Menu

Mode Gelap
Bantu Penanganan Pascagempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Angkutan Penyeberangan Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3 Perpres Ojol Masuk Tahap Final, Aturan Tarif hingga Pengantaran Barang dan Makanan Segera Terbit 17 Agustus Jadi Puncak Perjalanan, KAI Catat 216.158 Pelanggan dalam Sehari KAI Services Apresiasi Petugas yang Gagalkan Pencurian Kabel Persinyalan di Cikarang

JALUR

Warga dan Perantau Gayo Patungan Perbaiki Jalan Enang Enang yang Rusak

badge-check


 Warga dan Perantau Gayo Patungan Perbaiki Jalan Enang Enang yang Rusak Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH — Warga Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, melakukan perbaikan secara swadaya terhadap ruas jalan Enang Enang yang rusak akibat bencana meteorologi sejak enam bulan terakhir. Jalan tersebut merupakan jalur penghubung penting antara Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah menuju wilayah pesisir Kabupaten Bireuen.

Kerusakan jalan sempat menyebabkan akses transportasi terganggu. Material longsor dan puing menutup badan jalan serta mengancam struktur Jembatan Enang Enang. Kondisi itu berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Dataran Tinggi Gayo.

Karena belum ada penanganan signifikan, warga kemudian menggalang dana sukarela untuk menyewa alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan nasional tersebut.

Gerakan itu mendapat dukungan dari masyarakat Gayo di perantauan. Bantuan dana disebut mengalir melalui berbagai jaringan komunikasi keluarga dan komunitas warga Gayo di luar daerah.

“Meski jauh, perhatian mereka tetap untuk kampung halaman. Bantuan itu sangat membantu membuka kembali akses jalan,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Dana hasil swadaya warga dan perantau digunakan untuk menyewa ekskavator yang bekerja membersihkan timbunan tanah serta memperbaiki badan jalan yang rusak.

Seorang mantan mukim di wilayah Pintu Rime Gayo bahkan disebut ikut menyumbang dengan menjual kebun kopi miliknya seluas satu rante untuk membantu pendanaan perbaikan. Tokoh tersebut meminta namanya tidak dipublikasikan.

“Saya melakukan ini bukan untuk mencari pujian. Jalan ini urat nadi ekonomi masyarakat. Sudah terlalu lama terputus,” katanya.

Menurut dia, kerusakan jalan menyebabkan biaya angkut hasil pertanian meningkat dan mempengaruhi harga jual kopi masyarakat.

Hingga Rabu, 27 Mei 2026, badan jalan Enang Enang dilaporkan sudah dapat dilalui kendaraan setelah dilakukan pembersihan secara gotong royong. Namun, struktur utama Jembatan Enang Enang masih dalam kondisi rusak dan belum diperbaiki.

Warga berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera menangani kerusakan jembatan tersebut agar jalur penghubung utama kawasan Gayo kembali berfungsi normal.

Jalan Enang Enang dikenal sebagai salah satu jalur lama peninggalan era kolonial Belanda yang selama ini menjadi akses penting distribusi barang dan mobilitas masyarakat di wilayah tengah Aceh.*** (Basar/BSG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bantu Penanganan Pascagempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Angkutan Penyeberangan

19 Agustus 2026 - 07:52 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Final, Aturan Tarif hingga Pengantaran Barang dan Makanan Segera Terbit

18 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Kids Fest 2026 Hadir di Takengon, Ajak Keluarga Isi Liburan dengan Lomba dan Edukasi Anak

18 Agustus 2026 - 19:33 WIB

9 Bulan Tak Digaji, 60 Honorer Damkar Gayo Lues Pertanyakan Kejelasan Pemda

18 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Haji Fikri Soroti Kesiapan Mitigasi Bencana di Kabupaten Bogor, Pemprov Jabar Diminta Perkuat Ketahanan Wilayah

18 Agustus 2026 - 17:42 WIB

FIFGROUP Dukung Lintangnusa Kibarkan Merah Putih dan Bawa Semangat Optimisme

18 Agustus 2026 - 14:07 WIB

PWI Jateng Mendukung Gelar Pahlawan Nasional Bagi Udin, AJI Minta Ditunda

18 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Trending di RAGAM