Menu

Mode Gelap
KAI Commuter Uji Coba Teknologi Penghilang Bau di KRL, Penumpang Jadi Lebih Nyaman Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan Lion Parcel Hadir di Marketplace Toco, Pengiriman jadi Lebih Fleksibel PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon Perkuat Peran dalam Rantai Logistik KAI Siapkan Travelator Ber-AC untuk Integrasi Stasiun Karet dan BNI City Integrasi Stasiun Karet-BNI City Ditargetkan Beroperasi 28 September 2026, Penumpang KRL Akan Dialihkan

Uncategorized

Harga Telur di Pasar Bekasi Naik Jelang Imlek dan Ramadan

badge-check


 Harga Telur di Pasar Bekasi Naik Jelang Imlek dan Ramadan Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Baru Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah telur ayam, seiring meningkatnya permintaan menjelang libur Hari Raya Imlek dan memasuki bulan suci Ramadan.

Pedagang telur di Pasar Baru Bekasi, Niko, mengatakan harga telur ayam ras saat ini berada di kisaran Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar Rp27.000 hingga Rp28.000 per kilogram.

“Beberapa hari terakhir memang sudah naik. Sekarang di kisaran Rp29.000 sampai Rp30.000 per kilo, tergantung kualitas telurnya,” ujar Niko, Rabu (5/2/2026).

Meski harga mengalami kenaikan, Niko memastikan ketersediaan telur di Pasar Baru Bekasi masih dalam kondisi aman. Bahkan, permintaan cenderung meningkat karena kebutuhan masyarakat yang bertambah menjelang hari besar keagamaan.

“Stok sejauh ini aman, malah pembelian meningkat karena sudah mau Imlek dan sebentar lagi Ramadan. Tapi tidak menutup kemungkinan harga masih bisa naik lagi,” katanya.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada telur ayam ras. Telur bebek juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp2.500 per butir menjadi Rp3.000 per butir. Sementara itu, harga telur puyuh naik dari Rp34.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Adapun harga telur ayam kampung masih terpantau stabil di kisaran Rp2.500 per butir.

Di sisi lain, pembeli mengaku telah merasakan
kenaikan harga telur sejak beberapa hari terakhir. Lena, salah seorang pembeli, mengatakan kenaikan tersebut belum terlalu memberatkan meski sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga ikut mengalami penyesuaian harga.

“Sudah naik beberapa hari ini, tapi masih bisa diterima. Soalnya telur memang kebutuhan sehari-hari, jadi tetap beli seperti biasa,” ujar Lena.

Para pedagang dan pembeli berharap pemerintah dapat terus melakukan pemantauan harga dan menjaga stabilitas pasokan bahan pokok, khususnya menjelang periode hari besar keagamaan, agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TMI Aceh dan PT Bio Energy Rimba Tinjau Pembibitan Kopi CV A Tiga Nursery, Perkuat Program Penghijauan dan Pemberdayaan Petani

10 Juli 2026 - 03:49 WIB

KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas

8 Juli 2026 - 14:59 WIB

Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik Dinilai Belum Berpihak pada Transportasi Massal

30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Akhirnya Dunia Usaha Ekonomi Kreatif Cilacap Punya Payung Hukum

29 Juni 2026 - 13:10 WIB

Lima Hari Terkatung di Jalan, Penumpang Bus Putra Pelangi Keluhkan Armada Sering Mogok 

29 Juni 2026 - 13:03 WIB

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

28 Juni 2026 - 22:33 WIB

Alwashliyah Gandeng ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, MoU Disiapkan di Muktamar XXIII

27 Juni 2026 - 10:15 WIB

Tiket Diskon Kereta 30 Persen Masih Tersedia, KAI Ajak Masyarakat Manfaatkan Libur Sekolah

27 Juni 2026 - 04:56 WIB

Ketua Kurator PPN XIV Salman Yoga Usulkan Didong Gayo Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

26 Juni 2026 - 01:53 WIB

KA Siliwangi Makin Diminati, Angkut 680 Ribu Penumpang dalam Lima Bulan dengan Tarif Mulai Rp2.000

25 Juni 2026 - 22:48 WIB

Trending di Uncategorized