Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

EKOBIS

Manfaatkan AI, INACA dan KIU Sosialisasi Solusi Mudah Penanganan Penumpang

badge-check


 INACA dan KIU System Solution Perbesar

INACA dan KIU System Solution

Wartatrans.com, JAKARTA – Penanganan Penumpang seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi maskapai penerbangan.

Hal tersebut berkaitan dengan jumlah perjalanan serta penumpang yang besar dan beraneka ragam latar belakangnya, kompleksitas penanganan operasional penerbangan mulai dari sisi keselamatan dan  keamanan, hingga kompleksitas bisnis industri penerbangan itu sendiri.

Penanganan penumpang yang tidak efektif dan tidak efisien dapat menyebabkan hal serius bagi maskapai penerbangan.

Tetapi di sisi lain, penanganan penumpang yang efektif dan efisien dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan operasional penerbangan, meningkatkan kenyamanan penumpang dan pada akhirnya meningkatkan bisnis maskapai penerbangan serta stakeholder lain yang terhubung.

Terkait hal tersebut, INACA bekerjasama dengan KIU System Solutions sosialisasi terkait penanganan penumpang yang lebih efektif dan efisien.

Sosialisasi dibuka Sekjen INACA Bayu Sutanto, diikuti maskapai penerbangan berjadwal anggota INACA yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, Indonesia AirAsia, TransNusa, Sriwijaya Air, NAM Air serta BBN Airlines di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Menurut Bayu, sistem penanganan penumpang yang disosialisasikan adalah sistem digital holistik untuk penerbangan komersial modern, yang menghubungkan alur secara lancar mulai dari pemesanan hingga penyelesaian di perhitungan akuntansi maskapai.

“Beberapa contoh di antaranya yakni
Passenger Service System komprehensif (KIU PSS & DCS) yang terintegrasi penuh dengan Departure Control System (DCS) bawaan, mesin e-commerce, kapabilitas seluler, serta modul khusus seperti KIU Allotment Manager untuk menangani perjanjian operator tur yang kompleks,” urainya.

Asisten perjalanan berbasis Generative AI yang canggih (KIUT AI Concierge), di mana sistem ini mampu menangani volume transaksi yang sangat besar, memahami emosi dan preferensi pengguna dalam lebih dari 75 bahasa, serta beroperasi langsung di saluran komunikasi aktif penumpang (WhatsApp, Telegram, dan Web Messenger).

Sistem ini mendorong penjualan langsung berkonversi tinggi, upselling otomatis, dan menangani proses rebooking akibat gangguan penerbangan (IROPS) secara otomatis dalam hitungan detik tanpa campur tangan manusia.

Saat transaksi diselesaikan, menurutnya, pelanggan atau melalui KIUT AI Concierge, KIU Admin secara instan menerbitkan dokumen elektronik (Electronic Miscellaneous Documents/EMD), mengotomatiskan rekonsiliasi, memicu audit penjualan otomatis untuk melindungi dari kekurangan tagihan agen (under-collection), dan menghasilkan metrik Daily Flown Revenue saat penerbangan ditutup.

“Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan maskapai penerbangan anggota INACA terhadap kenyamanan penumpang, meningkatkan keselamatan dan keamanan operasional penerbangan serta bisnis maskapai penerbangan,” ujar Bayu.

KIU System Solutions merupakan perusahaan yang berbasis di Uruguay untuk mengembangkan teknologi penerbangan.

KIU System Solutions didirikan para veteran industri penerbangan dan memegang prinsip “Airliners building for Airliners” di mana 90% timnya merupakan insan penerbangan sehingga memastikan solusi secara langsung dalam menyelesaikan tantangan operasional nyata yang dihadapi tim komersial, digital, dan operasional darat (ground ops) maskapai penerbangan.

Dibangun dari awal sebagai ekosistem cloud-native yang lincah dan dihosting di Amazon Web Services (AWS).

Saat ini, KIU adalah mitra strategis resmi Asosiasi Maskapai Penerbangan Internasional (IATA) yang membentuk evolusi industri menuju sistem terpadu “Offers and Orders”.

KUI saat ini mempunyai afiliasi dengan lebih dari 79 maskapai penerbangan di lebih dari 36 negara dengan jaringan 14 kantor internasional.

Selain itu, KIU mengoperasikan Global Distribution System milik sendiri (KIU GDS), yang secara aktif menghubungkan inventaris 152 maskapai ke lebih dari 45.000 agen perjalanan di seluruh dunia. (omy)

 

Baca Lainnya

Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

1 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

30 September 2026 - 07:31 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan sebagai Trusted & Populer Brand 2026

29 September 2026 - 22:43 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Trending di BANDARA