Menu

Mode Gelap
SCTV dan MOJI Siapkan Program Spesial Lebaran, Performa Ramadan 2026 Meningkat tanpa Signifikan Hari Raya Nyepi 2026, Bandara Ngurah Rai Bali Tutup Sementara Dalam Acara Buka Puasa Bersama, Seusama Lhokseumawe Luncurkan Program Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh Di HUT k-1 Danantara, PELNI Salurkan 2.000 Paket Perlengkapan Sekolah di Maluku FORWAN Siapkan Baksos Spektakuler HUT ke-12, Target Santuni 1.200 Anak Yatim IPCC Borong Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026 Lewat Kinerja Unggul dan Inovasi Bisnis

RAGAM

Dalam Acara Buka Puasa Bersama, Seusama Lhokseumawe Luncurkan Program Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh

badge-check


 Dalam Acara Buka Puasa Bersama, Seusama Lhokseumawe Luncurkan Program Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Organisasi diaspora Aceh, Seuramo Syedara Lhokseumawe (Seusama), meluncurkan program pembangunan 15 balai pengajian di Kabupaten Aceh Utara. Peluncuran dilakukan dalam acara buka puasa bersama keluarga besar Seusama yang digelar di Mie Aceh Samudra, Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Maret 2026.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 orang itu berlangsung hangat dalam suasana Ramadan dengan tema “Puasa Ramadhan Melatih Kesalehan Individu dan Kesalehan Sosial.” Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Fauzan, dilanjutkan dengan pembacaan selawat yang diikuti seluruh peserta.

Ketua Umum Seusama, Zulkifli Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para anggota dan donatur yang telah mendukung kegiatan kemanusiaan Seusama, khususnya dalam membantu korban banjir dan tanah longsor di Aceh.

Menurut dia, dari kegiatan penggalangan dana yang dilakukan Seusama berhasil terkumpul lebih dari Rp500 juta dalam bentuk uang. Jika ditambah dengan nilai barang bantuan, totalnya mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

“Distribusi bantuan kami salurkan ke Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Tamiang. Walaupun kami menyadari bantuan ini masih jauh dari kebutuhan masyarakat terdampak,” kata Zulkifli.

Ia menambahkan, dari hasil pendataan tim relawan Seusama Peduli di lapangan, ditemukan sedikitnya 15 balai pengajian di Aceh Utara yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Karena itu organisasi tersebut berinisiatif membangun kembali balai pengajian tersebut.

Ketua Dewan Pembina Seusama, Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy, mengingatkan agar pembangunan tersebut dilakukan berdasarkan survei yang matang agar tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan pemerintah daerah.

“Saya mendapat informasi ada wilayah di Aceh Utara yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah. Karena itu survei harus dilakukan dengan baik,” ujar Fachri.

Ia juga meminta pengurus Seusama membuat laporan tertulis mengenai dana dan bantuan yang telah dihimpun serta disalurkan kepada masyarakat, kemudian membagikannya kepada anggota dan para donatur.

“Laporan itu penting agar kepercayaan kepada Seusama tetap terjaga,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Aceh, Surya Darma, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan kemanusiaan Seusama yang dinilainya aktif membantu korban bencana di Aceh.

Ia menilai kerja para relawan Seusama yang turun langsung ke lokasi bencana selama sekitar 40 hari telah menghasilkan laporan penting mengenai kondisi lingkungan di Aceh.

Laporan tersebut kemudian dibukukan dalam karya setebal sekitar 350 halaman berjudul Manifesto Ekosida di Serambi Mekah, yang mengulas kerusakan lingkungan yang dinilai menjadi salah satu faktor penyebab banjir dan longsor di Aceh.

“Sebagai sekretaris Diaspora Global Aceh, saya akan merekomendasikan tulisan tentang ekosida ini kepada gubernur dan presiden,” kata Surya Darma.

Dalam acara tersebut, relawan Seusama Peduli, Srinova Kandi, juga memaparkan rencana pembangunan 15 unit balai pengajian di Aceh Utara. Setiap unit diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp350 juta.

Peluncuran donasi pembangunan balai pengajian ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Aceh, rapa’i.

Acara juga diisi dengan tausiah Ramadan oleh Ustadz Mehlul yang mengingatkan jamaah agar memaksimalkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

“Kita berada pada fase yang penuh ampunan. Karena itu mari memperbanyak ibadah dan amal kebaikan,” ujar dia.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dengan menu khas Aceh, dilanjutkan salat Magrib berjamaah, makan malam, serta salat Isya dan Tarawih.*** (LEP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SCTV dan MOJI Siapkan Program Spesial Lebaran, Performa Ramadan 2026 Meningkat tanpa Signifikan

12 Maret 2026 - 22:57 WIB

IPCC Borong Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026 Lewat Kinerja Unggul dan Inovasi Bisnis

12 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

12 Maret 2026 - 21:18 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Turut Serta dalam Apel Pembukaan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026/1447 H

12 Maret 2026 - 20:56 WIB

Razan Ikhsyan: Suasana Yang Khas Di Madinah Saat Ramadhan (4)

12 Maret 2026 - 19:03 WIB

Ulama Iran Tawarkan Imbalan Rp18,5 Miliar untuk Kepala Donald Trump

12 Maret 2026 - 16:59 WIB

Ramadhan Penuh Berkah, Pelindo Solusi Maritim Berbagi dan Santuni Yatim & Dhuafa

12 Maret 2026 - 16:31 WIB

Dukung Angkutan Laut Lebaran, BKKP Siagakan Tim Medis dan Ambulans

12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat

12 Maret 2026 - 13:11 WIB

Integrated Auto Solutions Jadi Strategi Baru IPCC Hadapi Gejolak Global

12 Maret 2026 - 13:05 WIB

Trending di ANJUNGAN