Menu

Mode Gelap
InJourney Gelar Doa Bersama Serentak untuk Sumatera di Destinasi Ikonik Pengurus KNG Raya Gelar Pertemuan Bahas RAT 2026 dan Bantuan Bencana Hari Pertama Tahun Baru, Menhub Dudy Pantau Arus Lalu Lintas di Jalur Tol Keluar-Masuk Jakarta Menhub Dudy Pastikan Kesiapan untuk Arus Balik Nataru di Stasiun Yogya UMK Kubu Raya 2026 Naik 7,7 Persen, Ditetapkan Rp3,1 Juta Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang

NASIONAL

Entaskan Kemiskinan, BP Taskin: Harus Ada Kolaborasi Banyak Pihak!

badge-check


					Kepala BP Taskin dan jajaran Perbesar

Kepala BP Taskin dan jajaran

Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana kerja dan target strategis tahun 2026.

“BP Taskin menargetkan agenda strategis untuk mendukung target nasional 0% kemiskinan ekstrem pada 2026 dan penurunan kemiskinan ke 4,5% pada 2029,” tutur Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Namun menurutnya, dalam mengentaskan kemiskinan ini perlu adanya kolaborasi berbagai pihak. Baik antar-Kementerian maupun lembaga.

Untuknya, salah satu target pada 2026, fokus BP Taskin adalah memperkuat koordinasi, meningkatkan presisi penargetan, serta memperluas penerapan model intervensi terintegrasi di wilayah prioritas.

Saat ini telah terjalin dengan 17 Kementerian dan Lembaga, selanjutnya akan terus ditingkatkan.

Seluruh upaya ini ditopang sistem monitoring dan evaluasi nasional yang memastikan setiap intervensi menghasilkan dampak nyata bagi keluarga berpendapatan rendah.

“BP Taskin akan memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga untuk menyelaraskan kebijakan perlindungan sosial, pemberdayaan, dan afirmasi ekonomi, terutama di wilayah prioritas pengentasan kemiskinan. Pemanfaatan DTSEN dan lanjutan Kajian SPN akan ditingkatkan untuk memastikan penargetan kelompok desil terbawah semakin presisi,” beber Budiman.

Target 0% kemiskinan ekstrem pada tahun 2026 mendatang adalah komitmen dan target nasional yang harus dicapai bersama.

Menanggapi mandat penting ini, BP Taskin telah menyiapkan beberapa program khusus yang akan diimplementasikan secara intensif.

“Kami berharap program-program ini dapat berfungsi sebagai katalisator efektif untuk membantu percepatan penurunan angka kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pada saat yang sama, BP Taskin ditambahkan Wakil BP Taskin Iwan Sumule, pihaknya sudah mulai mengimplementasikan SiTaskin sebagai model konvergensi lintas program di wilayah dengan kantong kemiskinan ekstrem.

Model ini mencakup integrasi bantuan dasar hingga pemberdayaan, yang selanjutnya akan direplikasi ke daerah ekstrem lainnya untuk mencapai target 0% kemiskinan ekstrem tahun 2026.

“BP Taskin juga memperkuat kebijakan Graduasi Terpadu dan mengembangkan sistem monitoring–evaluasi nasional agar keluarga penerima manfaat dapat bergerak menuju kemandirian ekonomi secara terukur,” katanya.

Selain itu, seluruh agenda percepatan pengentasan kemiskinan akan dikonsolidasikan antara pemerintah pusat, daerah, serta mitra non-pemerintah untuk memastikan upaya berjalan terintegrasi dan berfokus pada kantong-kantong kemiskinan ekstrem.

“Dengan perencanaan kerja yang sudah kami susun, BP Taskin akan mensinkronkan program-program Kementerian dan Lembaga memadukannya dengan program Pemerintah Daerah kabupaten dan kota agar setiap gerakan BP Taskin dapat menurunkan angka kemiskinan di daerah,” sebut Iwan.

Dengan arah kebijakan dan target kerja tersebut, BP Taskin optimistis dapat memperkuat kontribusinya dalam mendukung agenda organisasi di tahun 2026 serta memastikan seluruh program terlaksana secara efektif dan berhasil. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana

1 Januari 2026 - 21:37 WIB

KAI Logistik Catat Angkutan Lebih dari 2.000 Ton pada Periode Natal, Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik

31 Desember 2025 - 23:22 WIB

Pelindo Solusi Maritim Tetap Beroperasi dan Berbagi di Akhir Tahun 2025

31 Desember 2025 - 23:11 WIB

Menhub: Angkutan Nataru 2025/2026 Berjalan Baik, Arus Balik Perlu Perhatian Ekstra

31 Desember 2025 - 15:03 WIB

Refleksi Akhir Tahun 2025, Momentum Strategis Pelindo Lakukan Evaluasi & Perkuat Sinergi 

31 Desember 2025 - 13:02 WIB

Trending di ANJUNGAN