Menu

Mode Gelap
Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan PASPlus, bikin Libur Sekolah Makin Asik Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban  Dilema Timnas di ASEAN Cup 2026, Berburu Gengsi Juara atau Jebakan Ranking Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal  Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

Uncategorized

PNM Peduli Apresiasi Dedikasi Guru Honorer di Pedalaman Sikka

badge-check


 PNM Peduli Apresiasi Dedikasi Guru Honorer di Pedalaman Sikka Perbesar

Wartatrans.com, SIKKA — Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas di wilayah pedalaman Sikka, seorang guru honorer bernama Yustina Yuniarti tetap setia mengabdikan diri demi pendidikan anak-anak di daerah terpencil. Selama 11 tahun terakhir, ia menempuh perjalanan sekitar enam kilometer setiap hari menuju SDK Wukur dengan melewati jalan setapak, kawasan hutan, hingga medan terjal.

“Tidak semua orang bersedia mengajar di sini karena kondisi jalan dan keterbatasan yang ada. Tapi kami memilih bertahan karena ingin anak-anak tetap punya kesempatan belajar,” kata Yustina.

SDK Wukur saat ini menjadi tempat belajar bagi 34 siswa dengan dukungan delapan tenaga pengajar yang terus berupaya menjaga akses pendidikan di wilayah pelosok. Di tengah kondisi ekonomi dan keterbatasan sarana, Yustina memilih tetap bertahan karena meyakini pendidikan menjadi harapan bagi masa depan anak-anak di daerah tersebut.

Perjuangan Yustina kemudian mendapat perhatian dari PT Permodalan Nasional Madani melalui program PNM Peduli. Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi guru di daerah terpencil, PNM memberikan dukungan sosial yang diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para tenaga pendidik yang terus mengabdi di tengah keterbatasan.

“Bantuan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengajar. Terima kasih kepada PNM atas perhatian dan dukungannya. Semoga kami tetap diberi kekuatan untuk mendampingi anak-anak di sini meraih cita-cita mereka,” ujar Yustina.

PNM menilai perjuangan guru di wilayah pelosok merupakan bagian penting dalam membangun masa depan bangsa. Selain melalui pemberdayaan ekonomi bagi perempuan prasejahtera binaan Mekaar, dukungan terhadap pendidikan dinilai menjadi langkah nyata untuk menghadirkan harapan dan kesempatan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan pendidikan.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Kementerian Kehutanan, WCS Indonesia, dan CMA CGM Perkuat Kemitraan Logistik untuk Memberantas Perdagangan Ilegal Satwa Liar

3 Juli 2026 - 15:27 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon

3 Juli 2026 - 12:28 WIB

Trending di RAGAM