Menu ✖

Mode Gelap
Kolaborasi Diperkuat, Terminal Teluk Lamong dan KSOP Utama Tanjung Perak Tingkatkan Pelayanan Kapal Ditjen Hubdat Perkuat SMK PAU dan Pengawasan Kendaraan ODOL Agnez Mo, Judika, Ungu, hingga D’Masiv Meriahkan Ajang Balap Dunia di Mandalika Hore, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali, Antrean Menyusut jadi 0,5 KM 2 Tower Baru Blok M, Properti dan TOD Masuk Fase Eksekusi Penumpang Angkutan Umum di Jakarta Fluktuatif, Mobilitas Aglomerasi Terus Tumbuh

ANJUNGAN

Bantu Penanganan Pascagempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Angkutan Penyeberangan

badge-check


 Alat berat diangkut kapal penyeberangan Perbesar

Alat berat diangkut kapal penyeberangan

Wartatrans.com, JAKARTA – Guna penanganan pascabencana gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), 15 Agustus 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengoptimalkan layanan angkutan penyeberangan selain bus perintis untuk menyalurkan bantuan logistik.

“Pada hari ini, melalui KMP Ile Ape, telah mengangkut dua unit alat berat excavator untuk bantuan evakuasi material akibat bencana gempa di wilayah Palue Kabupaten Sikka, NTT. Selain itu, kapal juga memuat penumpang anggota Polres Sikka dan lima orang dokter,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Ia menyebut, pengiriman alat berat melalui kapal penyeberangan ini diharapkan mampu membantu membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan akibat bencana gempa sehingga membuka akses konektivitas antarwilayah yang terisolasi.

Dalam hal ini, Ditjen Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTT telah memperbantukan bus perintis untuk mendistribusikan bantuan dan membuka akses jalan serta lintasan penyeberangan.

“Kami terus berupaya untuk melayani lintasan penyeberangan perintis yang vital bagi Kabupaten Ende dan mendukung mobilitas dan distribusi bantuan/logistik pascabencana,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam memberikan penanganan terhadap jalan Trans Flores yang sebelumnya mengalami gangguan total.

Namun, kini berdasarkan hasil pemantauan dan verifikasi lapangan menunjukkan jalan tersebut dapat diakses kembali, sehingga distribusi logistik dapat berjalan.

“Pada kesempatan ini pun Kementerian Perhubungan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak di posko pengungsian Gelora Samador Maumere,” kata Dirjen Aan.

Kebutuhan pokok yang telah disalurkan antara lain ratusan paket beras lima kilogram, makanan kaleng serta ratusan dus mie instan dan air mineral ukuran 1.5L.

Dirjen Aan berharap dapat terus mengoptimalkan sarana dan prasarana transportasi darat demi percepatan penanganan wilayah yang terdampak bencana serta percepatan pendistribusian bantuan atau logistik bagi korban. (omy)

 

Baca Lainnya

Kolaborasi Diperkuat, Terminal Teluk Lamong dan KSOP Utama Tanjung Perak Tingkatkan Pelayanan Kapal

3 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Ditjen Hubdat Perkuat SMK PAU dan Pengawasan Kendaraan ODOL

2 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Hore, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali, Antrean Menyusut jadi 0,5 KM

2 Oktober 2026 - 19:48 WIB

IPCC Raih Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 Kategori Infrastruktur Logistik & Transportasi

2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Konsolidasi Portofolio Bisnis: Penggabungan PPI ke MMI Perkuat Ekosistem Layanan dan Kapabilitas Pelindo Group

2 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan

1 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon

1 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

1 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong

1 Oktober 2026 - 14:29 WIB

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Trending di ANJUNGAN