Menu ✖

Mode Gelap
Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

PERON

Hadir untuk Generasi Sehat Bebas Stunting, KAI Daop 7 Madiun Beri Bantuan TJSL Rp 57,5 Juta

badge-check


 Hadir untuk Generasi Sehat Bebas Stunting, KAI Daop 7 Madiun Beri Bantuan TJSL Rp 57,5 Juta Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bertempat di Stasiun Babadan, Senin (29/12), KAI Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan asupan gizi senilai Rp57.500.000 untuk mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Madiun.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Tim TJSL KAI Daop 7 Madiun kepada Bupati Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun. Program ini dikemas dalam tajuk “KAI Sehat Sejahtera” sebagai wujud kepedulian KAI terhadap kesehatan dan kualitas tumbuh kembang anak-anak di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Bantuan TJSL tersebut difokuskan pada pemberian asupan gizi tambahan bagi anak-anak yang menjadi sasaran program penanganan stunting. Secara rinci, bantuan ini menyasar 250 anak yang tersebar di 30 desa lokus stunting pada 7 kecamatan di Kabupaten Madiun. Diharapkan, dukungan ini dapat membantu meningkatkan status gizi anak sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Bina Lingkungan KAI yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“KAI tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui Program Bina Lingkungan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masa depan anak-anak di Kabupaten Madiun, sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Tohari.

Lebih lanjut, Tohari menegaskan bahwa Program TJSL KAI merupakan bentuk tanggung jawab moral perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar jalur perkeretaapian.

Kehadiran KAI diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dan konektivitas, tetapi juga membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta

8 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT

8 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Perlintasan Tak Dijaga Dominasi Kecelakaan, KAI Perkuat Keselamatan

8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Kereta Petani dan Pedagang Layani 42,3 Ribu Pengguna di Lintas Merak–Rangkasbitung

8 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026

8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen

8 Oktober 2026 - 06:07 WIB

KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik

7 Oktober 2026 - 23:37 WIB

B50 Jadi Program Utama KAI, Target Pangkas Emisi 133.676 Ton CO₂e

7 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Penumpang Mancanegara KA Pangrango-Siliwangi Naik 17,17 Persen

7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

KAI Commuter Targetkan Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober

7 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Trending di PERON