Menu ✖

Mode Gelap
Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Uncategorized

PNM Peduli Apresiasi Dedikasi Guru Honorer di Pedalaman Sikka

badge-check


 PNM Peduli Apresiasi Dedikasi Guru Honorer di Pedalaman Sikka Perbesar

Wartatrans.com, SIKKA — Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas di wilayah pedalaman Sikka, seorang guru honorer bernama Yustina Yuniarti tetap setia mengabdikan diri demi pendidikan anak-anak di daerah terpencil. Selama 11 tahun terakhir, ia menempuh perjalanan sekitar enam kilometer setiap hari menuju SDK Wukur dengan melewati jalan setapak, kawasan hutan, hingga medan terjal.

“Tidak semua orang bersedia mengajar di sini karena kondisi jalan dan keterbatasan yang ada. Tapi kami memilih bertahan karena ingin anak-anak tetap punya kesempatan belajar,” kata Yustina.

SDK Wukur saat ini menjadi tempat belajar bagi 34 siswa dengan dukungan delapan tenaga pengajar yang terus berupaya menjaga akses pendidikan di wilayah pelosok. Di tengah kondisi ekonomi dan keterbatasan sarana, Yustina memilih tetap bertahan karena meyakini pendidikan menjadi harapan bagi masa depan anak-anak di daerah tersebut.

Perjuangan Yustina kemudian mendapat perhatian dari PT Permodalan Nasional Madani melalui program PNM Peduli. Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi guru di daerah terpencil, PNM memberikan dukungan sosial yang diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para tenaga pendidik yang terus mengabdi di tengah keterbatasan.

“Bantuan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengajar. Terima kasih kepada PNM atas perhatian dan dukungannya. Semoga kami tetap diberi kekuatan untuk mendampingi anak-anak di sini meraih cita-cita mereka,” ujar Yustina.

PNM menilai perjuangan guru di wilayah pelosok merupakan bagian penting dalam membangun masa depan bangsa. Selain melalui pemberdayaan ekonomi bagi perempuan prasejahtera binaan Mekaar, dukungan terhadap pendidikan dinilai menjadi langkah nyata untuk menghadirkan harapan dan kesempatan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan pendidikan.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa

8 Oktober 2026 - 21:42 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak

8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Politikus PSI Dian Sandi: Putusan MK Bukti Negara Tidak Dikelola Amatiran

8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

HUT ke-79 Korpasgat, Donor Darah Serentak Digelar di Lhokseumawe

8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir

8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

8 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi

8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

PERADI: Kantor Hukum Tidak Boleh Menjadi Sarana Menampung atau Menyamarkan Dana Hasil Kejahatan

8 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026

8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Trending di PERON