Menu

Mode Gelap
5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

EKOBIS

BP Taskin Pastikan Masyarakat Terdampak Bencana di Sumetera dan Aceh Tak Akan jadi Miskin

badge-check


 Kepala BP Taskin Perbesar

Kepala BP Taskin

Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh tidak akan menjadi miskin.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyampaikan, pihaknya akan melakukan rekonstruksi dan rekonsiliasi di tiga area bencana yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

“Kita akan melihat mana yang tanahnya tak lagi bisa dihuni dan akan dibuatkan society baru atau masyarakat baru, di mana nantinya tidak ada masyarakat yang miskin,” ungkap Budiman di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Dengan berkoordinasi bersama Kementerian dan Lembaga terkait, pihaknya akan membuat masyarakat tetap bersama-sama dengan lingkungan sebelum terjadinya musibah bencana banjir.

“Kami membidik bagaimana secara sosiologis secara antropologis secara ekonomi mereka akan menjadi masyarakat baru dibangun tapi yang lebih adil daripada sebelum mereka terkena bencana, jadi adil lagi lebih, terkoneksi lagi,” ucapnya.

Budiman juga bersama tim sudah melakukan kajian, di mana bila ditemukan ada wilayah yang mana korban meninggalnya banyak sekali hingga tersisa tak banyak keluarga, dari suatu desa yang mungkin kini telah menjadi aliran sungai.

“Kita akan dorong agar dilakukan transmigrasi bagi mereka yang keluarganya telah menjadi korban bencana,” ucapnya.

BP Taskin akan kembali ke tiga wilayah tersebut untuk menindaklanjuti mendata masyarakat terdampak.

Tentu saja juga berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga lainnya, karena secara teknis bukan tugaa pihaknya, namun membantu pascabencana menjadi agenda BP Taskin. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026

13 Juli 2026 - 15:15 WIB

Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Transaksi PRJ 2026 Tembus Rp8,2 Triliun, Rekor Baru atau Sekadar Lonjakan Belanja Musiman?

13 Juli 2026 - 11:16 WIB

InJourney Airports Kebut Transformasi Bandara Soekarno-Hatta Menuju 10 Besar Dunia 2029

12 Juli 2026 - 15:56 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

IIPO 3 BUMD Jakarta: Bekal Amunisi Fiskal Atau Jadi Tumbal Pasar Modal ?

11 Juli 2026 - 01:26 WIB

PNM Kenalkan Model Pembiayaan Syariah Berbasis Kepercayaan di Hadapan Negara-Negara D-8

10 Juli 2026 - 20:58 WIB

Dirut PTPN I: Transformasi Harus Lebih Progresif!

10 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kemenhub Sabet Penghargaan Indonesia Public Sector Initiative of the Year Transportation

10 Juli 2026 - 18:36 WIB

Trending di EKOBIS