Menu

Mode Gelap
Tiga Lembaran Surat Utang 1956 Disebut Bukti Sejarah Hubungan Utang RI dengan Rakyat Aceh Terminal Teluk Lamong Bekali Warga Ring 1 dengan Kompetensi dan Sertifikasi Gada Pratama Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan Pascagempa NTT Di Tengah Dampak Gempa, Pelindo Hadir Bantu Masyarakat Flores DAMRI Hadirkan Promo Tarif Rp50.000 untuk Layanan Blok M–Bandara Soekarno-Hatta DAMRI Hadirkan Promo Cashback SPayLater selama Bulan Agustus 2026

RAGAM

Catatan Neno Warisman: Perempuan dan Keteguhan yang Sering Tak Terlihat

badge-check


 Catatan Neno Warisman: Perempuan dan Keteguhan yang Sering Tak Terlihat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Perempuan sering kali memikul banyak peran dalam diam. Menjadi ibu, istri, anak, sahabat, sekaligus penjaga ketenangan dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya. Di balik senyum yang tampak sederhana, ada lelah yang disimpan sendiri, ada tanggung jawab yang dijalankan tanpa banyak keluhan, serta ada hati yang terus dijaga agar tidak kehilangan arah di tengah berbagai ujian kehidupan.

Tidak semua perjuangan perempuan terlihat oleh manusia. Banyak proses panjang yang dijalani tanpa sorotan, tanpa pujian, bahkan terkadang tanpa penghargaan yang layak. Namun, di setiap langkahnya, ada doa-doa yang terus dipanjatkan. Ada harapan yang tidak pernah berhenti disebut dalam sujud dan munajat kepada Allah SWT.

Dalam Islam, perempuan memiliki kedudukan yang mulia. Kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan hati yang dijaga dalam iman merupakan nilai besar di sisi Allah. Ketika seorang perempuan tetap berusaha menjalankan amanah hidup dengan penuh tanggung jawab, sesungguhnya ia sedang menanam kemuliaan yang kelak akan berbuah kebaikan, baik di dunia maupun akhirat.

Kekuatan perempuan tidak selalu hadir dalam bentuk yang tampak. Kadang ia hadir dalam kemampuan bertahan saat keadaan sulit, dalam ketulusan merawat keluarga, dalam kesabaran menghadapi ujian, dan dalam kemampuan menjaga hati agar tetap dekat kepada Allah. Kekuatan itu mungkin tidak ramai dibicarakan manusia, tetapi nilainya menetap di sisi-Nya.

Allah mencatat setiap kesabaran yang dijalani dengan ikhlas. Tidak ada air mata yang jatuh sia-sia, tidak ada niat baik yang luput dari perhatian-Nya. Bahkan dalam keadaan paling sunyi sekalipun, Allah mengetahui perjuangan seorang perempuan yang tetap berdiri teguh dalam iman.

Karena itu, menjadi perempuan beriman bukan tentang terlihat kuat di hadapan manusia, melainkan tentang tetap menjaga keyakinan saat keadaan tidak mudah. Tetap melangkah meski lelah, tetap berbuat baik meski tidak selalu dipahami, dan tetap bersandar kepada Allah ketika dunia terasa berat.

Pada akhirnya, kemuliaan seorang perempuan tidak diukur dari seberapa keras ia terlihat, tetapi dari seberapa kuat ia menjaga iman, kesabaran, dan ketulusannya dalam menjalani kehidupan.***

Jakarta – 2026

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tiga Lembaran Surat Utang 1956 Disebut Bukti Sejarah Hubungan Utang RI dengan Rakyat Aceh

21 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Terminal Teluk Lamong Bekali Warga Ring 1 dengan Kompetensi dan Sertifikasi Gada Pratama

20 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Di Tengah Dampak Gempa, Pelindo Hadir Bantu Masyarakat Flores

20 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Tarif Rp50.000 untuk Layanan Blok M–Bandara Soekarno-Hatta

20 Agustus 2026 - 20:24 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Cashback SPayLater selama Bulan Agustus 2026

20 Agustus 2026 - 20:04 WIB

IPC TPK Dorong Pemulihan Ekosistem Mangrove melalui Program “The North Green Movement”

20 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Haji Fikri Soroti Kemiskinan dan Kesehatan di Kabupaten Bogor: Penanganan Harus Terintegrasi dari Rumah ke Rumah

20 Agustus 2026 - 18:59 WIB

AirNav: Program RBB 2026 di Boyolali Tuntas Hari ini

20 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Gempa Flores NTT

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Desa Linge Bangkit Lewat “Asal Linge Awal Serule”, Semarak HUT RI ke-81

20 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Trending di RAGAM