Menu

Mode Gelap
Green House Titik Hijau Resmi Diluncurkan, Terminal Teluk Lamong Terima Tanaman Langka dari Kebun Raya Purwodadi KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Penutupan 40 Perlintasan Liar hingga Agustus 2026 Konser “Mahabbah Allah Pakem 9” Serukan Tobat Nasional untuk Keselamatan Bangsa PNM Peduli Apresiasi Dedikasi Guru Honorer di Pedalaman Sikka Produktivitas Bongkar Muat PTP Nonpetikemas Banten Meningkat di Triwulan I-2026 KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation di Purwokerto

Uncategorized

PNM Peduli Apresiasi Dedikasi Guru Honorer di Pedalaman Sikka

badge-check


 PNM Peduli Apresiasi Dedikasi Guru Honorer di Pedalaman Sikka Perbesar

Wartatrans.com, SIKKA — Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas di wilayah pedalaman Sikka, seorang guru honorer bernama Yustina Yuniarti tetap setia mengabdikan diri demi pendidikan anak-anak di daerah terpencil. Selama 11 tahun terakhir, ia menempuh perjalanan sekitar enam kilometer setiap hari menuju SDK Wukur dengan melewati jalan setapak, kawasan hutan, hingga medan terjal.

“Tidak semua orang bersedia mengajar di sini karena kondisi jalan dan keterbatasan yang ada. Tapi kami memilih bertahan karena ingin anak-anak tetap punya kesempatan belajar,” kata Yustina.

SDK Wukur saat ini menjadi tempat belajar bagi 34 siswa dengan dukungan delapan tenaga pengajar yang terus berupaya menjaga akses pendidikan di wilayah pelosok. Di tengah kondisi ekonomi dan keterbatasan sarana, Yustina memilih tetap bertahan karena meyakini pendidikan menjadi harapan bagi masa depan anak-anak di daerah tersebut.

Perjuangan Yustina kemudian mendapat perhatian dari PT Permodalan Nasional Madani melalui program PNM Peduli. Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi guru di daerah terpencil, PNM memberikan dukungan sosial yang diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para tenaga pendidik yang terus mengabdi di tengah keterbatasan.

“Bantuan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengajar. Terima kasih kepada PNM atas perhatian dan dukungannya. Semoga kami tetap diberi kekuatan untuk mendampingi anak-anak di sini meraih cita-cita mereka,” ujar Yustina.

PNM menilai perjuangan guru di wilayah pelosok merupakan bagian penting dalam membangun masa depan bangsa. Selain melalui pemberdayaan ekonomi bagi perempuan prasejahtera binaan Mekaar, dukungan terhadap pendidikan dinilai menjadi langkah nyata untuk menghadirkan harapan dan kesempatan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan pendidikan.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Green House Titik Hijau Resmi Diluncurkan, Terminal Teluk Lamong Terima Tanaman Langka dari Kebun Raya Purwodadi

19 Mei 2026 - 22:49 WIB

Dukungan Armada DAMRI Warnai Kesuksesan Asian Volleyball Confederation Champions League 2026 di Pontianak

19 Mei 2026 - 20:30 WIB

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan Kedua Tahun 2026 

19 Mei 2026 - 17:15 WIB

Meneladani Cahaya Buya Hamka, HSBI Gelar Bincang Sastra Islam di UNJ

19 Mei 2026 - 16:47 WIB

Perkuat Sinergi, Manajemen dan Serikat Pekerja MTI Berkomitmen Tingkatkan Produktivitas dan Dukung Merger BUMN Logistik

19 Mei 2026 - 15:40 WIB

HSBI Susun Agenda Besar Juni–Desember 2026, Siapkan Hari Sastra hingga Road to School

19 Mei 2026 - 15:17 WIB

Masyarakat Aceh Tengah Sambut Gembira Pencabutan Pergub JKA

19 Mei 2026 - 12:52 WIB

ICMI dan Universitas YARSI Bahas Ketahanan Keluarga di Era AI

19 Mei 2026 - 10:40 WIB

Catatan Halimah Munawir: Mutiara yang Ditemukan Sahabat

19 Mei 2026 - 10:33 WIB

Dukung Kelancaran Industri dan Logistik, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Cepat dan Adaptif di Pelabuhan Ciwandan

19 Mei 2026 - 08:19 WIB

Trending di ANJUNGAN