Menu

Mode Gelap
Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat Kembang Api di Jembatan Esplanade, Singapura: Harapan Baru Menyambut 2026 Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana Sanggar Seni Surawisesa Gelar Diskusi Nasab Leluhur Awali Tahun 2026 KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun

PERON

Hadir untuk Generasi Sehat Bebas Stunting, KAI Daop 7 Madiun Beri Bantuan TJSL Rp 57,5 Juta

badge-check


					Hadir untuk Generasi Sehat Bebas Stunting, KAI Daop 7 Madiun Beri Bantuan TJSL Rp 57,5 Juta Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bertempat di Stasiun Babadan, Senin (29/12), KAI Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan asupan gizi senilai Rp57.500.000 untuk mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Madiun.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Tim TJSL KAI Daop 7 Madiun kepada Bupati Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun. Program ini dikemas dalam tajuk “KAI Sehat Sejahtera” sebagai wujud kepedulian KAI terhadap kesehatan dan kualitas tumbuh kembang anak-anak di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Bantuan TJSL tersebut difokuskan pada pemberian asupan gizi tambahan bagi anak-anak yang menjadi sasaran program penanganan stunting. Secara rinci, bantuan ini menyasar 250 anak yang tersebar di 30 desa lokus stunting pada 7 kecamatan di Kabupaten Madiun. Diharapkan, dukungan ini dapat membantu meningkatkan status gizi anak sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Bina Lingkungan KAI yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“KAI tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui Program Bina Lingkungan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masa depan anak-anak di Kabupaten Madiun, sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Tohari.

Lebih lanjut, Tohari menegaskan bahwa Program TJSL KAI merupakan bentuk tanggung jawab moral perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar jalur perkeretaapian.

Kehadiran KAI diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dan konektivitas, tetapi juga membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

KAI Catat Penjualan Tiket Nataru Capai 3,8 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 115 Persen

1 Januari 2026 - 17:49 WIB

Perjalanan KA Malam Tahun Baru Berjalan Lancar, Penambahan Berhenti di Stasiun Jatinegara Efektif

1 Januari 2026 - 16:51 WIB

KAI Services Siapkan 9 Dapur Produksi untuk Penuhi Kebutuhan Makanan Penumpang Saat Nataru

1 Januari 2026 - 15:47 WIB

Lebih dari 280 Ribu Pergerakan Penumpang, Daop 7 Madiun jadi Magnet Mobilitas Nataru

1 Januari 2026 - 15:38 WIB

Trending di PERON