Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

Uncategorized

Lebih 890 Ribu Pelanggan Gunakan Face Recognition KAI Sepanjang Januari 2026: Efisiensi Layanan dan Keberlanjutan

badge-check


 Lebih 890 Ribu Pelanggan Gunakan Face Recognition KAI Sepanjang Januari 2026: Efisiensi Layanan dan Keberlanjutan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 890.165 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) memanfaatkan layanan face recognition selama Januari 2026. Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perjalanan yang praktis, cepat, dan nyaman di tengah tingginya mobilitas.

Layanan face recognition saat ini telah tersedia di 22 stasiun, yakni Stasiun Bandung, Bekasi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Gambir, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Medan, Malang, Madiun, Pekalongan, Pasarsenen, Purwokerto, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Solo Balapan, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, dan Yogyakarta.

Melalui fasilitas tersebut, pelanggan dapat melakukan proses boarding tanpa perlu menunjukkan tiket cetak maupun dokumen identitas secara manual. Verifikasi identitas dilakukan secara digital sehingga proses boarding menjadi lebih cepat dan antrean dapat ditekan.

Dari sisi pelanggan, pemanfaatan face recognition menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih sederhana dan efisien. Waktu tunggu di area boarding menjadi lebih singkat, sehingga suasana perjalanan terasa lebih tertib dan nyaman.

Selain meningkatkan kenyamanan pelanggan, layanan ini juga berdampak pada efisiensi pengelolaan sumber daya perusahaan. Boarding tanpa tiket cetak mengurangi penggunaan kertas.

Dengan asumsi satu roll kertas sepanjang 7.200 cm dapat mencetak sekitar 400 tiket dengan harga Rp14.765 per roll, maka biaya pencetakan setara sekitar Rp37 per tiket. Berdasarkan perhitungan tersebut, penggunaan face recognition oleh 890.165 pelanggan selama Januari 2026 berpotensi menghemat biaya pencetakan tiket hingga sekitar Rp32,9 juta.

Efisiensi tersebut sejalan dengan upaya KAI dalam mengelola operasional secara lebih efektif dan bertanggung jawab. Pengurangan penggunaan kertas juga berkontribusi pada penurunan kebutuhan bahan baku serta distribusi logistik, sehingga mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengembangan layanan face recognition berangkat dari kebutuhan pelanggan akan layanan yang semakin praktis dan nyaman.

“Bagi pelanggan, face recognition memberikan kemudahan karena proses boarding menjadi lebih cepat dan sederhana. Dari sisi KAI, layanan ini membantu kami menjaga kelancaran operasional sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan,” ujar Anne.

Anne menambahkan, menjelang masa mudik Lebaran, pemanfaatan face recognition akan semakin membantu pelanggan dalam mengoptimalkan waktu perjalanan.

“Kami mengajak pelanggan untuk memanfaatkan fasilitas ini agar proses boarding berjalan lebih lancar dan perjalanan dapat dinikmati dengan lebih nyaman,” katanya.

Ke depan, KAI menegaskan akan terus mengembangkan layanan digital yang berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, efisiensi operasional, serta keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SBY Cup 2026 Berakhir Sukses, LavAni Meraih Juara dan Empat Penghargaan Individual

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Kartunis Imam Yunni Akan Meriahkan Pameran JAKARTUN

16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Tim G-PEAT Pertanian UNRI Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Internasional Malaysia

16 Mei 2026 - 16:54 WIB

Babak Penyisihan SBY Cup 2026 Berakhir Seru, Siapa Semi Finalis?

16 Mei 2026 - 07:21 WIB

UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Taruna Bhakti, Dorong Siswa Jadi Influencer Budaya Lokal

15 Mei 2026 - 13:06 WIB

Diundang Wapres dan Tawaran Beasiswa ke China Buat Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar

15 Mei 2026 - 11:25 WIB

Catatan H. Erick Teguh M: Sarapan Pagi di Capitol Kopitiam, Kuala Lumpur

14 Mei 2026 - 10:39 WIB

Forum Kritik Seni Jakarta Soroti Tantangan Kritik Seni di Era Digital

13 Mei 2026 - 14:22 WIB

Iwan Piliang: Kartun Menjadi Arsip Sosial dan Bahasa Visual Perkotaan dalam JAKARTUN

12 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kartun Tidak Harus Lucu (Mengenang Kartunis Rosyid)

8 Mei 2026 - 00:15 WIB

Trending di PERISTIWA