Wartatrans.com, KUALA LUMPUR – AirAsia Malaysia (kode penerbangan AK) memperkuat posisinya sebagai maskapai pilihan masyarakat antara Malaysia dan Indonesia dengan meluncurkan penerbangan langsung Kuala Lumpur – Batam.
Rute baru ini dihadirkan untuk meningkatkan konektivitas lintas negara serta memberikan kemudahan perjalanan antara kedua negara.

“Pembukaan rute ini menjadi tonggak penting dalam perluasan jaringan AirAsia, yang kini melayani 19 rute antara Malaysia dan Indonesia,” jelas CEO AirAsia Malaysia, Kapten Fareh Mazputra, Senin (19/1/2026).
Sepanjang tahun 2025, AirAsia telah mengangkut hampir tiga juta penumpang dari kedua negara tersebut
Ini mencerminkan komitmen berkelanjutan AirAsia dalam meningkatkan konektivitas dan mempererat hubungan antara Malaysia dan Indonesia.
Menurut data dari Badan Pusa Statistik, pada tahun 2025 kota Batam mencatat lebih dari 120.000 kunjungan wisatawan mancanegara, dengan wisatawan asal Malaysia menyumbang sekitar 23 persen dari total kunjungan.
Dengan hadirnya rute baru ini, AirAsia memperkirakan jumlah wisatawan Malaysia ke Batam akan terus meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan pertukaran ekonomi antara kedua negara.
“Rute baru ini juga akan mendukung kampanye Visit Malaysia 2026 yang menargetkan kunjungan 4,6 juta wisatawan asal Indonesia, serta mendukung target Indonesia untuk menerima hingga 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2026,” urainya.
Dia mengatakan, pembukaan rute Kuala Lumpur – Batam akan memberikan lebih banyak peluang bagi perjalanan, pariwisata, dan pertukaran budaya.
Wisatawan Malaysia dan Singapura merupakan salah satu pengunjung utama Batam, dan rute ini juga membuka kesempatan bagi wisatawan dari negara lain untuk menjelajahi Batam, sekaligus memudahkan masyarakat Batam mengakses berbagai destinasi lain melalui jaringan AirAsia dari hub utama di Kuala Lumpur.
“Layanan ini semakin memperkuat jaringan lintas negara AirAsia serta komitmen perusahaan dalam menyediakan pilihan perjalanan yang terjangkau bagi pelaku perjalanan bisnis maupun wisata,” ujar Fateh. (omy)






















