Menu

Mode Gelap
Dzul Rajali Nahkodai Senat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar, Siap Bangkitkan Semangat Organisasi 20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial Lewat Car Free Day, FIFGROUP Gaungkan Kampanye “Perempuan Berperan” untuk Mendorong Kesetaraan Gender KMP Aceh Hebat 2 Kembali Berlayar Pascainsiden, Siap Melayani dengan Standar Keselamatan Terbaik Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026 Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

PERISTIWA

KPK Tidak Puasa OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat

badge-check


 KPK Tidak Puasa OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Perbesar

Wartatrans.com, PEKALONGAN — Warga Jawa Tengah terutama Pekalongan gaduh. Bukan karena menu MBG atau antri takjil gratis tapi karena Bupatinya kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan digelandang ke Jakarta oleh (Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di bulan Ramadhan, lembaga anti rasuah tidak puasa melakukan operasi senyap, menjerat pelaku dugaan korupsi.

Nama Fadia Arafiq selama ini memang familiar sebagai Bupati Pekalongan dua periode dengan kinerja baik. Wajar warganya kaget mengetahui pimpinannya ditangkap KPK di Semarang, Selasa (3/3/2026). Selain Fadia sejumlah pihak juga diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan tertangkapnya seorang Bupati berinisial FA terkait dugaan kasus pengadaan.

“FA saat ini sudah ada di Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Kami memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sesuai KUHAP,” kata Budi.

Asal tahu, Fadia Arafiq adalah kader potensial Partai Golkar. Sebelum terjun ke dunia politik, lebih dulu dikenal sebagai penyanyi dangdut. Lagu hits nya di tahun 2000 an berjudul Cik Cik Bum Bum.

Langkah Fadia di pemerintahan dimulai saat terpilih menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Karirnya melesat di tahun 2021, dari nomer dua menjadi Nomer Satu Pekalongan.

Pada Pilkada 2024, ia maju sebagai petahana dan meraih suara terbanyak. Bersama wakilnya Sukirman, Fadia mendapat mandat memimpin Kabupaten Pekalongan hingga 2030.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat

2 Juli 2026 - 13:11 WIB

Warga Griya Alam Sentul Keberatan Rencana Pembangunan KDMP di Lahan Fasos/Fasum

30 Juni 2026 - 12:37 WIB

Truk Tabrak Sejumlah Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas

29 Juni 2026 - 14:41 WIB

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Tengah Tolak Judul Film “Malahayati: Pasukan 1000 Janda”

29 Juni 2026 - 11:47 WIB

Festival Santri Meuseuraya II Tahun 2026 Resmi Ditutup

29 Juni 2026 - 07:16 WIB

Giat ‘Jaga Jakarta on The Spot’,  Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajak Masyarakat Bersinergi Menjaga Kamtibmas

27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Ada Ketegangan di Tananahu, PTPN I Kedepankan Dialog Damai

25 Juni 2026 - 14:10 WIB

Kepala BNN Koordinasi dengan Seskab Teddy terkait Penanganan Pencegahan Narkoba

21 Juni 2026 - 05:31 WIB

Diduga Gunakan Sabu, Satresnarkoba Amankan Staf Protokoler Bupati Aceh Barat 

21 Juni 2026 - 05:01 WIB

Polisi Tingkatkan Patroli Malam, Situasi Kamtibmas Aceh Tengah Tetap Kondusif

20 Juni 2026 - 19:58 WIB

Trending di JALUR