Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

BANDARA

Ini Kesiapan InJourney Airports di 37 Bandara Jelang Libur Nataru

badge-check


 Salah satu bandara InJourney Airports Perbesar

Salah satu bandara InJourney Airports

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan 37 bandara dalam melayani masyarakat pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Persiapan yang telah dilakukan mencakup operasional terpadu, kesiapan fasilitas, pengerahan personel, hingga dukungan sistem teknologi informasi.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyampaikan, seluruh bandara akan didukung Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026.

“Kami tengah melakukan persiapan untuk mengoperasikan posko terpadu di kantor pusat InJourney Airports, serta di 6 kantor regional dan 37 bandara selama 18 hari, rencananya mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026,” jelas Pahlevi, Senin (17/11/2025).

Melalui berbagai persiapan yang matang, InJourney Airports akan terus memastikan kelancaran operasional dan pelayanan bandara selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, termasuk saat puncak arus keberangkatan penumpang pesawat udara yang diperkirakan pada 20 – 21 Desember 2025.

Sedangkan arus balik Libur Nataru diperkirakan terjadi pada tanggal 3-4 Januari 2026.

Perseroan mencatat prediksi arus pergerakan penumpang selama periode Libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026  sebesar 9.035.958 penumpang atau tumbuh 3,8%.

Posko terpadu bandara menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan, yakni InJourney Airports sebagai operator bandara, Kantor Otoritas Bandara.

Begitu juga maskapai penerbangan, operator ground handling, TNI, Polri, BMKG, AirNav Indonesia, Kementerian Kesehatan dan stakeholders lainnya untuk memastikan kelancaran operasional bandara dan pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, InJourney Airports telah memastikan kesiapan fasilitas dan personel bandara.

“Seluruh prosedur dan protokol terus dijalankan untuk memastikan kesiapan fasilitas operasi dan pelayanan bandara, baik di sisi udara (air side) seperti runway, taxiway, apron maupun di sisi darat (land side) seperti terminal penumpang pesawat dan terminal kargo,” ungkapnya.

Terkait personel, InJourney Airports menyiagakan sekitar total 16.000 di seluruh bandara untuk mendukung keselamatan, keamanan dan pelayanan.

“Aspek keamanan didukung TNI dan Polri, selain Aviation Security. Sementara untuk pelayanan terdapat personel customer service, digital service hingga golfcar assistant di sejumlah bandara. Personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dipastikan selalu siaga,” urai dia.

Sistem Teknologi Informasi

InJourney Airports kata Pahlevi, juga memastikan kesiapan fasilitas sistem teknologi informasi sebagai salah satu kunci kelancaran operasi dan layanan di bandara-bandara InJourney Airports.

Adapun operasional sejumlah bandara di bawah InJourney Airports didukung sejumlah fasilitas yang dilengkapi teknologi terkini, antara lain Airports Operation Control Center (AOCC) untuk mengetahui kondisi real-time operasional bandara dan optimalisasi fasilitas dengan prosedur pre-operation, in-operation dan post-operation.

Lalu, Terminal Operation Control (TOC) sebagai pusat informasi dan komando di area terminal bandara, dan sistem Management Operation Based on Traffic (MOT).

“Sistem MOT yang dimiliki InJourney Airports dapat memprediksi pergerakan penumpang dan merekomendasikan jumlah fasilitas serta SDM yang diperlukan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan lancar dan baik serta sesuai standar kepada pengguna jasa bandara,” ujarnya.

InJourney Airports saat ini juga mempersiapkan seluruh bandara yang dikelolanya untuk dapat siaga 24 jam sesuai kebutuhan maskapai.

Seluruh bandara disiagakan operasi 24 jam sesuai kebutuhan maskapai.

Apabila ada maskapai yang akan mengoperasikan penerbangan di luar dari jam operasi atau operating hour suatu bandara, maka bandara akan menyesuaikan untuk dapat melayani penerbangan di jam yang dibutuhkan maskapai.

“Slot time yang ada di setiap bandara akan dioptimalkan untuk mengakomodir kebutuhan perjalanan udara masyarakat,” kata Pahlevi.

InJourney Airports saat ini mengelola 37 bandara, dan 5 bandara yang diprediksi tersibuk saat periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 adalah Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Sultan Hasanuddin Makassar, Kualanamu Deli Serdang dan Juanda Surabaya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports

16 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

16 Agustus 2026 - 14:08 WIB

5 Bandara Terdampak Gempa di Kepulauan Flores NTT

15 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Rute Bali-Bandung-Bali Banjir Penumpang

14 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Pesawat Boeing 737-800

13 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Manfaatkan AI, INACA dan KIU Sosialisasi Solusi Mudah Penanganan Penumpang

13 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Trending di BANDARA