Menu ✖

Mode Gelap
KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi. Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi? Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025 Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

EKOBIS

BP Taskin Pastikan Masyarakat Terdampak Bencana di Sumetera dan Aceh Tak Akan jadi Miskin

badge-check


 Kepala BP Taskin Perbesar

Kepala BP Taskin

Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh tidak akan menjadi miskin.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyampaikan, pihaknya akan melakukan rekonstruksi dan rekonsiliasi di tiga area bencana yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

“Kita akan melihat mana yang tanahnya tak lagi bisa dihuni dan akan dibuatkan society baru atau masyarakat baru, di mana nantinya tidak ada masyarakat yang miskin,” ungkap Budiman di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Dengan berkoordinasi bersama Kementerian dan Lembaga terkait, pihaknya akan membuat masyarakat tetap bersama-sama dengan lingkungan sebelum terjadinya musibah bencana banjir.

“Kami membidik bagaimana secara sosiologis secara antropologis secara ekonomi mereka akan menjadi masyarakat baru dibangun tapi yang lebih adil daripada sebelum mereka terkena bencana, jadi adil lagi lebih, terkoneksi lagi,” ucapnya.

Budiman juga bersama tim sudah melakukan kajian, di mana bila ditemukan ada wilayah yang mana korban meninggalnya banyak sekali hingga tersisa tak banyak keluarga, dari suatu desa yang mungkin kini telah menjadi aliran sungai.

“Kita akan dorong agar dilakukan transmigrasi bagi mereka yang keluarganya telah menjadi korban bencana,” ucapnya.

BP Taskin akan kembali ke tiga wilayah tersebut untuk menindaklanjuti mendata masyarakat terdampak.

Tentu saja juga berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga lainnya, karena secara teknis bukan tugaa pihaknya, namun membantu pascabencana menjadi agenda BP Taskin. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

16 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

16 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG Batang Mencapai 717 Orang, SPPG Bawang Ditutup Permanen

16 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Baketrans Rumuskan Prioritas Kebijakan Transportasi Nasional

16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

15 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan

15 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Hingga September 2026, Jasa Raharja Salurkan Santunan Korban Kecelakaan Rp2,19 Triliun

15 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Momentum HUT Ke-56, INACA Ajak Semua Stakeholder Perkuat Industri Penerbangan

15 Oktober 2026 - 20:57 WIB

KAI Services Perluas Pasar Kuliner Kereta Lewat Pameran Pangan Nusa 2026

15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Trending di EKOBIS