Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

JALUR

DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026

badge-check


					DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 Perbesar

Wartattans.com, JAKARTA – DAMRI bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Makassar resmi menandatangani kontrak penyelenggaraan layanan angkutan perintis yang akan beroperasi hingga akhir Tahun 2026. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga konektivitas transportasi darat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Melalui kontrak tersebut, DAMRI akan mengoperasikan enam trayek angkutan perintis yang berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, simpul transportasi, serta akses menuju pelabuhan dan stasiun, meliputi:

* Terminal Benteng – Pelabuhan Pattumbukkang (Kabupaten Kepulauan Selayar)

* Terminal Daya – Tondong via Malino

* Ujung Lero (Pinrang) – Terminal Lumpue – Pelabuhan Garongkong – Stasiun KA Garongkong

* Masamba – Rongkong

* Terminal Sinjai – Pelabuhan Bira

* Terminal Bungoro – Pelabuhan Maccini Baji – Stasiun Mangilu

 

Dari keseluruhan trayek tersebut, dua di antaranya turut mendukung konektivitas menuju destinasi pariwisata unggulan Sulawesi Selatan. Trayek Terminal Daya – Tondong via Malino melayani akses menuju kawasan wisata alam Malino, di sisi lain, trayek Terminal Sinjai – Pelabuhan Bira mendukung akses menuju kawasan wisata Pantai Bira yang terintegrasi dengan layanan penyeberangan kapal menuju Kabupaten Kepulauan Selayar.

Selain mendukung sektor pariwisata, layanan angkutan perintis DAMRI juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Salah satunya melalui trayek Ujung Lero (Pinrang) – Pelabuhan Garongkong – Stasiun KA Garongkong yang terhubung dengan layanan kereta api dari Kabupaten Barru menuju Stasiun Mandai, Kabupaten Maros. Konektivitas tersebut selanjutnya terintegrasi dengan layanan Trans Sulsel menuju kawasan pendidikan, termasuk Kampus Universitas Hasanuddin Tamalanrea, dan terkoneksi dengan jalur Bandara Sultan Hasanuddin.

Integrasi antarmoda ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, baik untuk kebutuhan pendidikan, pariwisata, maupun aktivitas ekonomi, khususnya di wilayah pesisir, kepulauan, dan kawasan dengan keterbatasan akses angkutan komersial.

“Layanan angkutan perintis memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat tetap terhubung, terutama di daerah dengan keterbatasan akses transportasi. Kerja sama ini menjadi komitmen DAMRI untuk terus mendukung konektivitas dan pemerataan akses antarwilayah,” ujar _Head of Corporate Communication_ DAMRI, P. Septian Adri S.

Melalui kolaborasi ini, DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar berkomitmen menjaga keberlangsungan layanan perintis yang aman, terjangkau, dan andal hingga akhir 2026, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan aksesibilitas transportasi di kawasan timur Indonesia.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan

15 Januari 2026 - 22:09 WIB

Warga Desa Atu Payung Diusulkan Direlokasi, Ancaman Longsor dari Gunung Kera Kian Mengkhawatirkan

15 Januari 2026 - 19:39 WIB

Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi

15 Januari 2026 - 19:32 WIB

Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang

15 Januari 2026 - 17:04 WIB

Evaluasi Nataru, Ditjen Hubdat Catat 3 Aspek ini

15 Januari 2026 - 16:21 WIB

Trending di JALUR