Menu ✖

Mode Gelap
IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol WCCE 2026 Hasilkan Jakarta Vision, Indonesia Bidik Masa Depan Ekonomi Kreatif Dunia KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

ANJUNGAN

Respons Cepat Hadapi Lonjakan Logistik di Ketapang, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali

badge-check


 Kapal penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Perbesar

Kapal penyeberangan di Pelabuhan Ketapang

Wartatrans.com, BANYUWANGI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus bergerak cepat merespons lonjakan arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang pascaberakhirnya kebijakan pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas.

Lonjakan kendaraan, terutama truk logistik, ditangani melalui langkah taktis dan kolaboratif lintas sektor.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menegaskan, perusahaan mengedepankan penanganan terintegrasi untuk menjaga kelancaran lintas Ketapang–Gilimanuk.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa. Saat ini, ASDP bersama seluruh stakeholder terus memperkuat penanganan agar antrean dapat segera terurai dan layanan kembali normal,” tutur Windy, Jumat (3/4/2026).

Dari dalam pelabuhan, percepatan dilakukan melalui pengaturan pola muatan yang lebih terstruktur.

Dermaga 1, 2, dan 3 difokuskan untuk kendaraan penumpang roda dua, roda empat, dan bus.

Sementara Dermaga 4 dan LCM dimaksimalkan untuk kendaraan logistik. Skema ini efektif mengurangi mixing conflict, sehingga proses bongkar muat menjadi lebih homogen, cepat, dan efisien.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menjelaskan, optimalisasi operasional juga dilakukan melalui penguatan ritme layanan kapal dan kesiapan fasilitas pendukung.

“Kami memastikan seluruh dermaga dan armada beroperasi maksimal dengan pola layanan yang lebih terarah. Fokus kami adalah mempercepat turn around time kapal agar antrean kendaraan dapat segera berkurang,” ungkapnya.

Di sisi eksternal, pengaturan lalu lintas diperkuat melalui koordinasi intensif bersama aparat berwenang.

Dukungan Mabes TNI dengan pengerahan 365 personel lintas matra menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan menuju pelabuhan.

“Kami mengapresiasi dukungan TNI yang turut mempercepat penguraian antrean dan menjaga ketertiban arus kendaraan,” ujar Windy.

Pengendalian volume kendaraan juga diperkuat melalui optimalisasi buffer zone. Area Pusri difungsikan khusus untuk menampung hingga 150 truk sumbu tiga, sementara buffer zone Bulusan mampu menampung sekitar 600 unit truk campuran.

Langkah ini menjaga agar kepadatan tidak langsung terakumulasi di dalam kawasan pelabuhan.

Hingga Kamis (2/4) petang, antrean kendaraan dari arah utara terpantau mencapai Parasputih atau sekitar 7 km dari pintu masuk pelabuhan, didominasi kendaraan logistik.

Meski demikian, arus kendaraan dari tollgate menuju dermaga tetap bergerak dengan waktu tempuh berkisar 20 hingga 35 menit.

Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam pada H+10 (1/4), tercatat 47.961 penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali, meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+10, total pergerakan mencapai 761.391 penumpang dan 201.676 unit kendaraan, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di lintas Jawa–Bali.

ASDP menyatakan, kelancaran penguraian antrean juga sangat dipengaruhi oleh disiplin pengguna jalan.

Pengguna jasa, khususnya dari arah utara, diimbau untuk tidak melawan arus yang berpotensi memperparah kepadatan dan menghambat penanganan di lapangan.

Dengan penguatan operasional dan sinergi lintas sektor, ASDP memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali.

“Kami terus mengintensifkan kolaborasi agar kondisi segera normal. Dukungan dan kepatuhan pengguna jasa menjadi kunci percepatan penguraian antrean,” tutup Windy. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

ASDP Pastikan Penanganan Klaim dan Kawal Pemenuhan Hak Penumpang KMP Batumandi

22 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kejati Bengkulu dan Pelindo Regional 2 Bengkulu Perpanjang MoU, Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan

22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Menhub Dudy Pastikan Penanganan dan Pemenuhan Hak-Hak Penumpang KMP Batumandi

22 Oktober 2026 - 12:17 WIB

ASDP Gerak Cepat Tangani Tenggelamnya KMP Batumandi Usai Terbakar

22 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

22 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Bebas Pungli, IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

21 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan 11 Penumpang Korban Kebakaran KMP Batumandi

21 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Pascainsiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan Layanan Dermaga Express 1 Pelabuhan Merak Kembali Normal

21 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Trending di ANJUNGAN