Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy Bertemu Gubernur Lampung, Koordinasikan Angkutan Lebaran 2026 Parade Barongsai Meriahkan Libur Imlek di Bandara InJourney Airports Menuju Ekspansi 2026, SPJM Optimalkan Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan 5 Sekolah Transportasi Kemenhub Raih Predikat WBK dan WBBM ASDP: Merak-Bakauheni Barometer Kelancaran Mudik Lebaran 2026 Arus Balik Imlek 2026 Memuncak, Hampir 39 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta

NASIONAL

Dukung Pemberantasan Korupsi, KAI Services Ramaikan Pameran Hakordia 2025

badge-check


 Dukung Pemberantasan Korupsi, KAI Services Ramaikan Pameran Hakordia 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama anak perusahaannya berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 melalui pameran dan sosialisasi antikorupsi di Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

Acara yang digelar pada 6–9 Desember 2025 ini menjadi wujud nyata dukungan BUMN transportasi tersebut terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Pameran yang berlangsung selama empat hari ini diikuti oleh sejumlah perusahaan BUMN, lembaga negara, serta masyarakat umum. PT KAI (Persero) dan anak perusahaannya, termasuk KAI Services, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. KAI Services mengirimkan perwakilan dari tim Quality Assurance kantor pusat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pengunjung yang hadir.

Pengunjung pameran terlihat antusias mengunjungi booth PT KAI dan KAI Services. Melalui dialog langsung dan penyebaran pamflet, tim KAI Services mengajak masyarakat untuk menolak segala bentuk korupsi dan mendukung budaya integritas demi Indonesia yang lebih maju.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan transparan. Ia menyampaikan bahwa KAI Services memiliki Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana pelaporan bila ditemukan dugaan pelanggaran, termasuk korupsi.

“Apabila masyarakat menemukan dugaan korupsi yang dilakukan pegawai KAI Services, maka bisa dilaporkan lewat Whistleblowing System. Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan penyelidikan berdasarkan bukti-bukti yang ada,” ujar Nyoman dalam keterangan resminya, Selasa (9/12/2025).

Ia menambahkan bahwa pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui WBS mencakup penyalahgunaan wewenang, pelanggaran kode etik, hingga praktik kolusi dan nepotisme.

Melalui partisipasi aktif di Hakordia 2025, KAI dan seluruh anak perusahaannya berharap dapat terus memperkuat komitmen antikorupsi dan berkontribusi nyata dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang bersih, akuntabel, dan profesional.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Ekspansi 2026, SPJM Optimalkan Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

17 Februari 2026 - 18:03 WIB

Modeling Budi Daya Kementerian-KP Suplai Kebutuhan Lobster untuk Imlek di Batam

17 Februari 2026 - 11:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan

16 Februari 2026 - 21:17 WIB

Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional

16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

16 Februari 2026 - 20:34 WIB

Trending di NASIONAL