Menu

Mode Gelap
Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang Evaluasi Nataru, Ditjen Hubdat Catat 3 Aspek ini Bus Sekolah di Pakpak Bharat: Solusi di Kaki Bukit Barisan Hari Pertama Libur Panjang Isra Miraj, Lebih 37 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api BPSPL Pontianak Pastikan Video Viral Bukan Penangkapan Pesut Mahakam ASDP Resmi Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

RAGAM

Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang

badge-check


					Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Anggota Komisi IV DPR RI Teuku Abdul Khalid meluapkan kekesalannya kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono karena tidak diberi tahu soal kunjungan kerja sang menteri ke Aceh Tamiang beberapa waktu lalu. Teuku menilai sikap tersebut menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat.

Kekecewaan itu disampaikan Teuku dalam rapat kerja pemulihan sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan pascabencana Sumatera bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Januari 2026.

“Pak Menteri, mungkin Bapak kemarin turun, saya lihat di media. Saya juga di Aceh, tapi Bapak tidak kasih tahu saya,” kata Teuku dalam rapat tersebut. “Tolong hargai kami dikit.”

Politikus Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan, absennya komunikasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan membuat dirinya kesulitan menjawab pertanyaan masyarakat. “Masa turun menteri di sana, kami kayak kucing kurap, ditanya masyarakat, kami tidak tahu jawab?” ujarnya.

Teuku mengingatkan bahwa Komisi IV DPR merupakan mitra kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan. Menurut dia, komunikasi dan koordinasi menjadi hal penting agar kerja kementerian dan DPR berjalan seiring.

“Kami ini mitra. Kalau Bapak rusak, kami rusak. Di saat Bapak bagus di lapangan, kami bangga sebagai mitra,” kata Teuku. Ia juga berharap jajaran KKP dapat lebih proaktif menghubungi anggota DPR saat melakukan kunjungan kerja ke daerah. “Telepon saja, apa salahnya?” ujarnya.

Hingga rapat berlangsung, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono belum memberikan tanggapan langsung atas pernyataan tersebut.*** (Septi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPSPL Pontianak Pastikan Video Viral Bukan Penangkapan Pesut Mahakam

15 Januari 2026 - 15:12 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

15 Januari 2026 - 11:52 WIB

Seniman Kembali Turun ke Jalan, Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki

15 Januari 2026 - 11:51 WIB

Bupati Bogor Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Munculnya Asap di Area PT Aneka Tambang, Pastikan Tidak Ada Korban

15 Januari 2026 - 11:43 WIB

KMMI Dibentuk, Pelaku Usaha Sepakat Kawal Program Presiden Percepat Penempatan PMI Terampil

15 Januari 2026 - 10:31 WIB

Trending di EKOBIS