Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

ANJUNGAN

Arus Nataru di Kepri Diprediksi Naik 15%, ASDP Perkuat Penyeberangan Telaga Punggur–Tanjung Uban

badge-check


 Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur Perbesar

Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur

Wartatrans.com, BATAM – Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat operasional pada salah satu lintasan tersibuk di Kepulauan Riau, yaitu Telaga Punggur–Tanjung Uban.

Mobilisasi pada lintasan ini diproyeksikan meningkat hingga 15%, mencapai 101.110 penumpang dan 32.307 kendaraan, naik signifikan dari capaian Nataru tahun sebelumnya.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, peningkatan permintaan perjalanan harus diimbangi dengan kesiapan operasional di seluruh area layanan.

“Riau merupakan salah satu wilayah dengan mobilitas tinggi. Fokus kami adalah memastikan penyeberangan yang aman, lancar, dan nyaman melalui kesiapan armada, pengaturan operasi, dan dukungan digital yang terintegrasi,” tutur Heru, Rabu (19/11/2025).

Dari sisi operasional, General Manager ASDP Cabang Batam Andri Setiawan menjelaskan, berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk menghadapi puncak kepadatan, baik di Telaga Punggur maupun Tanjung Uban.

Beragam langkah tersebut mencakup skrining kendaraan di gerbang utama, prioritas kendaraan kecil dan roda dua, penambahan loket dan pop-up counter, serta pengusulan penyesuaian pola operasi dan penambahan hingga tiga trip pada hari-hari dengan proyeksi kendaraan tertinggi.

“Dalam kondisi normal, operasional dilakukan sebanyak 13 trip menggunakan KMP Barau dan KMP Tanjung Burang. Pada hari padat, tambahan trip ini penting untuk mengurangi hambatan dan mempercepat arus kendaraan,” jelas Andri.

ASDP juga menyiagakan berbagai fasilitas pendukung, seperti ambulance, damkar, rubber boat, tug boat, serta layanan tiket online Ferizy.

Belum lama ini menurutnya, ASDP meningkatkan pelayanan di Telaga Punggur dengan meluncurkan virtual customer service bernama Hay!Dara.

Melalui layanan dengan akses 24 jam ini, pengguna jasa dapat terhubung langsung dengan agen pusat layanan melalui panggilan video (video call), sehingga penyampaian informasi, penanganan keluhan, dan berbagai kebutuhan bantuan lainnya dapat dilakukan secara lebih cepat, mudah, dan efisien.

Penguatan Perintis

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menyampaikan, kesiapan layanan penyeberangan memiliki dampak langsung terhadap konektivitas masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

“Penguatan layanan dan penggunaan kapal modern memberikan kepastian waktu tempuh, kenyamanan, dan keselamatan yang jauh lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari misi memperluas akses transportasi laut, ASDP juga mengoperasikan kapal perintis KMP Bahtera Nusantara 01 untuk melayani rute panjang Tanjung Uban–Letung–Matak–Midai–Sedanau–Penagi–Subi–Serasan–Sintete. Layanan perintis ini merupakan komitmen perusahaan dalam menghadirkan mobilitas yang inklusif bagi masyarakat kepulauan.

“Kami berupaya menyediakan akses transportasi yang adil, tidak hanya di pusat pertumbuhan ekonomi tetapi juga di daerah terpencil yang sangat membutuhkan konektivitas untuk berkembang,” tambah Heru.

Menhub menjabarkan dampak positif hadirnya rute baru ini, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan lebih panjang dan kurang aman menggunakan kapal tradisional.

Kini, rute Tanjung Uban–Letung sejauh 283 km dapat ditempuh sekitar 15 jam, sementara Letung–Matak sekitar 5 jam.

Mengandalkan kapal berkapasitas 1.500 GT ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terjamin.

KMP Bahtera Nusantara 01 mampu mengangkut hingga 296 penumpang dan 26 unit kendaraan, sehingga menjadi tulang punggung mobilitas baru yang diharapkan memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan rangkaian kesiapan operasional, dukungan armada, serta koordinasi intensif bersama TNI/Polri, KSOP, BPTD, GAPASDAP, INFA, dan BMKG, ASDP memastikan seluruh aspek layanan siap mendukung kelancaran periode Nataru 2025.

ASDP berharap setiap pengguna jasa dapat menikmati penyeberangan yang aman, nyaman, dan berkesan selama musim libur akhir tahun. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025

16 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua

16 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

15 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Peduli Pendidikan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Beasiswa untuk 50 Peserta Didik

15 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Perluas Pasar Ekspor-Impor, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

14 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Kemenhub Gelar Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal

14 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pelindo Kembali Layani Pemindahan Muatan Antarkapal di Nipa Kepri

14 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Kemenhub dan Pelindo Sepakati Pengusahaan Alur Pelayaran Pulau Baai Tahap II

14 Oktober 2026 - 11:20 WIB

11 Tahun Pelayaran Perintis: Angkut 9.2 Juta Penumpang dan 1.5 Juta Ton Barang

13 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal

12 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Trending di ANJUNGAN