Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

EKOBIS

BP Taskin Pastikan Masyarakat Terdampak Bencana di Sumetera dan Aceh Tak Akan jadi Miskin

badge-check


 Kepala BP Taskin Perbesar

Kepala BP Taskin

Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh tidak akan menjadi miskin.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyampaikan, pihaknya akan melakukan rekonstruksi dan rekonsiliasi di tiga area bencana yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

“Kita akan melihat mana yang tanahnya tak lagi bisa dihuni dan akan dibuatkan society baru atau masyarakat baru, di mana nantinya tidak ada masyarakat yang miskin,” ungkap Budiman di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Dengan berkoordinasi bersama Kementerian dan Lembaga terkait, pihaknya akan membuat masyarakat tetap bersama-sama dengan lingkungan sebelum terjadinya musibah bencana banjir.

“Kami membidik bagaimana secara sosiologis secara antropologis secara ekonomi mereka akan menjadi masyarakat baru dibangun tapi yang lebih adil daripada sebelum mereka terkena bencana, jadi adil lagi lebih, terkoneksi lagi,” ucapnya.

Budiman juga bersama tim sudah melakukan kajian, di mana bila ditemukan ada wilayah yang mana korban meninggalnya banyak sekali hingga tersisa tak banyak keluarga, dari suatu desa yang mungkin kini telah menjadi aliran sungai.

“Kita akan dorong agar dilakukan transmigrasi bagi mereka yang keluarganya telah menjadi korban bencana,” ucapnya.

BP Taskin akan kembali ke tiga wilayah tersebut untuk menindaklanjuti mendata masyarakat terdampak.

Tentu saja juga berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga lainnya, karena secara teknis bukan tugaa pihaknya, namun membantu pascabencana menjadi agenda BP Taskin. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius

16 Oktober 2026 - 21:21 WIB

KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

16 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

16 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG Batang Mencapai 717 Orang, SPPG Bawang Ditutup Permanen

16 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Baketrans Rumuskan Prioritas Kebijakan Transportasi Nasional

16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

15 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan

15 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Hingga September 2026, Jasa Raharja Salurkan Santunan Korban Kecelakaan Rp2,19 Triliun

15 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Momentum HUT Ke-56, INACA Ajak Semua Stakeholder Perkuat Industri Penerbangan

15 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Trending di BANDARA