Menu

Mode Gelap
Penumpang Bus di Terminal Bekasi Mulai Meningkat, PO Tambah Armada Jelang Mudik Lebaran Jelang Musprov Kadin Sulteng, Ahmad Ali: Pilih Kandidat dengan Rekam Jejak Perbankan Bersih H-11 Lebaran, 22 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1 Jakarta, Okupansi Tiket Lebaran Capai 60% Pemprov Kalbar Gelar Program Mudik Gratis 2026, Siapkan 33 Bus Layani 12 Rute Penumpang Bus Pilih Mudik Lebih Awal dari Terminal Bekasi, Antisipasi Kenaikan Tarif Media Dihalangi Meliput Pelantikan Plt Bupati Pekalongan,   Sukirman Dianggap Mantan Wartawan yang Tidak Tahu Fungsi Pers

EKOBIS

Jelang Musprov Kadin Sulteng, Ahmad Ali: Pilih Kandidat dengan Rekam Jejak Perbankan Bersih

badge-check


 Jelang Musprov Kadin Sulteng, Ahmad Ali: Pilih Kandidat dengan Rekam Jejak Perbankan Bersih Perbesar

Wartatrans.com, PALU – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tengah, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Sulteng periode 2021–2026, Ahmad Ali, menekankan pentingnya memilih calon ketua yang memiliki rekam jejak keuangan yang bersih, khususnya dalam sektor perbankan.

Menurut Ahmad Ali, calon Ketua Kadin ke depan harus memiliki catatan keuangan yang jelas dan tidak bermasalah dengan lembaga perbankan.

“Bakal calon Ketua Kadin harus memiliki rekam jejak keuangan yang jelas dan bersih di sektor perbankan,” ujar Ahmad Ali.

Ia menjelaskan, hal tersebut menjadi faktor penting bagi kemajuan organisasi pengusaha, mengingat Kadin memiliki hubungan erat dengan lembaga keuangan dalam berbagai aktivitas bisnis dan pengembangan ekonomi daerah.

“Yang paling penting itu urusan perbankan harus clear. Jangan sampai calon Ketua Kadin memiliki persoalan kredit, apalagi sampai masuk kategori kredit macet,” tegasnya.

Ahmad Ali menilai, kandidat Ketua Kadin idealnya memiliki personal guarantee atau jaminan pribadi yang diakui oleh perbankan. Hal tersebut dinilai sebagai indikator tingkat kepercayaan bank terhadap integritas serta kapasitas bisnis seorang pengusaha.

Selain itu, ia menekankan bahwa calon Ketua Kadin tidak boleh memiliki catatan buruk dalam sistem perbankan, seperti masuk daftar hitam bank atau berada pada kategori kolektibilitas lima (Col 5) yang menandakan kredit macet.

“Organisasi Kadin sering berinteraksi dengan perbankan. Karena itu pemimpinnya harus memiliki trust dari bank. Personal guarantee ini bagian dari perubahan mindset kepemimpinan di kalangan pengusaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, aspek tersebut juga berkaitan dengan moral leadership ekonomi, di mana seorang pemimpin organisasi pengusaha harus terbebas dari persoalan yang dapat mengganggu kredibilitasnya di sektor keuangan.

Di sisi lain, Ahmad Ali juga mempertanyakan relevansi persyaratan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi calon Ketua Kadin. Menurutnya, syarat tersebut tidak terlalu diperlukan karena Kadin merupakan organisasi pengusaha, bukan lembaga pemerintahan maupun institusi politik.

“Ini organisasi pengusaha, bukan pemerintahan. Jadi menurut saya tidak perlu menggunakan SKCK,” katanya.

Sebagai gantinya, ia menilai lebih tepat jika calon Ketua Kadin diwajibkan memiliki SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) yang menunjukkan rekam jejak kredit di perbankan. Sistem tersebut berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan menggantikan layanan BI Checking yang sebelumnya dikelola oleh Bank Indonesia.

Sementara itu, dinamika pemilihan Ketua Kadin Sulawesi Tengah mulai mengemuka. Sejumlah nama telah disebut sebagai bakal calon, di antaranya Gufran Ahmad, Endi Hermawan, serta petahana Muhammad Nur Rahmatu.

Pendaftaran bakal calon Ketua Kadin Sulteng telah dibuka sejak Minggu, 8 Februari 2026. Pada Senin, 9 Februari 2026, dua kandidat dijadwalkan akan mendaftarkan diri, yakni Endi Hermawan dan Gufran Ahmad.

Kontestasi pemilihan Ketua Kadin Sulteng periode mendatang diperkirakan akan menjadi momentum penting bagi konsolidasi dunia usaha di daerah, terutama dalam memperkuat kemitraan antara pengusaha, perbankan, dan pemerintah daerah.*** (AGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Hotel De Djokja, Menghidupkan Kembali Jejak Legendaris Ikon Yogyakarta

10 Maret 2026 - 09:47 WIB

Pelindo Regional 4 Siapkan 20 Terminal Penumpang Hadapi Mudik Lebaran 2026, Layanan Difokuskan di Lima Pelabuhan Utama

9 Maret 2026 - 20:43 WIB

Musim Mudik Lebaran 2026: Arus Penumpang Pelabuhan Regional 4 Diproyeksi Tembus 882.620 Orang, Naik 5 Persen

9 Maret 2026 - 20:37 WIB

InJourney Hospitality Hadirkan Vibes Indonesia di Seluruh Jaringan Hotel

9 Maret 2026 - 19:31 WIB

Kemenhub Teken Perjanjian Konsesi Pengusahaan WTDP di Muara Sabak dan Sangatta

8 Maret 2026 - 19:24 WIB

Ramadhan Penuh Makna, ASDP Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Madiun

8 Maret 2026 - 13:28 WIB

Sah, Indonesia AirAsia Resmi Terbang dari Surabaya ke Makassar, Palu, Kendari, dan Luwuk

7 Maret 2026 - 21:36 WIB

Pertamina Siagakan Layanan Energi Selama Ramadan–Idul Fitri, Hadirkan Miniatur Layanan Mudik di Summarecon Bekasi

7 Maret 2026 - 21:00 WIB

Dukung Diaspora, Garuda Hadirkan Program Mudik Spesial dari Hong Kong

7 Maret 2026 - 15:36 WIB

KAI Services Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Sucofindo

7 Maret 2026 - 06:26 WIB

Trending di EKOBIS