Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

EKOBIS

Berhasil Naik Kelas, Pertamina Hibahkan Alat Produksi Rp900 Juta ke Finalis dan 24 Champion UMK Academy

badge-check


 Foto istimewa/Pertamina Perbesar

Foto istimewa/Pertamina

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menetapkan 24 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi Champion dari proses seleksi UMKM unggulan Pertamina, UMK Academy 2025. Finalis dan Champion UMK Academy ini akan mendapatkan hibah alat teknologi tepat guna dengan total nilai Rp 900 juta, untuk meningkatkan kualitas UMKM.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menjelaskan, 24 Champion sebagai UMKM terpilih dari masing-masing kelas UMK Academy, yakni Go Modern, Go Online, Go Digital dan Go Global, serta 4 Champion kategori Go Green yang usahanya dinilai mendukung kelestarian lingkungan.

“Pertamina mengapresiasi semua UMKM yang ikut dalam UMK Academy sejak awal proses pendaftaran, 1.430 UMKM. Pelaku usaha terus berproses, hingga terseleksi menjadi 24 yang terlihat peningkatannya pada program masing-masing,” jelas Baron.

Baron menjelaskan, UMK Academy dimulai sejak Februari hingga November 2025. Mengusung tagline “Beri Energi Baru, Menuju UMK Maju”, ribuan UMKM didorong untuk gigih berkreasi dan meningkatkan ilmunya. Dukungan ini diimbangi dengan pendampingan, pelatihan serta tugas-tugas dari Pertamina.

Sebanyak 581 lulusan program Pertamina UMK Academy 2025 yang konsisten sampai level nasional, mengerucut menjadi 100 finalis, yang kemudian diperkecil menjadi 24 Champion.

“Tahapan proses seleksi tentu tak mudah, karena Pertamina membentuk UMKM berdaya saing dan berkualitas. 581 UMKM diharapkan bisa semakin memajukan bisnisnya sekaligus memberikan manfaat untuk lingkungan sekitar,” jelas Baron.

Lidya SP (Matahari Handycraft) sebagai Champion kelas Go Modern, Nana Rodiana (Tabik) menjadi jawara kelas Go Digital, serta Novita Retnowati (Dapur Sehati) menjadi pemenang kelas Go Online. Selain itu, Melani Septina Mutya Surya (NOBF) memimpin di kelas Go Global.

Lidya SP, bangga bisa menjuarai kelas Go Modern. Bisnis yang dijalaninya semakin maju setelah mengikuti Pertamina UMK Academy 2025. Ia mendapat berbagai pengetahuan baru tentang pengelolaan usaha, khususnya dalam manajemen usaha, strategi pengembangan produk, dan teknik pemasaran yang efektif.

“Pengelolaan produksi dan keuangan menjadi lebih rapi, proses produksi makin efisien sehingga zero waste makin optimal. Konten juga lebih konsisten dan profesional sehingga jumlah engagement dan ketertarikan pelanggan meningkat. Pelanggan juga semakin percaya dengan brand sehingga penjualan kami semakin naik,” kata dia.

Melani Septina Mutya Surya, pemilik NOBF, juara kelas Go Global juga mengatakan hal senada. Ada banyak perubahan positif yang didapatnya setelah mengikuti Pertamina UMK Academy 2025.

“Saya lebih paham cara mengatur bisnis dengan rapi, mulai dari keuangan, produksi, sampai strategi pemasaran. Hasil penjualan juga meningkat karena cara mempromosikan produk semakin efektif dan makin terarah,” ucap Melani.

Pertamina UMK Academy 2025 menjadi komitmen Pertamina dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk mewujudkan visi Indonesia Maju. Inisiatif ini selaras dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo–Gibran poin ke-3, menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat industri kreatif, dan menumbuhkan kewirausahaan melalui berbagai pelatihan serta akses permodalan bagi UMKM.

UMKM berperan vital menjadi tulang punggung perekonomian bangsa karena mampu menyerap mayoritas tenaga kerja nasional dan menyumbang sekitar 60% lebih dari total produk domestik bruto (PDB).

“Kami mengucapkan selamat kepada UMKM yang lulus dalam program Pertamina UMK Academy 2025. Kami berharap UMKM mampu meningkatkan daya saingnya dan bisa mendapatkan akses kolaborasi yang lebih luas dalam rantai pasok nasional maupun global,” kata Baron.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

APPSI Kalbar Didorong Turun ke Pasar, Lindungi Pedagang dari Premanisme dan Beban Usaha

16 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Konsolidasi ke Jawa Tengah, BRSN DPP PKS Perkuat Koordinasi Program Join PKS

16 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

15 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Trending di ANJUNGAN