Menu ✖

Mode Gelap
Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

ANJUNGAN

IPC TPK Perluas Jaringan Ekspor, Perkuat Konektivitas Maritim ke Vietnam

badge-check


 Proses keberangkatan MV Feng Hai 98 meninggalkan Terminal 3 IPC TPK Tanjung Priok.foto istimewa/IPC TPK Perbesar

Proses keberangkatan MV Feng Hai 98 meninggalkan Terminal 3 IPC TPK Tanjung Priok.foto istimewa/IPC TPK

BT, Jakarta – IPC TPK terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas maritim Indonesia dengan kawasan Asia Tenggara. Melalui kolaborasi strategis dengan tiga pelayaran internasional, IPC TPK kini menghadirkan tiga layanan direct call yang menghubungkan Terminal Operasi 3 Pelabuhan Tanjung Priok langsung ke pelabuhan-pelabuhan utama di Vietnam.

Kapal MV Feng Hai 98 milik Iran Shipping Line resmi sandar (31/10) di Terminal Operasi 3 IPC TPK Tanjung Priok sebagai bagian dari pembukaan layanan baru direct call to Hai Phong, Vietnam. Dalam pelayaran perdananya, kapal ini dilayani sebanyak 395 boks petikemas untuk kegiatan bongkar dan muat. Rute yang ditempuh kapal tersebut meliputi Jakarta – Port Klang – Hai Phong – Jakarta.

“Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen IPC TPK dalam mendukung peningkatan ekspor nasional, khususnya ke Vietnam yang tengah tumbuh pesat sebagai pusat industri dan logistik Asia Tenggara,” ujar Pramesti Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK, dalam keterangan tertulis, Selasa (4/11/2025).

Sepanjang tahun 2025, IPC TPK telah menggandeng tiga mitra pelayaran internasional untuk memperkuat jaringan ekspor menuju kawasan ini, yaitu KM HT Progress dari FIAS Shipping Line dengan tujuan Bangkok dan Vietnam, MV Alvan dari HDAS Co bekerja sama dengan agen Karana Line, dan MV Feng Hai 98 dari Iran Shipping Line dengan tujuan akhir Hai Phong, Vietnam. Kehadiran layanan-layanan ini tidak hanya memperluas jangkauan logistik nasional, tetapi juga memberikan efisiensi waktu dan biaya bagi pelaku ekspor Indonesia.

Dalam konteks yang lebih luas, Pemerintah Indonesia dan Vietnam menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai USD 18 miliar (setara Rp 294,1 triliun) pada tahun 2028. Kolaborasi ini menjadi langkah penting menuju kemitraan strategis yang semakin komprehensif antara kedua negara. Hai Phong sendiri dikenal sebagai kota pelabuhan strategis di Vietnam Utara yang menjadi pionir dalam pengembangan logistik hijau dan berkelanjutan. Berdasarkan data Vietnam.vn, kota ini bertumpu pada tiga pilar utama: industri-teknologi, pelabuhan-logistik, dan pariwisata-perdagangan.

“Kerja sama ini menjadi fondasi penting untuk memperluas akses pasar ekspor Indonesia ke Asia Tenggara. Dengan layanan direct call, rantai pasok bisa lebih efisien, kompetitif, dan memberi nilai tambah bagi pelaku usaha nasional. Melalui kolaborasi dengan berbagai pelayaran internasional, IPC TPK berupaya memastikan pelabuhan Indonesia menjadi simpul penting dalam jaringan perdagangan Asia Tenggara” tutup Pramestie.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar

11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Pentingnya Penanganan Penertiban Kendaraan ODOL di Pelabuhan untuk Keselamatan

11 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kemenhub Perkuat Standar Pedoman Alat Penolong Kapal

10 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Regional Marpolex 2026: Filipina, Jepang, dan Indonesia Sinergi Penanggulangan Pencemaran Laut

10 Oktober 2026 - 13:43 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

KKP-Kemenkeu Integrasikan Data Perizinan Kapal untuk Optimalkan PNBP

10 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Demi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur

9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Trending di ANJUNGAN