Wartatrans.com, JAKARTA — Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa dalam acara buka puasa bersama (Bukber) yang digelar Keluarga Masyarakat Langsa (KEMALA) Jabodetabek di kediaman H. Zaki Mubarak, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026). Sekitar 70 warga asal Kota Langsa hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari para sesepuh, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.
Momentum Ramadan itu menjadi ajang penting mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat rasa persaudaraan masyarakat Langsa yang menetap di wilayah Jabodetabek.

Ketua Umum KEMALA Jabodetabek, Safrul Riza Yudhistara, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan tersebut.
“Alhamdulillah, pengurus KEMALA dapat kembali mempertemukan keluarga besar masyarakat Kota Langsa yang berada di perantauan. Semoga melalui buka puasa bersama ini, silaturahmi kita semakin erat dan kebersamaan sebagai satu keluarga besar terus terjaga,” ujar Safrul Riza Yudhistara.
Pria yang akrab disapa Iza dan dikenal pula dengan julukan Panglima Langit itu juga memaparkan berbagai aksi sosial yang telah dilakukan KEMALA, khususnya saat bencana banjir melanda wilayah Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur beberapa waktu lalu.
Menurutnya, KEMALA bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut tidak hanya berupa sembako, tetapi juga kebutuhan ibadah dan air bersih.
“Sebagai pengurus KEMALA kami melaporkan bahwa organisasi ini telah menyalurkan berbagai bantuan untuk saudara-saudara kita di kampung halaman, seperti sembako, air bersih, peralatan salat, serta 3.000 Al-Qur’an. Selain itu juga disalurkan hambal sajadah sepanjang sekitar 150 meter yang telah diberikan ke lima masjid di Kota Langsa dan Aceh Timur,” jelasnya.
Iza mengaku terharu melihat semangat dan kekompakan para pengurus KEMALA yang mampu melakukan gerakan sosial besar meski organisasi tersebut relatif masih muda.
“Seperti mimpi apa yang dilakukan teman-teman pengurus KEMALA. Ibarat organisasi yang baru berdiri kemarin sore, tapi sudah mampu berbuat sesuatu yang bahkan tidak terpikirkan oleh banyak orang. Awalnya target kami hanya 1.000 Al-Qur’an, tetapi atas izin Allah bisa terkumpul hingga 3.000 Al-Qur’an. Ini benar-benar di luar ekspektasi kami,” ungkapnya dengan nada haru.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengakuan masyarakat setempat, KEMALA menjadi salah satu organisasi yang pertama turun langsung memberikan bantuan saat banjir melanda.
Kinerja pengurus KEMALA yang dinilai cepat tanggap dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat pun mendapat apresiasi dari para sesepuh dan pendiri organisasi.
Salah satunya disampaikan oleh Dhermawan Ilyas (Bang Nyong), pendiri sekaligus mantan Ketua Umum KEMALA. Ia mengaku bangga melihat perkembangan organisasi yang dinilainya semakin solid dan aktif dalam kegiatan sosial.
“Saya bersyukur KEMALA sekarang jauh lebih berkembang. Banyak kegiatan sosial yang sudah dilakukan dan pengurusnya bergerak cepat membantu saudara-saudara kita di Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang. Ini bukti kerja keras, kerja cerdas, dan kepengurusan yang luar biasa. Saya sangat salut,” ujar Bang Nyong.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menikmati hidangan berbuka, para peserta juga saling bertukar cerita dan memperkuat jaringan silaturahmi.
Bukber ini menjadi momentum penting untuk mempererat ikatan batin masyarakat Kota Langsa di perantauan, sekaligus menegaskan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh keluarga besar KEMALA Jabodetabek.*** (Buyil)

























