Menu

Mode Gelap
FIFGROUP Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026 atas Komitmen Berkelanjutan  Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Salurkan 6 Ekor Sapi Qurban Melalui Program CSR pada Momentum Idul Adha 1447 H Catatan Halimah Munawir: Idul Adha dan Keteladanan Kepatuhan Nabi Ibrahim Pelindo Jasa Maritim Berbagi Qurban Hadirkan Semangat Berbagi dan Kepedulian di Momen Idul Adha Catatan Neno Warisman: Perempuan dan Keteguhan yang Sering Tak Terlihat Catatan Iwan Piliang: Dua Hari Dua Kali Bertemu Sosok Super

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Idul Adha dan Keteladanan Kepatuhan Nabi Ibrahim

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Idul Adha dan Keteladanan Kepatuhan Nabi Ibrahim Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Hari Raya Idul adha bukan sekadar perayaan penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum untuk memahami makna keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan kepada Allah SWT. Peristiwa agung yang menjadi dasar ibadah kurban berawal dari mimpi yang diterima Nabi Ibrahim AS.

Bagi manusia biasa, mimpi bisa saja hanya menjadi bunga tidur. Namun bagi seorang nabi, mimpi adalah wahyu dan perintah dari Allah SWT. Karena itulah ketika Nabi Ibrahim AS menerima perintah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS, beliau tidak menganggapnya sebagai khayalan atau gangguan tidur semata. Perintah itu diterima dengan penuh keyakinan dan dijalankan dengan keikhlasan yang luar biasa.

Keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan ketundukan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran besar bagi umat manusia. Di balik ujian yang berat, tersimpan nilai ketakwaan yang begitu mendalam. Kepatuhan kepada Allah ditempatkan di atas kepentingan pribadi, rasa takut, bahkan rasa cinta kepada keluarga.

Peristiwa ini mengajarkan bahwa pengorbanan bukan hanya tentang materi atau hewan kurban, tetapi juga tentang kesiapan hati untuk tunduk kepada kehendak Allah SWT. Ketika manusia mampu mengutamakan perintah-Nya, maka di situlah letak kemuliaan seorang hamba.

Idul adha juga mengingatkan bahwa setiap ujian kehidupan membutuhkan keikhlasan. Dalam keikhlasan terdapat kekuatan, dan dalam kepatuhan terdapat keteladanan bagi umat. Nabi Ibrahim AS telah menunjukkan bahwa iman sejati lahir dari keyakinan yang kokoh dan kesediaan menjalankan perintah Allah tanpa ragu.

Semangat itulah yang seharusnya terus hidup dalam kehidupan umat Islam hari ini. Menjadikan Iduladha bukan hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai pengingat untuk memperkuat iman, memperbesar kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan antar sesama.***

Duren Sawit – 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FIFGROUP Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026 atas Komitmen Berkelanjutan 

27 Mei 2026 - 21:16 WIB

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Salurkan 6 Ekor Sapi Qurban Melalui Program CSR pada Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 21:06 WIB

Pelindo Jasa Maritim Berbagi Qurban Hadirkan Semangat Berbagi dan Kepedulian di Momen Idul Adha

27 Mei 2026 - 20:09 WIB

Catatan Neno Warisman: Perempuan dan Keteguhan yang Sering Tak Terlihat

27 Mei 2026 - 19:16 WIB

Catatan Iwan Piliang: Dua Hari Dua Kali Bertemu Sosok Super

27 Mei 2026 - 19:07 WIB

KAI Services Sembelih 21 Hewan Kurban di Jakarta dan Medan

27 Mei 2026 - 18:43 WIB

Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi, Total Hewan Kurban di KKP Capai 14 Ekor

27 Mei 2026 - 17:55 WIB

Warga dan Perantau Gayo Patungan Perbaiki Jalan Enang Enang yang Rusak

27 Mei 2026 - 15:43 WIB

Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4

27 Mei 2026 - 14:46 WIB

Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Warga Kabupaten Bogor

27 Mei 2026 - 12:12 WIB

Trending di RAGAM