
Wartatrans.com, JAKARTA – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) menunjukkan komitmen kemanusiaan untuk Indonesia melalui dukungan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur dengan menyediakan fasilitas terminal dan layanan operasional di Terminal Domestik Branch Jakarta IPCC.

Sebanyak 33.947 item bantuan logistik diberangkatkan oleh PMI melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Pelabuhan Labuan Bajo, NTT. Bantuan tersebut dikirim untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, khususnya selama berada di pengungsian dan masa tanggap darurat. Turut hadir dalam acara tersebut H. M. Jusuf Kalla selaku Ketua Umum PMI dan Bagus Dwipoyono selaku Direktur Operasi dan Teknik merangkap Plt. Direktur Utama IPCC serta para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, IPCC memberikan dukungan fasilitas di area dermaga serta layanan operasional dalam proses pemuatan (loading) bantuan kemanusiaan ke kapal.
Seluruh proses dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran operasional sesuai prosedur yang berlaku di terminal IPCC. H. M. Jusuf Kalla meninjau langsung proses pemuatan bantuan logistik PMI ke kapal di Pelabuhan Tanjung Priok sebelum diberangkatkan menuju Labuan Bajo.
Bantuan yang diberangkatkan PMI mencakup berbagai kebutuhan masyarakat terdampak yang terdiri dari kebutuhan sandang, kebutuhan perlengkapan ibadah, hunian darurat, penerangan dan kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan untuk kelompok rentan.
Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan secara bertahap untuk mendukung masyarakat terdampak gempa pada tujuh kabupaten di Flores, yakni Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Ngada, berdasarkan hasil asesmen serta kebutuhan dan prioritas masyarakat di masing-masing wilayah.
Kapal yang diberangkatkan dari dermaga Terminal Domestik IPCC juga membawa berbagai bantuan logistik dari sejumlah lembaga lain yang turut mendukung respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.
Kolaborasi tersebut mencerminkan sinergi antara lembaga kemanusiaan, pelaku industri kepelabuhanan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
Jusuf Kalla menyampaikan bahwa kecepatan dan ketepatan distribusi bantuan menjadi hal penting dalam penanganan bencana, sekaligus mengapresiasi masyarakat, mitra, dan berbagai lembaga yang telah bersama-sama mendukung bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, mitra, dan berbagai lembaga yang telah bersama-sama mendukung bantuan kemanusiaan ini. Penanganan bencana tidak dapat dilakukan sendiri. Kolaborasi sangat diperlukan agar bantuan dapat terkumpul, dikirimkan, dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucap Jusuf Kalla.
Bagus Dwipoyono menyampaikan bahwa dukungan IPCC dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membuka ruang kolaborasi dan memanfaatkan kapabilitas serta fasilitas kepelabuhanan yang dimiliki guna mendukung misi kemanusiaan.
“IPCC menyambut baik kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini melalui fasilitas dermaga dan dukungan layanan operasional yang kami miliki, IPCC berupaya memastikan proses pemuatan bantuan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sehingga bantuan dapat segera diberangkatkan menuju masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bagus.
Sebagai bagian dari Pelindo Group dan pengelola terminal kendaraan, IPCC senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pemanfaatan fasilitas dan kapabilitas perusahaan untuk mendukung kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(ahmad)




























