Menu ✖

Mode Gelap
Air Menjadi Perjuangan Kedua Pengungsi Gempa Flores KAI Services Buka Area Parkir di Stasiun Muara Enim, Hadirkan Kemudahan bagi Pengguna Kereta Api Wisatawan Mancanegara Pengguna Kereta Api di Daop 1 Jakarta Tembus 125 Ribu, Naik 4,7 Persen Penjualan Rumah Subsidi Lesu Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Digelar di USK, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara

RAGAM

KPK Kembali Datangi Wilayah Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Ora Ngopeni – Nglakoni Korupsi

badge-check


 Gubernur Jateng Perbesar

Gubernur Jateng

Wartatrans.com, SEMARANG — Kronologi lengkap dan perkembangan kasus yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sangat menarik untuk diikuti.

Seperti diketahui mantan artis dangdut ini ditangkap tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat berada di Semarang pada Selasa (3/2/2026). Penangkapan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, terutama tenaga outsourcing.

Sehabis pemeriksaan awal, Fadia mengeluarkan pernyataan bahwa ia bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ketika tim KPK datang.

Untuk mengkonfirmasi hal ini, Wartatrans berhasil mencegat Luthfi jelang sholat Jumat (6/3/2026) dan jawabannya satire ,”Tidak di TKP (Tempat Kejadian Penangkapan), aku ora Ngopeni – Nglakoni korupsi !”

Di hari yang sama, terkonfirmasi juga KPK kembali mendatangi wilayah Jawa Tengah. Lembaga anti rasuah ini menggeledah beberapa kantor Pemerintah di Kabupaten Pekalongan. Utamanya adalah ruang kerja Bupati, Sekda, Kepala Bagian Umum, Perekonomian dan ruang bagian Prokompim.

Lazimnya, tindakan ini dilaksanakan KPK sebagai pengembangan kasus serta mendalami dugaan tindak pidana korupsinya melibatkan pihak lain lagi atau tidak.

Proses penggeledahan yang dilakukan termasuk senyap. Mereka masuk mulai jam 11.00 dan selesai kurang lebih tujuh jam kemudian. Beberapa orang keluar dengan membawa tiga koper dan satu kardus besar untuk dimasukkan ke mobil. Setelah itu para petugas KPK turun dari lantai dua tanpa memberi keterangan tentang apa saja yang mereka sita. Dengan menggunakan lima mobil Inova mereka ngeloyor menuju arah Semarang.

Sekda Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, membenarkan KPK telah datang melakukan penggeledahan di lima ruang lantai dua kantor nya selama tujuh jam. Mengenai apa saja yang dibawa petugas, Yulian mengaku tidak mengetahui secara pasti.

Tentang posisi Bupati yang kosong, Yulian menyatakan sudah ada SK yang menetapkan Sukirman sebagai Plt. Ini sebagai langkah untuk memastikan jalannya roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat berjalan dengan baik.

Dijelaskannya, bahwa SK penunjukan Plt Bupati Pekalongan tersebut diterbitkan oleh Kemendagri dan dikuatkan dengan keputusan Gubernur Jawa Tengah sekaligus sebagai arahannya untuk urusan pelantikan.

“Sudah ada SK, baik dari Kemendagri maupun Gubernur Jateng yang menetapkan Wakil Bupati bertindak sebagai Plt Bupati,” ujar Yulian.

Penyerahan SK tersebut rencananya akan dilakukan secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah pada Senin (9/3/2026) di Kantor Setda Kabupaten Pekalongan.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Air Menjadi Perjuangan Kedua Pengungsi Gempa Flores

5 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat

4 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi

4 Oktober 2026 - 21:15 WIB

OPINI: Peralihan Pucuk Pimpinan Polri – Murni Bebenah atau Sekadar Alat Kekuasaan Baru?

4 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Tanjung Lesung Kini Terhubung Dengan Bandara Soekarno-Hatta Melalui Layanan DAMRI

4 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Bersama Sekolah Rakyat, Poltrada Bali Tanamkan Budaya Keselamatan

4 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Sugiono, Putra Gayo di Panggung Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia

4 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Penduduk Kabupaten Bogor Tembus 6 Juta, Keterwakilan DPRD Jadi Pembahasan Wankar PKS

4 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Commuter Run 2026 Diikuti 2.500 Peserta, KAI Commuter Dorong Gaya Hidup Sehat dan Transportasi Publik

4 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Kapolri Suyudi Rombak Jajaran Polri, 88 Perwira Dimutasi

4 Oktober 2026 - 04:53 WIB

Trending di TNI-POLRI