Menu

Mode Gelap
Aptrindo Sebut Belum Ada Panduan yang Jelas, Minta Tunda Zero ODOL 2027 Peringati Harkitnas, ASDP Teguhkan Peran sebagai Penghubung Konektivitas YIA jadi Embarkasi Haji Perdana, Layani Lebih dari 9.000 Jemaah Nobar “Pesta Babi” di Tebet, Aktivis Soroti PSN dan Kerusakan Lingkungan di Papua KA Joglosemarkerto Layani 458 Ribu Pelanggan pada Januari–April 2026 KAI Services Gelar Pelatihan Gada Utama untuk Tingkatkan Kompetensi Pengamanan

PERISTIWA

KPK Tidak Puasa OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat

badge-check


 KPK Tidak Puasa OTT, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Perbesar

Wartatrans.com, PEKALONGAN — Warga Jawa Tengah terutama Pekalongan gaduh. Bukan karena menu MBG atau antri takjil gratis tapi karena Bupatinya kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan digelandang ke Jakarta oleh (Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di bulan Ramadhan, lembaga anti rasuah tidak puasa melakukan operasi senyap, menjerat pelaku dugaan korupsi.

Nama Fadia Arafiq selama ini memang familiar sebagai Bupati Pekalongan dua periode dengan kinerja baik. Wajar warganya kaget mengetahui pimpinannya ditangkap KPK di Semarang, Selasa (3/3/2026). Selain Fadia sejumlah pihak juga diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan tertangkapnya seorang Bupati berinisial FA terkait dugaan kasus pengadaan.

“FA saat ini sudah ada di Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Kami memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sesuai KUHAP,” kata Budi.

Asal tahu, Fadia Arafiq adalah kader potensial Partai Golkar. Sebelum terjun ke dunia politik, lebih dulu dikenal sebagai penyanyi dangdut. Lagu hits nya di tahun 2000 an berjudul Cik Cik Bum Bum.

Langkah Fadia di pemerintahan dimulai saat terpilih menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Karirnya melesat di tahun 2021, dari nomer dua menjadi Nomer Satu Pekalongan.

Pada Pilkada 2024, ia maju sebagai petahana dan meraih suara terbanyak. Bersama wakilnya Sukirman, Fadia mendapat mandat memimpin Kabupaten Pekalongan hingga 2030.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

18 Mei 2026 - 09:30 WIB

Pendidikan Karakter Berbasis Bahasa Ibu (Refleksi atas Kasus Kekerasan di Daycare dan Krisis Pengasuhan Anak)

17 Mei 2026 - 21:57 WIB

Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Menuai Polemik

14 Mei 2026 - 17:52 WIB

Diskusi Pendidikan Seni Digelar dalam Pameran “Guru Inspiratif” di Ruang Darmin Jakarta

11 Mei 2026 - 12:13 WIB

Siswa SMPIT Raudhatul Muttaqin Tampilkan Harmoni Budaya Nusantara

9 Mei 2026 - 10:31 WIB

Peninjauan Lokasi Sidang Sengketa, Tanah 5,25 Meter Jadi Objek Perselisihan

9 Mei 2026 - 09:18 WIB

Jumat Berkah Peduli Wujud Kepedulian Polri Dan Sosialisasikan Layanan Polri 110

8 Mei 2026 - 19:16 WIB

Diduga Angkut BBM, Satu Unit Avanza Terbakar Hebohkan Warga Takengon

8 Mei 2026 - 04:15 WIB

Kartun Tidak Harus Lucu (Mengenang Kartunis Rosyid)

8 Mei 2026 - 00:15 WIB

Heboh Pencabulan Puluhan Santri di Pesantren Pati, Pemprov Jateng Menyisir Tempat Pendidikan

7 Mei 2026 - 18:44 WIB

Trending di PERISTIWA