Menu

Mode Gelap
Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

BANDARA

Ini Kesiapan InJourney Airports di 37 Bandara Jelang Libur Nataru

badge-check


 Salah satu bandara InJourney Airports Perbesar

Salah satu bandara InJourney Airports

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan 37 bandara dalam melayani masyarakat pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Persiapan yang telah dilakukan mencakup operasional terpadu, kesiapan fasilitas, pengerahan personel, hingga dukungan sistem teknologi informasi.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyampaikan, seluruh bandara akan didukung Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026.

“Kami tengah melakukan persiapan untuk mengoperasikan posko terpadu di kantor pusat InJourney Airports, serta di 6 kantor regional dan 37 bandara selama 18 hari, rencananya mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026,” jelas Pahlevi, Senin (17/11/2025).

Melalui berbagai persiapan yang matang, InJourney Airports akan terus memastikan kelancaran operasional dan pelayanan bandara selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, termasuk saat puncak arus keberangkatan penumpang pesawat udara yang diperkirakan pada 20 – 21 Desember 2025.

Sedangkan arus balik Libur Nataru diperkirakan terjadi pada tanggal 3-4 Januari 2026.

Perseroan mencatat prediksi arus pergerakan penumpang selama periode Libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026  sebesar 9.035.958 penumpang atau tumbuh 3,8%.

Posko terpadu bandara menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan, yakni InJourney Airports sebagai operator bandara, Kantor Otoritas Bandara.

Begitu juga maskapai penerbangan, operator ground handling, TNI, Polri, BMKG, AirNav Indonesia, Kementerian Kesehatan dan stakeholders lainnya untuk memastikan kelancaran operasional bandara dan pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, InJourney Airports telah memastikan kesiapan fasilitas dan personel bandara.

“Seluruh prosedur dan protokol terus dijalankan untuk memastikan kesiapan fasilitas operasi dan pelayanan bandara, baik di sisi udara (air side) seperti runway, taxiway, apron maupun di sisi darat (land side) seperti terminal penumpang pesawat dan terminal kargo,” ungkapnya.

Terkait personel, InJourney Airports menyiagakan sekitar total 16.000 di seluruh bandara untuk mendukung keselamatan, keamanan dan pelayanan.

“Aspek keamanan didukung TNI dan Polri, selain Aviation Security. Sementara untuk pelayanan terdapat personel customer service, digital service hingga golfcar assistant di sejumlah bandara. Personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dipastikan selalu siaga,” urai dia.

Sistem Teknologi Informasi

InJourney Airports kata Pahlevi, juga memastikan kesiapan fasilitas sistem teknologi informasi sebagai salah satu kunci kelancaran operasi dan layanan di bandara-bandara InJourney Airports.

Adapun operasional sejumlah bandara di bawah InJourney Airports didukung sejumlah fasilitas yang dilengkapi teknologi terkini, antara lain Airports Operation Control Center (AOCC) untuk mengetahui kondisi real-time operasional bandara dan optimalisasi fasilitas dengan prosedur pre-operation, in-operation dan post-operation.

Lalu, Terminal Operation Control (TOC) sebagai pusat informasi dan komando di area terminal bandara, dan sistem Management Operation Based on Traffic (MOT).

“Sistem MOT yang dimiliki InJourney Airports dapat memprediksi pergerakan penumpang dan merekomendasikan jumlah fasilitas serta SDM yang diperlukan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan lancar dan baik serta sesuai standar kepada pengguna jasa bandara,” ujarnya.

InJourney Airports saat ini juga mempersiapkan seluruh bandara yang dikelolanya untuk dapat siaga 24 jam sesuai kebutuhan maskapai.

Seluruh bandara disiagakan operasi 24 jam sesuai kebutuhan maskapai.

Apabila ada maskapai yang akan mengoperasikan penerbangan di luar dari jam operasi atau operating hour suatu bandara, maka bandara akan menyesuaikan untuk dapat melayani penerbangan di jam yang dibutuhkan maskapai.

“Slot time yang ada di setiap bandara akan dioptimalkan untuk mengakomodir kebutuhan perjalanan udara masyarakat,” kata Pahlevi.

InJourney Airports saat ini mengelola 37 bandara, dan 5 bandara yang diprediksi tersibuk saat periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 adalah Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Sultan Hasanuddin Makassar, Kualanamu Deli Serdang dan Juanda Surabaya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Sukses Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026

1 April 2026 - 18:49 WIB

Jamaah Umrah Lhokseumawe Berangkat ke Madinah, Skema Kemudahan Biaya Jadi Sorotan

1 April 2026 - 15:14 WIB

Ini 5 Indikator Kesuksesan Angleb di Bandara InJourney Airports

30 Maret 2026 - 19:00 WIB

Layani 8,8 Juta Penumpang, Angleb Sukses di Seluruh Bandara InJourney Airports

30 Maret 2026 - 18:51 WIB

Menhub Dudy Apresiasi Sinergi dan Kerja Keras Semua Pihak Sukseskan Angleb

30 Maret 2026 - 17:22 WIB

Pemudik Lebaran Tembus 147, 55 Juta, Menhub Dudy: Lebih Tinggi dari Prediksi

30 Maret 2026 - 13:22 WIB

Puncak Arus Balik Libur Lebaran, InJourney Airports Prediksi Layani 578.311 Penumpang Hari ini

28 Maret 2026 - 12:32 WIB

Penerbangan Arus Balik Libur Lebaran Terus Meningkat, InJourney Airports dan Maskapai Siapkan Extra Flight

25 Maret 2026 - 18:53 WIB

Kemenhub Pertimbangkan Penyesuaian Fuel Surcharge dan Tarif Batas Atas Penerbangan

25 Maret 2026 - 18:25 WIB

INACA Nilai Angkutan Penerbangan Mudik Lebaran Sukses dan Minta Penyesuaian Fuel Surcharge

25 Maret 2026 - 14:47 WIB

Trending di BANDARA