Menu ✖

Mode Gelap
KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

Uncategorized

Lebih 890 Ribu Pelanggan Gunakan Face Recognition KAI Sepanjang Januari 2026: Efisiensi Layanan dan Keberlanjutan

badge-check


 Lebih 890 Ribu Pelanggan Gunakan Face Recognition KAI Sepanjang Januari 2026: Efisiensi Layanan dan Keberlanjutan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 890.165 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) memanfaatkan layanan face recognition selama Januari 2026. Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perjalanan yang praktis, cepat, dan nyaman di tengah tingginya mobilitas.

Layanan face recognition saat ini telah tersedia di 22 stasiun, yakni Stasiun Bandung, Bekasi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Gambir, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Medan, Malang, Madiun, Pekalongan, Pasarsenen, Purwokerto, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Solo Balapan, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, dan Yogyakarta.

Melalui fasilitas tersebut, pelanggan dapat melakukan proses boarding tanpa perlu menunjukkan tiket cetak maupun dokumen identitas secara manual. Verifikasi identitas dilakukan secara digital sehingga proses boarding menjadi lebih cepat dan antrean dapat ditekan.

Dari sisi pelanggan, pemanfaatan face recognition menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih sederhana dan efisien. Waktu tunggu di area boarding menjadi lebih singkat, sehingga suasana perjalanan terasa lebih tertib dan nyaman.

Selain meningkatkan kenyamanan pelanggan, layanan ini juga berdampak pada efisiensi pengelolaan sumber daya perusahaan. Boarding tanpa tiket cetak mengurangi penggunaan kertas.

Dengan asumsi satu roll kertas sepanjang 7.200 cm dapat mencetak sekitar 400 tiket dengan harga Rp14.765 per roll, maka biaya pencetakan setara sekitar Rp37 per tiket. Berdasarkan perhitungan tersebut, penggunaan face recognition oleh 890.165 pelanggan selama Januari 2026 berpotensi menghemat biaya pencetakan tiket hingga sekitar Rp32,9 juta.

Efisiensi tersebut sejalan dengan upaya KAI dalam mengelola operasional secara lebih efektif dan bertanggung jawab. Pengurangan penggunaan kertas juga berkontribusi pada penurunan kebutuhan bahan baku serta distribusi logistik, sehingga mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengembangan layanan face recognition berangkat dari kebutuhan pelanggan akan layanan yang semakin praktis dan nyaman.

“Bagi pelanggan, face recognition memberikan kemudahan karena proses boarding menjadi lebih cepat dan sederhana. Dari sisi KAI, layanan ini membantu kami menjaga kelancaran operasional sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan,” ujar Anne.

Anne menambahkan, menjelang masa mudik Lebaran, pemanfaatan face recognition akan semakin membantu pelanggan dalam mengoptimalkan waktu perjalanan.

“Kami mengajak pelanggan untuk memanfaatkan fasilitas ini agar proses boarding berjalan lebih lancar dan perjalanan dapat dinikmati dengan lebih nyaman,” katanya.

Ke depan, KAI menegaskan akan terus mengembangkan layanan digital yang berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, efisiensi operasional, serta keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 22:25 WIB

Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah

21 September 2026 - 21:53 WIB

Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun

21 September 2026 - 21:47 WIB

Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan

21 September 2026 - 20:27 WIB

Sanfest 2026: Ketika Santri Menggerakkan Ayat Al-Qur’an Melalui Film

21 September 2026 - 19:30 WIB

Menteri PU Pastikan Daerah Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Sudah Tidak Terisolir Lagi

21 September 2026 - 18:18 WIB

Pegayon Angkat Motif Pepir Gayo, Forum Budaya Disiapkan untuk Hidupkan Seni di Kem Seni Antara

20 September 2026 - 15:47 WIB

Trending di Uncategorized