Wartatrans.com, JAKARTA – Bandara Husein Sastranegara Bandung kelolaan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports kembali melayani penerbangan komersial berjadwal pesawat jet berbadan sedang (narrow body) mulai Jumat (14/8/2026).
InJourney Airports memastikan kesiapan seluruh fasilitas operasional dan pelayanan bandara untuk kelancaran perjalanan masyarakat.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan, simulasi operasional layanan penerbangan dengan pesawat jet narrow body sudah dilakukan pada 10 Agustus 2026 dengan melibatkan seluruh stakeholders.
“Memastikan alur penumpang, bagasi, security check point, hingga alur boarding ke pesawat dan kedatangan penumpang di bandara,” ungkap Arie, Kamis (13/8/2026).
Bandara Husein Sastranegara ditetapkan memiliki 15 jam operasi, mulai pukul 06.00 – 21.00 WIB. Seluruh fasilitas siap melayani masyarakat dan penerbangan jet berjadwal.
Besok akan beroperasi Boeing 737-800 Garuda Indonesia di rute Denpasar – Bandung – Denpasar,” jelas Arie Ahsanurrohim.
Menurutnya, menuturkan InJourney Airports juga merenovasi dan melakukan beautifikasi terminal penumpang Bandara Husein Sastranegara untuk kenyamanan penumpang pesawat serta pengguna jasa bandara.
“Terminal penumpang Bandara Husein tampil dengani konsep modern berpadu dengan kearifan budaya Jawa Barat untuk memberikan nuansa nyaman,” ujar Arie.
Kearifan budaya Jawa Barat yang ditampilkan antara lain ornamen Kujang yang terdapat di area depan terminal.
Kemudian pada beberapa bagian tiang terminal mengadopsi konstruksi V yang digunakan di rumah khas Jawa Barat.
Ornamen khas Jawa Barat lainnya yakni desain kawung yang digunakan di area check-in.
Di beberapa titik di terminal juga ditampilkan kain-kain khas Jawa Barat yang dapat dilihat langsung penumpang atau pengunjung bandara.
Sementara itu terkait fasilitas, Bandara Husein Sastranegara dilengkapi fasilitas sisi udara (air side) antara lain landas pacu (runway) berukuran 2.220 x 45 meter dan apron berdimensi 388 x 80 m sebagai area parkir pesawat.
“Di Area sisi udara sudah dilakukan peningkatan kualitas sehingga dapat digunakan untuk take off dan landing pesawat Boeing 737-800 dan sekelas. Aspek keselamatan didukung fasilitas Airport Rescue & Fire Fighting Kategori 7,” urai dia.
Sementara itu, terminal penumpang di Bandara Husein memiliki luas 12.000 meter persegi dan berkapasitas 3,4 juta penumpang/tahun yang didukung total 26 konter check-in dan enam unit self check-in kiosk, serta conveyor belt terbaru di area pengambilan bagasi.
Boarding lounge untuk menunggu penumpang naik ke pesawat dilengkapi dengan coworking space dan kid zone.
“InJourney Airports melakukan renovasi dan beautifikasi mulai dari sisi udara, terminal penumpang dan sisi darat di Bandara Husein, yang kini berkonsep modern berpadu dengan kearifan budaya Jawa Barat untuk memberikan nuansa nyaman,” kata Arie.
Terminal juga dilengkapi fasilitas umum antara lain enam musholla, 22 toilet, dua eskalator, dan tiga lift.
InJourney Airports juga memastikan area komersial sudah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan penumpang. Direncanakan ada sebanyak 17 outlet di terminal penumpang.
Adapun Kementerian Perhubungan pada 23 Juli 2026 sudah mengeluarkan Sertifikat Bandar Udara (SBU) Nomor: 005.1/SBU/VII/2026 bagi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein sebagai persyaratan untuk melayani operasional pesawat jet berbadan sedang (narrow body) sekelas Boeing 737-800. (omy)
































