Menu

Mode Gelap
KKP dan ITB Kembangkan Monitoring dan Konservasi Penyu Berbasis Semi-Digital di Sabu Raijua Rusun Menua, Jakarta Diuji Kelola Aset Hunian Triliunan Rupiah GIIAS 2026: China, Jepang, dan Eropa Berebut Panggung Otomotif Sumarjono Saragih Dorong Koperasi Karyawan Jadi Solusi Hadapi Jerat Pinjol Indahnya Beribadah di Masjid Geuchik Leumiek Perkembangan Seni Rupa Aceh Butuh Kolaborasi Semua Pihak, Seniman Besar Lahir dari Perjuangan panjang 

OTOMOTIF

GIIAS 2026: China, Jepang, dan Eropa Berebut Panggung Otomotif

badge-check


 Pembukaan pameran otomotif Perbesar

Pembukaan pameran otomotif

Wartatrans.com, JAKARTA –  GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung 30 Juli–9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, tidak lagi sekadar menjadi ajang pamer kendaraan baru untuk menggaet konsumennya.

Namun, kehadiran lebih dari 65 merek menunjukkan Indonesia semakin menjadi arena persaingan produsen otomotif global dalam memperebutkan pasar, teknologi, dan posisi strategis di Asia Tenggara.

Berbagai merek dari Jepang, China, Eropa, Korea Selatan, hingga negara lain hadir membawa strategi masing-masing.

Persaingan tersebut tidak hanya terjadi pada kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE), tetapi juga kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), kendaraan hybrid, dan plug-in hybrid (PHEV).

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Putu Juli Ardika mengatakan, peningkatan jumlah peserta menunjukkan tingginya kepercayaan pelaku industri terhadap prospek otomotif nasional.

“Semakin banyak merek kendaraan bermotor yang bergabung di GIIAS membuat informasi perkembangan industri yang disajikan jadi jauh lebih lengkap,” ujar Putu di Jakarta, sepekan sebelum perhelatan.

Menurutnya, kehadiran berbagai merek memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian penting dari rantai industri kendaraan masa depan.

Indonesia tidak hanya menjadi pasar konsumsi, tetapi mulai diperhitungkan sebagai basis pengembangan industri dan manufaktur.

Namun, kontribusi pameran terhadap pasar kendaraan perlu dilihat secara proporsional. Pameran dapat mempercepat keputusan pembelian konsumen, tetapi bukan faktor tunggal yang menentukan pertumbuhan penjualan nasional.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengatakan kondisi pasar kendaraan tetap dipengaruhi faktor ekonomi yang lebih luas.

“Pameran otomotif memang menjadi salah satu kanal penjualan yang penting, tetapi bukan penentu utama penjualan kendaraan nasional,” kata Yannes, Rabu (29/7/2026).

Dia bilang, daya beli masyarakat, kebijakan pemerintah, pembiayaan kendaraan, serta strategi harga produsen tetap menjadi faktor utama yang menentukan permintaan.

Fenomena tersebut membuat posisi Indonesia berbeda dibandingkan negara tetangga.

Thailand selama ini dikenal sebagai basis produksi dan ekspor otomotif terbesar di ASEAN, sedangkan Malaysia mengembangkan ekosistem kendaraan listrik melalui dukungan kebijakan industri nasional.

Indonesia memiliki kombinasi pasar domestik besar, pengembangan manufaktur, serta potensi rantai pasok kendaraan listrik berbasis sumber daya mineral.

“Faktor tersebut membuat produsen global melihat Indonesia sebagai lokasi strategis untuk memperluas pasar sekaligus membangun kapasitas produksi,” katanya.

Secara internasional, GIIAS juga semakin diperhitungkan. Organisasi Internasional Produsen Kendaraan Bermotor (OICA) mencatat sejak 2015 GIIAS telah menjadi lokasi lebih dari 400 peluncuran produk, termasuk 13 world premiere dan 10 Asian premiere.

Ini menunjukkan hawa GIIAS 2026 mencerminkan perubahan besar industri otomotif Indonesia.

Persaingan ke depan tidak hanya ditentukan siapa yang menjual kendaraan paling banyak, tetapi siapa yang mampu membangun ekosistem teknologi, manufaktur, dan rantai pasok paling kuat di kawasan ASEAN dalam jangka panjang. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Sumarjono Saragih Dorong Koperasi Karyawan Jadi Solusi Hadapi Jerat Pinjol

31 Juli 2026 - 06:53 WIB

Berkat Transformasi Danantara, Armada Citilink Bertambah jadi 43

30 Juli 2026 - 21:06 WIB

Berkat Program Upcycle Life Jacket, PELNI Sabet Anugerah ESG 2026

30 Juli 2026 - 17:03 WIB

InJourney Airports LC Perkuat Dukung Pengembangan SDM Industri Aviasi Bertaraf Global

30 Juli 2026 - 10:17 WIB

PTPN III Bersama Baharkam Polri Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Strategis

30 Juli 2026 - 07:54 WIB

Awarding PortPress 2026: Ajang Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

30 Juli 2026 - 05:47 WIB

Kartu Kredit Nirkontak Hadir di MRT, Jakarta Perkuat Transportasi Modern

30 Juli 2026 - 05:36 WIB

Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target

29 Juli 2026 - 22:36 WIB

Dirut PTP Nonpetikemas Sebut Pentingnya Penguatan Komunikasi Publik

29 Juli 2026 - 20:34 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan 73,7 Persen pada Juni 2026

29 Juli 2026 - 18:56 WIB

Trending di ANJUNGAN