencana yang lebih besar.

Persoalan lain yang disampaikan masyarakat adalah tanah longsor di bantaran Sungai Ciapus, khususnya di wilayah Desa Pagelaran. Longsor menggerus tebing sungai dan berdampak terhadap bagian kios warga serta akses jalan. Peristiwa longsor juga pernah dilaporkan terjadi di kawasan depan Zam Zam Tirta pada Juli 2026.

Menurut Haji Fikri, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut keselamatan warga sekaligus keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kalau bantaran sungai terus tergerus, dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi bisa mengancam rumah, tempat usaha, jalan, bahkan keselamatan masyarakat. Karena itu harus ada langkah mitigasi yang jelas,” tegasnya.

Haji Fikri menegaskan bahwa kerusakan infrastruktur tidak boleh hanya ditangani setelah terjadi kejadian. Pemerintah perlu memperkuat pendekatan mitigasi dan pencegahan, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil pengawasan dan aspirasi masyarakat tersebut akan menjadi bahan untuk dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing.

“Yang paling penting adalah keselamatan masyarakat. Kita ingin pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar aspek fisik, tetapi juga memperhatikan ketahanan terhadap bencana dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Haji Fikri.

Kegiatan pengawasan di Kecamatan Ciomas tersebut sekaligus menegaskan komitmen Haji Fikri sebagai wakil rakyat sekaligus warga Ciomas untuk dapat selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan langsung persoalan di lapangan, serta mengawal aspirasi agar dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program pemerintah yang tepat sasaran.*** (Dulloh)

Baca Lainnya

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya

25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Maulid di Simpang Kelaping Jadi Momentum Menghidupkan Masjid dan Memperkuat Kebersamaan Warga

25 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Santunan KEMALA Berbuah Inspirasi, Anak Yatim Mitra Istiqomah Tunjukkan Hafalan dan Karakter

25 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Trending di RAGAM