Menu

Mode Gelap
KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau Mobilitas Sumatra Meningkat, KA Rajabasa Layani 534.748 Pelanggan hingga Juli 2026 InJourney Airports Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT TOD MRT, Ketika Stasiun Membentuk Ekonomi Baru Ibu Kota Dari Tim Alfa hingga Ubi Bombing, Upaya Padamkan Karhutla Way Kambas

NASIONAL

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

badge-check


 KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengintensifkan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dihimpun melalui Satgas Tanggap Bencana KKP dan disalurkan secara bertahap berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan KKP akan mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung percepatan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

“KKP saat ini ada satgas yang mengumpulkan bantuan seluruh eselon I dan masyarakat lain yang mempunyai keinginan untuk membantu saudara-saudara kita yang kena bencana. Itu kita poskan di KKP, ketua satgas akan berkoordinasi dengan wilayah bencana kira-kira apa yang dibutuhkan, itu yang kita kirim,” kata Trenggono.

Juru Bicara KKP Ayu Rahmawati mengatakan Satgas Tanggap Bencana KKP masih aktif melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Satgas Tanggap Bencana KKP tetap aktif melakukan assessment, validasi data, dan koordinasi lapangan bersama UPT KKP serta BNPB, BMKG, Basarnas, dan pemerintah daerah,” ujar Ayu.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui Posko BNPB di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan pangan, perlengkapan keluarga, kebutuhan bayi dan perempuan, perlengkapan kebersihan, serta berbagai sarana pendukung lainnya.

Pada 22 Agustus 2026, KKP menyerahkan bantuan natura Tahap III kepada Posko BNPB di Lanud Halim Perdanakusuma. Serah terima bantuan dilakukan pada pukul 09.05 WIB.

Bantuan tersebut antara lain terdiri atas 650 sarung dari Persatuan Nelayan Jawa Tengah dan HNSI, 8.100 popok bayi, 9.600 pembalut wanita, 1.440 sikat gigi, 2.880 pasta gigi, 800 sabun mandi, dan 624 sachet deterjen.

KKP juga menyalurkan pakaian dalam perempuan dan laki-laki, perlengkapan bayi, handuk, selimut, tikar lipat, serta perlengkapan memasak dan makan, seperti panci, piring plastik, dan sendok stainless.

Selain bantuan logistik, Satgas Tanggap Bencana KKP melakukan assessment untuk memvalidasi dampak bencana terhadap masyarakat sektor kelautan dan perikanan.

“Assessment terus dilakukan, termasuk percepatan validasi data nelayan dan anak buah kapal, kapal, alat tangkap, fasilitas perikanan, korban, pengungsi, hingga nilai kerugian usaha masyarakat,” ujar Ayu.

Satgas juga memprioritaskan pemeriksaan teknis terhadap fasilitas perikanan yang terdampak bencana, termasuk Pelabuhan Perikanan dan Tempat Pelelangan Ikan (PP/TPI) Alok.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi fasilitas dan menentukan sarana yang aman sehingga dapat segera difungsikan kembali untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Berdasarkan hasil identifikasi hingga 19 Agustus 2026 pukul 19.50 WIB, seluruh pegawai KKP yang berada di wilayah terdampak telah teridentifikasi dalam kondisi aman. Tidak terdapat pegawai KKP yang menjadi korban maupun terdampak langsung akibat bencana tersebut.

Di sisi lain, KKP masih membuka dan menghimpun donasi untuk membantu masyarakat terdampak bencana di NTT. Berdasarkan pemutakhiran hingga 22 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB, total donasi uang yang terkumpul mencapai Rp920 juta.

Dari jumlah tersebut, Rp104,29 juta telah digunakan untuk pengadaan paket bantuan sembako melalui Kendari dan Rp48,66 juta untuk pengadaan paket bantuan melalui posko pusat.

Dengan demikian, dana yang masih tersedia tercatat sebesar Rp767,06 juta.

KKP memastikan pengelolaan bantuan dan donasi dilakukan secara transparan serta berdasarkan hasil assessment kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Penyaluran bantuan juga terus dikoordinasikan bersama BNPB dan instansi terkait agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.(fahmi)

Baca Lainnya

Dari Tim Alfa hingga Ubi Bombing, Upaya Padamkan Karhutla Way Kambas

26 Agustus 2026 - 09:32 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

ADEXCO Dorong Industrialisasi Kebencanaan dari Hulu ke Hilir, Dukung Penanganan Kahutla

25 Agustus 2026 - 08:42 WIB

TNI AD dan AL Kerahkan Kapal Rumah Sakit ke NTT

25 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Gajian Tiba, Waktunya Jalan-Jalan! Ada Diskon 20% dari DAMRI

24 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

24 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Pelindo Semai Harapan di Langowan melalui Relawan Bakti BUMN Batch IX

24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Uji Coba 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kirim 273,6 Ton Ikan Senilai Rp11,1 Miliar

23 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi 2027

23 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Trending di NASIONAL