Menu

Mode Gelap
Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z Penumpang Angkutan Laut Lebaran Naik 9,86%, Tembus 2,02 Juta Kuota Diskon Tiket Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Penjualan Tiket KA Libur Panjang Awal April Tembus Lebih 710 Ribu, Mobilitas Penumpang Tinggi InJourney Airports Fasilitasi Diklat Pekerja Migran Indonesia Terampil ke Jepang Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi

WISATA

Catatan Halimah Munawir: Cairo International Book Fair – Berbagi Kisah dan Berpuisi

badge-check


 Catatan Halimah Munawir:  Cairo International Book Fair – Berbagi Kisah dan Berpuisi Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Hari ini menjadi salah satu hari yang akan kusimpan lama dalam ingatan.
Di tengah riuh Pameran Buku Internasional Cairo, aku berdiri di Stand Indonesia—sebuah ruang kecil yang terasa hangat oleh bahasa, sastra, dan persaudaraan lintas bangsa. Di sinilah kami berbagi pengalaman, saling menyapa dengan cerita, dan menjahit perasaan lewat bait-bait puisi.

Aku menyaksikan wajah-wajah penuh rasa ingin tahu. Ada yang datang karena buku, ada yang tinggal karena percakapan, dan ada pula yang terdiam karena puisi. Saat puisiku dilantunkan, aku merasa tidak hanya membawa suara pribadi, tetapi juga gema dari tanah air yang jauh: Indonesia.

 

Berbagi pengalaman di ruang ini terasa istimewa. Aku bercerita tentang perjalanan kepenulisan, tentang bagaimana kata-kata bisa menjadi jembatan antara iman, budaya, dan kemanusiaan. Di Cairo—kota tua yang sarat sejarah—aku belajar kembali bahwa sastra adalah bahasa universal yang mampu menembus batas negara dan latar belakang.

Puisi-puisi yang kubacakan hari ini bukan sekadar rangkaian kata. Ia adalah doa, kenangan, dan rasa syukur. Aku bersyukur bisa menjadi bagian kecil dari perjumpaan besar ini—perjumpaan antarbangsa, antarsastra, dan antarkemanusiaan.

Menutup hari, aku menarik napas panjang. Alhamdulillah, langkah kecil di Stand Indonesia hari ini terasa bermakna. Semoga kata-kata yang terucap tidak berhenti di ruang pameran, tetapi terus berjalan, menemukan hati-hati baru, dan menghidupkan harapan.***

Mesir 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z

4 April 2026 - 16:03 WIB

Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi

3 April 2026 - 19:12 WIB

Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui

3 April 2026 - 14:09 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Badai Siap Poles Peserta Band Academy Jadi Musisi Profesional

3 April 2026 - 12:27 WIB

Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas

3 April 2026 - 05:36 WIB

INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia

3 April 2026 - 05:26 WIB

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Trending di KABIN