Menu

Mode Gelap
Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026 Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

PERON

Barang Tertinggal di Whoosh Meningkat Selama Libur Nataru, KCIC Imbau Penumpang Lebih Waspada

badge-check


 Barang Tertinggal di Whoosh Meningkat Selama Libur Nataru, KCIC Imbau Penumpang Lebih Waspada Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT KCIC mencatat 372 laporan barang tertinggal selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, seiring tingginya mobilitas pengguna Kereta Cepat Whoosh.

Dari jumlah tersebut, 123 barang telah diambil kembali oleh pemiliknya. KCIC mengimbau penumpang untuk lebih memperhatikan barang bawaannya, terutama saat turun dari kereta dan berpindah di area stasiun.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, data ini menunjukkan bahwa tingginya mobilitas penumpang turut berbanding lurus dengan potensi barang tertinggal, terutama pada periode libur dan jam-jam dengan kepadatan tinggi.

“Barang-barang tersebut ditemukan baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian Kereta Cepat Whoosh. Jenis barang yang paling banyak tertinggal didominasi oleh botol minum, bluetooth earphone, tas, mainan, aksesoris, hingga oleh-oleh, yang umumnya tertinggal saat penumpang turun dari kereta atau berpindah area di stasiun,” ujar Eva, Selasa (30/12/2025).

Setiap barang yang ditemukan oleh petugas, baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian Kereta Cepat Whoosh, akan langsung diamankan dan dilaporkan kepada petugas terkait. Barang tersebut kemudian didata secara lengkap, meliputi jenis dan ciri barang, lokasi serta waktu penemuan, serta didokumentasikan dalam sistem lost and found. Selanjutnya, barang disimpan di ruang penyimpanan khusus sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Secara kumulatif sepanjang tahun 2025, KCIC mencatat sebanyak 7.560 barang diregistrasikan ke dalam sistem lost and found, dengan 3.744 barang telah diambil kembali kepada pemiliknya.

Untuk mendukung keamanan dan pelayanan penumpang selama periode Nataru, KCIC menyiagakan 530 personel keamanan yang bertugas di seluruh stasiun dan jalur operasional Whoosh. Selain itu, KCIC juga mengoperasikan 1.846 unit CCTV yang tersebar di area stasiun dan rangkaian kereta sebagai bagian dari sistem pengawasan terintegrasi yang mendukung proses pengamanan serta penanganan laporan barang tertinggal.

Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat melapor melalui Customer Service di stasiun, Contact Center KCIC 150909, WhatsApp 0811-8888-111, email cs@kcic.co.id, serta melalui pesan langsung ke akun Instagram @keretacepat_id dengan menyertakan deskripsi barang, waktu, dan lokasi kejadian.

Eva menegaskan, meskipun KCIC menyediakan layanan lost and found di setiap stasiun sebagai bagian dari peningkatan pelayanan, kehilangan barang tetap menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang.

“Petugas kami akan mengamankan dan mencatat setiap barang yang ditemukan sesuai prosedur. Namun kami terus mengingatkan agar penumpang lebih memperhatikan barang bawaannya sendiri, terutama saat turun dari kereta atau berpindah area di stasiun,” tutup Eva.
(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026

16 Februari 2026 - 22:08 WIB

Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026

16 Februari 2026 - 20:55 WIB

Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai

16 Februari 2026 - 20:29 WIB

Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari

16 Februari 2026 - 20:20 WIB

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Trending di ANJUNGAN