Wartatrans.com. JAKARTA —Ajang pencarian bakat tarik suara persembahan SCTV, “The Icon Indonesia”, akan menutup rangkaian audisi offline di Jakarta sebagai kota terakhir. Setelah sukses digelar di Medan, Makassar, dan Bandung, kini Jakarta menjadi titik puncak pencarian talenta terbaik yang siap bersaing menjadi ikon baru musik pop Indonesia.
Audisi offline terakhir ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIB di Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat. Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi generasi muda berbakat untuk menunjukkan kualitas vokal, karakter, serta pesona panggung mereka, sekaligus membuka jalan menuju industri musik Tanah Air.

“The Icon Indonesia” terbuka bagi pria dan wanita berusia 14 hingga 25 tahun yang memiliki kemampuan vokal di genre pop dan belum terikat kontrak dengan label rekaman. Melalui ajang ini, para peserta diharapkan dapat mengasah potensi serta memperoleh peluang untuk meniti karier profesional di industri musik Indonesia.
Menariknya, dalam audisi di Jakarta, SCTV menghadirkan penyanyi dan penulis lagu Ardhito Pramono sebagai juri tamu. Musisi yang dikenal dengan warna musik pop dan jazz yang khas ini diharapkan dapat memberikan motivasi, inspirasi, serta masukan berharga kepada para peserta yang mengikuti proses seleksi secara langsung.
Selain audisi offline, SCTV juga telah membuka audisi online sejak pertengahan Januari 2026. Audisi online ini bertujuan menjaring talenta dari berbagai daerah yang memiliki keterbatasan untuk mengikuti audisi offline di kota-kota besar. Namun, audisi offline tetap menawarkan pengalaman berbeda karena peserta dapat bertemu langsung dengan juri profesional serta mendapatkan motivasi secara langsung dari para musisi yang hadir.
Deputy Director Programming SCTV, Banardi Rachmad, menegaskan bahwa ajang ini merupakan komitmen SCTV dalam mendukung lahirnya talenta baru di industri musik Indonesia.
“SCTV menghadirkan ‘The Icon Indonesia’ sebagai langkah nyata untuk mengawal perjalanan para penyanyi pop berbakat hingga layak menjadi ikon musik pop Indonesia,” ujar Banardi.
Audisi “The Icon Indonesia” tidak dipungut biaya alias gratis. Ajang ini menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk mewujudkan mimpi dan melangkah lebih jauh dalam industri musik Tanah Air.*** (Buyil)




















