Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK Thomas Oentoro jadi Dirut Garuda Indonesia, ini Profilnya KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak Krishna Sakti Buktikan Talenta Anak Indonesia, Rilis Dua Single dengan Dua Wajah Berbeda PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Kespel Masyarakat Pesisir

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Idul Adha dan Keteladanan Kepatuhan Nabi Ibrahim

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Idul Adha dan Keteladanan Kepatuhan Nabi Ibrahim Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Hari Raya Idul adha bukan sekadar perayaan penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum untuk memahami makna keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan kepada Allah SWT. Peristiwa agung yang menjadi dasar ibadah kurban berawal dari mimpi yang diterima Nabi Ibrahim AS.

Bagi manusia biasa, mimpi bisa saja hanya menjadi bunga tidur. Namun bagi seorang nabi, mimpi adalah wahyu dan perintah dari Allah SWT. Karena itulah ketika Nabi Ibrahim AS menerima perintah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS, beliau tidak menganggapnya sebagai khayalan atau gangguan tidur semata. Perintah itu diterima dengan penuh keyakinan dan dijalankan dengan keikhlasan yang luar biasa.

Keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan ketundukan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran besar bagi umat manusia. Di balik ujian yang berat, tersimpan nilai ketakwaan yang begitu mendalam. Kepatuhan kepada Allah ditempatkan di atas kepentingan pribadi, rasa takut, bahkan rasa cinta kepada keluarga.

Peristiwa ini mengajarkan bahwa pengorbanan bukan hanya tentang materi atau hewan kurban, tetapi juga tentang kesiapan hati untuk tunduk kepada kehendak Allah SWT. Ketika manusia mampu mengutamakan perintah-Nya, maka di situlah letak kemuliaan seorang hamba.

Idul adha juga mengingatkan bahwa setiap ujian kehidupan membutuhkan keikhlasan. Dalam keikhlasan terdapat kekuatan, dan dalam kepatuhan terdapat keteladanan bagi umat. Nabi Ibrahim AS telah menunjukkan bahwa iman sejati lahir dari keyakinan yang kokoh dan kesediaan menjalankan perintah Allah tanpa ragu.

Semangat itulah yang seharusnya terus hidup dalam kehidupan umat Islam hari ini. Menjadikan Iduladha bukan hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai pengingat untuk memperkuat iman, memperbesar kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan antar sesama.***

Duren Sawit – 2026

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Politikus PSI Dian Sandi: Putusan MK Bukti Negara Tidak Dikelola Amatiran

8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

HUT ke-79 Korpasgat, Donor Darah Serentak Digelar di Lhokseumawe

8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir

8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

8 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi

8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

PERADI: Kantor Hukum Tidak Boleh Menjadi Sarana Menampung atau Menyamarkan Dana Hasil Kejahatan

8 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Alhamdulillah, Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji 2027 Turun Rp3,4 Juta

7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Trending di NASIONAL