Menu

Mode Gelap
Catatan Halimah Munawir: Dari Obrolan Ringan ke Perpustakaan Alexandria DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Apresiasi Bantuan Sapi Meugang Presiden dan Gubernur Aceh KAI Daop 7 Madiun All Out di “Weekend Asyik” Magetan, Hadirkan Promo Tiket dan Edukasi Keselamatan Rumah Budaya HMA Terima Kunjungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir, Dorong Kolaborasi Sastra dan Budaya Indonesia–Mesir Korhudas-Peusangan dan Kokowa Gayo Hadir untuk Anak-Anak Kala Segi Mudahkan Manasik Jemaah Haji Aceh, Wamenhaj Resmikan Pesawat Hibah Garuda

PERISTIWA

Hujan Tak Surutkan Antusiasme, 668 Peserta Ikuti Audisi The Icon Indonesia di Makassar

badge-check


 Hujan Tak Surutkan Antusiasme, 668 Peserta Ikuti Audisi The Icon Indonesia di Makassar Perbesar

Wartatrans.com, MAKASAR — Hujan deras yang mengguyur Makassar sejak pagi tak menghalangi langkah ratusan anak muda berbakat untuk unjuk suara. Sebanyak 668 peserta memadati Universitas Negeri Makassar, Minggu, 1 Februari 2026, mengikuti audisi offline ajang pencarian bakat tarik suara terbaru SCTV, The Icon Indonesia.

Makassar menjadi kota kedua dalam rangkaian seleksi nasional. Jumlah peserta melampaui perkiraan panitia. Mereka datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan sekitarnya, bertahan hingga audisi usai meski cuaca tak bersahabat.

Juri tamu Betrand Putra Onsu menilai kualitas vokal peserta Makassar cukup menonjol. Ia menyebut banyak talenta dengan karakter suara kuat yang selama ini belum mendapat ruang di industri musik arus utama.

“Banyak penyanyi dengan kualitas suara bagus yang mungkin belum terekspos media,” kata Betrand. Ia mengaku menikmati proses audisi karena dapat berinteraksi langsung dengan para peserta. “Bisa duet langsung dengan anak-anak muda berbakat jadi pengalaman yang menyenangkan,” ujarnya.

Betrand Putra Onsu hadir sebagai juri tamu dalam audisi The Icon Indonesia di Kota Makassar.

The Icon Indonesia terbuka bagi solois pria dan wanita berusia 14 hingga 25 tahun, memiliki kemampuan bernyanyi pop, serta tidak terikat kontrak dengan label rekaman. Ajang ini dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk menampilkan karakter vokal dan kesiapan memasuki industri musik secara profesional.

General Manager Acquisition SCTV Adrian Prambudi mengatakan Makassar menunjukkan respons luar biasa dibandingkan kota lain. “Meski hujan deras, antusiasme peserta sangat tinggi dan jumlahnya melebihi ekspektasi kami,” kata Adrian. Menurut dia, talenta Makassar unggul dari sisi kualitas suara, penampilan, hingga kepercayaan diri.

Adrian menambahkan, The Icon Indonesia akan menghadirkan konsep berbeda dari kompetisi serupa. “Akan ada twist. Peserta tidak hanya tampil solo, tetapi juga berduet dan berduel,” ujarnya.

Rangkaian audisi offline The Icon Indonesia selanjutnya akan digelar di Bandung pada 8 Februari 2026 di Universitas Widyatama sebelum seleksi nasional ditutup.*** (Buyil)

Betrand Putra Onsu memberikan motivasi serta kesempatan berduet kepada para peserta sebelum menyampaikan penilaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Apresiasi Bantuan Sapi Meugang Presiden dan Gubernur Aceh

15 Februari 2026 - 23:10 WIB

Rumah Budaya HMA Terima Kunjungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir, Dorong Kolaborasi Sastra dan Budaya Indonesia–Mesir

15 Februari 2026 - 20:59 WIB

Herty Purba Produksi Film Perdana Heart Pictures, Jadi Sarana Pembelajaran Industri Film

15 Februari 2026 - 15:43 WIB

Ikaputri, Ketika Kembali Bercahaya 

15 Februari 2026 - 15:37 WIB

SBY Art Community Sukses Menggelar Road Show Seni di Tiga Kota Jawa

15 Februari 2026 - 06:59 WIB

Trending di RAGAM