Menu

Mode Gelap
Rumah Budaya HMA, Diplomasi Sastra dan Budaya, Merawat Harmoni Indonesia–Mesir Proliga 2026 Pekan ke 6 Bojonegoro Mengerucutkan Tim Peserta Babak Final Four Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ Citilink Buka 2 Rute Baru Menuju Sumatera via Bandara Halim Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026

BANDARA

Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai Masuk Daftar Megahub 2025

badge-check


 Suasana di Bandara I Gusti Ngurah Rai Perbesar

Suasana di Bandara I Gusti Ngurah Rai

BT, JAKARTA  – Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan I Gusti Ngurah Rai Bali kelolaan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) masuk dalam daftar Megahubs 2025.

OAG Aviation, penyedia data penerbangan global terkemuka asal Inggris merilis pengumuman itu belum lama ini.

Daftar Megahubs 2025 memuat bandara-bandara Megahub atau bandara yang dinilai paling terkoneksi secara internasional di dunia.

Penilaian dilakukan OAG Aviation menggunakan data dari 100 bandara terbesar dunia dan 100 bandara internasional terbesar dunia, berdasarkan total kursi penerbangan berjadwal pada 1 September 2024 hingga 31 Agustus 2025.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menuturkan, pihaknya senantiasa berkolaborasi secara berkelanjutan dengan berbagai pihak dalam membangun konektivitas penerbangan di bandara.

“Kolaborasi yang baik antara InJourney Airports dengan para stakeholders khususnya maskapai serta regulator mampu mewujudkan Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai sebagai Megahub. Melalui konektivitas penerbangan internasional yang kuat, kedua bandara tersebut berkontribusi optimal mendukung pertumbuhan perekonomian nasional termasuk dunia usaha dan sektor pariwisata,” kata Pahlevi, Selasa (4/11/2025).

Di dalam daftar, Bandara Soekarno-Hatta berada di peringkat 23 untuk kategori Top 50 Global Airport Megahubs 2025 dengan sebanyak 14.585 konektivitas penerbangan dan 103 destinasi.

Sementara, Bandara Ngurah Rai di posisi 20 dalam Top 25 Low-Cost Carrier Airport Megahubs 2025 dengan 2.843 konektivitas penerbangan dan 68 destinasi.

Pada Januari – September 2025, Bandara Soekarno-Hatta melayani sekitar 40 juta penumpang yang terdiri dari sekitar 27 juta penumpang rute domestik dan 13 juta penumpang rute internasional.

Sementara, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani sekitar 18 juta penumpang, di mana sebanyak 11,5 juta penumpang rute internasional dan 6,5 juta penumpang rute domestik.

Sebagai Megahub, kedua bandara itu menjadi pintu gerbang utama untuk destinasi-destinasi lainnya di dalam negeri.

“InJourney Airports terus melakukan harmonisasi antara rute internasional dan rute domestik di seluruh bandara untuk memberikan pengalaman perjalanan yang terintegrasi, seamless dan nyaman bagi traveler,” ujarnya.

Harmonisasi rute diantaranya dilakukan dengan menerapkan konsep regionalisasi dalam pengelolaan bandara.

InJourney Airports saat ini menetapkan enam regional dalam mengelola 37 bandara.

“Konsep regionalisasi untuk membangun konektivitas dan integrasi di 37 bandara untuk mendukung hub and spoke. Melalui konsep ini, kami ingin meningkatkan peran bandara sebagai pendorong pertumbuhan (agent of development) dan menghadirkan nilai lebih (value creator) guna pemerataan ekonomi,” pungkas Pahlevi. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DJPU Tingkatkan Penguatan Keamanan Penerbangan Perintis di Papua

16 Februari 2026 - 11:23 WIB

Bandara di Papua

Mudahkan Manasik Jemaah Haji Aceh, Wamenhaj Resmikan Pesawat Hibah Garuda

15 Februari 2026 - 19:34 WIB

KrisFlyer Bertransformasi Jadi Brand Gaya Hidup, Raih 10 Juta Anggota Global

13 Februari 2026 - 19:21 WIB

Menhub Dudy: Libur Lebaran, 143,9 Juta Orang akan Berpergian

13 Februari 2026 - 14:13 WIB

InJourney Airports Sebut Tarif Jasa Bandara Diskon 50% Selama Libur Lebaran

12 Februari 2026 - 15:46 WIB

Trending di BANDARA