Wartatrans.com, JAWA TENGAH — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) nya yang ke 81, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menggelar upacara di Alun-Alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu (19/8/2026). Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi pamer keberhasilannya.
Menurut Luthfi, keberhasilan Jateng ada di banyak sektor. Sebut saja produksi gabah kering giling telah mencapai 6,74 juta ton di bulan Juli 2026. Investasi juga terus berjalan, hingga semester pertama 2026 telah mencapai Rp59,94 triliun. Hal ini berpengaruh pada pengangguran yang turun dari 4,33 persen menjadi 4,24 persen.


Persentase penduduk miskin juga berkurang 9,21 persen. Sementara, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah di angka 5,80 persen.
Di sektor pendidikan, Pemprov Jateng menggratiskan biaya pendidikan bagi 231.724 siswa sekolah negeri, juga sekitar 5.004 siswa sekolah swasta. Beasiswa juga diberikan kepada 10.000 siswa tidak mampu dan dari keluarga miskin. Sebanyak 282 sekolah telah direhabilitasi, serta sembilan sekolah baru dibangun.
Di bidang kesehatan, program pemeriksaan kesehatan gratis telah menjangkau sekitar 21 juta masyarakat. Sementara di sektor perumahan, pemerintah telah menuntaskan sekitar 339.963 unit backlog perumahan.
Jawa Tengah juga memperkuat dukungan terhadap program pemerintah pusat. Makan Bergizi Gratis telah menjangkau lebih sembilan juta penerima manfaat melalui 4.382 SPPG. Sebanyak 14 Sekolah Rakyat telah direalisasikan dengan jumlah siswa mencapai 1.275 anak. Sedangkan Koperasi Desa Merah Putih telah terbentuk 8.523 unit, dan 6.271 di antaranya telah beroperasi.
Luthfi menegaskan, capaian tidak semata – mata hasil kerja pemerintah. Semua yang diraih Jawa Tengah, juga merupakan buah dari kontribusi seluruh elemen masyarakat. “Boleh jadi tidak semua perjuangan panjenengan terlihat, tidak semua kerja keras tercatat. Namun manfaatnya dirasakan oleh jutaan masyarakat Jawa Tengah,” katanya.
Karena itu, dalam momentum HUT ke-81, Luthfi secara khusus mengundang perwakilan petani, buruh, pelaku UMKM, guru, tenaga kesehatan, pemuda, dan penyandang disabilitas, untuk hadir dalam upacara.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh masyarakat Jateng, dari lubuk hati kami yang paling dalam saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, atas kerja sama dan kontribusi panjenengan semuanya,” ujar Gubernur.
Di sisi lain, upacara HUT ke 81 Provinsi Jateng juga menjadi ajang solidaritas untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). “Upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah kali ini kita laksanakan kegiatan – kegiatan yang sederhana, semata-mata untuk ikut berbelasungkawa serta mendoakan saudara-saudara kita di NTT,” ujar Luthfi.
Sebelumnya, pada 17 Agustus 2026 lalu, Pemprov Jateng telah mengirim tim relawan dan bantuan barang berupa sembako, pakaian, dan obat – obatan. Menurut Luthfi, misi kemanusiaan ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Para relawan juga diminta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat NTT terdampak bencana.
Dia juga memastikan dukungan dari Jawa Tengah tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jateng telah diminta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, untuk menyiapkan bantuan lanjutan.***
(Slamet Widodo)






























