Menu

Mode Gelap
Prihatin atas Sejumlah Kecelakaan Kapal, DPP INSA: Keselamatan Tanggung Jawab Bersama KMP Bontang Ekspress II Kebakaran di Dermaga Lanal Banyuwangi, Tak Ada Korban Jiwa Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah Bumi Atsanti, Ruang Harmoni dan Kearifan Lokal Tumbuh di Tengah Sawah Borobudur Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

NASIONAL

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap

badge-check


 Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap Perbesar

Wartatrans com, JAKARTA – Dalam upaya mendukung keandalan prasarana jalan rel sekaligus keselamatan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan pengeceran balas jalan rel tahun 2026 di seluruh wilayah Daerah Operasi (DAOP) dan Divisi Regional (DIVRE) KAI. Pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap sepanjang tahun di berbagai wilayah Jawa dan Sumatra, menyesuaikan kebutuhan perawatan jalur rel di masing-masing wilayah.

Pengeceran balas merupakan proses menurunkan dan membagikan batu balas (ballast) secara merata di sepanjang jalur rel kereta api. Material ini berperan dalam menjaga kestabilan posisi rel dan bantalan, sehingga kondisi prasarana jalan rel dapat tetap terjaga untuk mendukung perjalanan kereta api yang aman dan andal. Meski berlangsung di balik aktivitas perjalanan kereta api sehari-hari, pekerjaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesiapan dan keandalan jalur rel.

VP of Commercial KAI Logistik, Ferdian Pardosi, menyampaikan bahwa perusahaan berfokus memastikan distribusi material berjalan tepat waktu dan efisien hingga ke titik-titik jalur yang membutuhkan perawatan. Menurutnya, ketepatan distribusi dan pelaksanaan di lapangan menjadi bagian penting dari kontribusi KAI Logistik dalam mendukung keberlangsungan operasional perkeretaapian. “Pekerjaan pengeceran balas merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api di wilayah operasi Jawa dan Sumatra. Kami berfokus memastikan distribusi material dan pelaksanaan operasional di lapangan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, serta sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan,” ujar Ferdian.

Hingga saat ini, realisasi fisik pengeceran balas telah mencapai sekitar 167 ribu m³ dari total estimasi 396 ribu m³. Pekerjaan terus dilakukan bertahap di berbagai Daop dan Divre sesuai kebutuhan perawatan jalur. “Capaian ini mencerminkan komitmen tim untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Kami akan terus menjaga ketepatan pelaksanaan agar kebutuhan perawatan jalur dapat terpenuhi dengan baik,” tambah Ferdian.

Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik juga menerapkan sistem pengawasan dan pemantauan untuk memastikan ketepatan volume serta mutu material sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan. Pengawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pekerjaan dan memastikan setiap tahapan pelaksanaan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas hasil pekerjaan, KAI Logistik memberikan jaminan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender setelah pekerjaan diserahterimakan. Jaminan tersebut menjadi bentuk upaya untuk memastikan hasil pekerjaan tetap terjaga dan dapat memberikan dukungan berkelanjutan terhadap keandalan prasarana jalan rel.

Melalui pekerjaan ini, KAI Logistik semakin memperkuat perannya sebagai mitra dalam ekosistem perkeretaapian nasional. Tidak hanya menghadirkan layanan logistik dan kargo terintegrasi, KAI Logistik juga turut mendukung tersedianya material perawatan yang dibutuhkan di berbagai wilayah, sehingga jalur rel dapat terus terjaga dan perjalanan kereta api dapat berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan.(ahmad)

Baca Lainnya

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Sinergi Galang Bantuan Bencana NTT

21 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

21 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Saiful Bahri Sulaiman Siap Maju diajang Mubes PP Taman Iskandar Muda

21 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Jateng Darurat Korupsi, Kali Ini Rektor Unsoed Kena OTT KPK

21 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT

21 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, Pelindo dan IHC Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Balita dan Lansia

21 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kemenhub Gelar Pelatihan ICAO GSI Angkatan KE-2 Bagi 16 Inspektur Penerbangan 6 Negara

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Ketua BFLF Dampingi Putri Pariwisata Aceh 2026 Raih Dukungan Forkopimda Lhokseumawe

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Hunian Manggarai Resmi Dibangun, Sediakan 3.784 Unit Rumah Terjangkau Terintegrasi Transportasi

21 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Trending di NASIONAL