Menu

Mode Gelap
Pascagempa NTT, InJourney Group Gercep Salurkan Bantuan Desa Linge Bangkit Lewat “Asal Linge Awal Serule”, Semarak HUT RI ke-81 3 Dekade Bersama, Sefas Akhirnya Akuisisi 100% SPBU Shell SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

PERISTIWA

KPK Tidak Puasa OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat

badge-check


 KPK Tidak Puasa OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Perbesar

Wartatrans.com, PEKALONGAN — Warga Jawa Tengah terutama Pekalongan gaduh. Bukan karena menu MBG atau antri takjil gratis tapi karena Bupatinya kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan digelandang ke Jakarta oleh (Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di bulan Ramadhan, lembaga anti rasuah tidak puasa melakukan operasi senyap, menjerat pelaku dugaan korupsi.

Nama Fadia Arafiq selama ini memang familiar sebagai Bupati Pekalongan dua periode dengan kinerja baik. Wajar warganya kaget mengetahui pimpinannya ditangkap KPK di Semarang, Selasa (3/3/2026). Selain Fadia sejumlah pihak juga diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan tertangkapnya seorang Bupati berinisial FA terkait dugaan kasus pengadaan.

“FA saat ini sudah ada di Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Kami memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sesuai KUHAP,” kata Budi.

Asal tahu, Fadia Arafiq adalah kader potensial Partai Golkar. Sebelum terjun ke dunia politik, lebih dulu dikenal sebagai penyanyi dangdut. Lagu hits nya di tahun 2000 an berjudul Cik Cik Bum Bum.

Langkah Fadia di pemerintahan dimulai saat terpilih menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Karirnya melesat di tahun 2021, dari nomer dua menjadi Nomer Satu Pekalongan.

Pada Pilkada 2024, ia maju sebagai petahana dan meraih suara terbanyak. Bersama wakilnya Sukirman, Fadia mendapat mandat memimpin Kabupaten Pekalongan hingga 2030.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Istana Kepresidenan Yogyakarta IPEMAH LUTYO Tampilkan Didong Gayo dan Tari Guel Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

BNPB: 47 Warga Meninggal akibat Gempa M 7 di NTT, Ratusan Rumah Rusak

16 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dua Orang Meninggal dan Sejumlah Bangunan Rusak

15 Agustus 2026 - 10:13 WIB

PJM dan Tentara Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II

14 Agustus 2026 - 10:23 WIB

“Duta” Rimba Raya Gerilya di Ibu Kota, Bawa Kembali Jejak Suara; “Indonesia Masih Ada”

13 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Trending di PERISTIWA