Menu

Mode Gelap
Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat Pelayanan & Pengamanan Penumpang Kapal Kepulauan Seribu di Dermaga Muara Angke KAI Daop 7 Madiun Ganti Rangkaian Bangunkarta dan Singasari dengan Stainless Steel New Generation mulai 15 April KAI Layani 4,65 Juta Pelanggan PSO pada Triwulan I 2026, Naik 13,91 Persen Liburan Hemat dari Jakarta ke Purwakarta Mulai Rp8.000, Perjalanan Singkat dengan KRL dan KA Lokal ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka, Tetap Jaga Kelancaran Layanan Operasional

Uncategorized

Harga Telur di Pasar Bekasi Naik Jelang Imlek dan Ramadan

badge-check


 Harga Telur di Pasar Bekasi Naik Jelang Imlek dan Ramadan Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Baru Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah telur ayam, seiring meningkatnya permintaan menjelang libur Hari Raya Imlek dan memasuki bulan suci Ramadan.

Pedagang telur di Pasar Baru Bekasi, Niko, mengatakan harga telur ayam ras saat ini berada di kisaran Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar Rp27.000 hingga Rp28.000 per kilogram.

“Beberapa hari terakhir memang sudah naik. Sekarang di kisaran Rp29.000 sampai Rp30.000 per kilo, tergantung kualitas telurnya,” ujar Niko, Rabu (5/2/2026).

Meski harga mengalami kenaikan, Niko memastikan ketersediaan telur di Pasar Baru Bekasi masih dalam kondisi aman. Bahkan, permintaan cenderung meningkat karena kebutuhan masyarakat yang bertambah menjelang hari besar keagamaan.

“Stok sejauh ini aman, malah pembelian meningkat karena sudah mau Imlek dan sebentar lagi Ramadan. Tapi tidak menutup kemungkinan harga masih bisa naik lagi,” katanya.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada telur ayam ras. Telur bebek juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp2.500 per butir menjadi Rp3.000 per butir. Sementara itu, harga telur puyuh naik dari Rp34.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Adapun harga telur ayam kampung masih terpantau stabil di kisaran Rp2.500 per butir.

Di sisi lain, pembeli mengaku telah merasakan
kenaikan harga telur sejak beberapa hari terakhir. Lena, salah seorang pembeli, mengatakan kenaikan tersebut belum terlalu memberatkan meski sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga ikut mengalami penyesuaian harga.

“Sudah naik beberapa hari ini, tapi masih bisa diterima. Soalnya telur memang kebutuhan sehari-hari, jadi tetap beli seperti biasa,” ujar Lena.

Para pedagang dan pembeli berharap pemerintah dapat terus melakukan pemantauan harga dan menjaga stabilitas pasokan bahan pokok, khususnya menjelang periode hari besar keagamaan, agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Marcell Darwin Ungkap Adegan Paling Menguras Emosi di Film Dalam Sujudku

12 April 2026 - 10:56 WIB

Presiden Prabowo Mengaku Tengah Membentuk Perusahaan Sedan Listrik 

9 April 2026 - 18:04 WIB

Sajak-Sajak Pulo Lasman Simanjuntak 

9 April 2026 - 17:43 WIB

Pelukis Cilik Jakarta Siap Gelar Pameran, Terinspirasi Vincent van Gogh

9 April 2026 - 07:12 WIB

Amdal di Persimpangan Ilmu, Hukum, dan Praktik

8 April 2026 - 17:52 WIB

Jejak Kreatif Maryoko Aiko Atmodiningrat, dari Majalah Remaja hingga Dunia Periklanan

8 April 2026 - 08:13 WIB

Sulaiman Juned Akan Bahas Keaktoran dan Puisi di Workshop UNJA

8 April 2026 - 06:47 WIB

Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

7 April 2026 - 15:25 WIB

DAMRI Dukung Pemulangan Santri Pasca Idul Fitri 1447 H, Fasilitasi Perjalanan Aman dan Nyaman dari Jepara ke Berbagai Pesantren

7 April 2026 - 14:16 WIB

Trending di Uncategorized