Wartatrans.com, BEKASI – Sebanyak 66 anak yatim dan piatu menerima santunan dalam kegiatan sosial yang dirangkai dengan lomba tahfiz Al-Qur’an di Dusun 3, Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang digelar Gerakan Pendukung H. Ruslani (GEMPHAR) tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus momentum memperingati bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Warga Sukadanau Maju dan Sejahtera”, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan santunan bagi anak yatim dan piatu, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan menghafal Al-Qur’an.
Sebanyak 56 hafiz dan hafizah mengikuti perlombaan tahfiz Al-Qur’an yang berlangsung di kediaman Ustaz Romli. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat serta sejumlah tokoh setempat.
Ketua GEMPHAR, Arman, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Sukadanau.
“Ini merupakan rangkaian silaturahmi dan ibadah untuk warga masyarakat Sukadanau. Kami ingin kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai kalangan,” ujar Arman.
Menurut Arman, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan H. Ruslani, SH., yang maju sebagai calon Kepala Desa Sukadanau periode 2026–2034.
Sementara itu, H. Ruslani berharap kegiatan sosial dan keagamaan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin dan tidak berhenti pada satu kegiatan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini terus berjalan setiap tahunnya dan dapat mencetak hafiz dan hafizah di Desa Sukadanau,” kata Ruslani.
Panitia pelaksana, Ustaz Romli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan santunan dan lomba tahfiz dapat menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi program berkelanjutan untuk santunan anak yatim-piatu dan lomba tahfiz Al-Qur’an,” ujar Romli.
Ia menambahkan, suksesnya kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama GEMPHAR dengan masyarakat setempat.
Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, relawan GEMPHAR, pengurus RW, serta pengurus RT turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan piatu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong generasi muda Sukadanau semakin dekat dengan Al-Qur’an serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.(fhm/jks)




























