Menu

Mode Gelap
Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000 Pegawai KSOP Utama Tanjung Priok Raih Medali Emas ISKA, Harumkan Nama Kemenhub Perkuat Kualitas Layanan Navigasi AirNav Indonesia-ASA Gelar Program ITSAP KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

JALUR

Pemprov Kalbar Gelar Program Mudik Gratis 2026, Siapkan 33 Bus Layani 12 Rute

badge-check


 Pemprov Kalbar Gelar Program Mudik Gratis 2026, Siapkan 33 Bus Layani 12 Rute Perbesar

Wartatrans.com, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menghadirkan program Mudik Gratis 2026 bertepatan dengan momentum Ramadan 1447 Hijriah. Program ini digelar sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Melalui program tersebut, pemerintah menyiapkan sebanyak 33 unit bus yang akan melayani perjalanan dari Kota Pontianak menuju berbagai kabupaten di Kalimantan Barat. Armada tersebut disiapkan untuk melayani 12 rute perjalanan yang menjangkau sejumlah wilayah di provinsi ini.

Keberangkatan peserta mudik dijadwalkan pada 18 Maret 2026 dengan jumlah peserta yang dibatasi sesuai kapasitas armada yang tersedia.

Program Mudik Gratis ini juga melibatkan sejumlah instansi dan lembaga terkait, di antaranya Polda Kalimantan Barat, PT Jasa Raharja, Perum DAMRI, serta Dinas Perhubungan Kota Pontianak.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Trisna Ibrahim, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tersebut.

Menurutnya, Dinas Perhubungan Kota Pontianak berperan dalam membantu pengaturan teknis di titik keberangkatan, mulai dari pengaturan arus kendaraan, penempatan armada, hingga memastikan proses naik-turun penumpang berjalan tertib.

“Dengan pengaturan yang matang, diharapkan seluruh peserta dapat berangkat sesuai jadwal tanpa hambatan berarti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masing-masing instansi memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Polda Kalimantan Barat bertugas memberikan pengamanan selama proses pemberangkatan maupun perjalanan. Sementara PT Jasa Raharja memberikan perlindungan asuransi bagi para penumpang.

Adapun Perum DAMRI bertindak sebagai operator armada yang menyediakan serta mengoperasikan bus untuk mengangkut para peserta menuju daerah tujuan.

Pemerintah juga menyiapkan mekanisme pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini. Pendaftaran akan dibuka tujuh hari sebelum tanggal keberangkatan.

Masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus melakukan pendaftaran melalui sejumlah instansi yang terlibat, seperti Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Polda Kalbar, PT Jasa Raharja, maupun kantor DAMRI yang telah ditunjuk sebagai titik layanan informasi.

Adapun rute perjalanan yang disiapkan dalam program Mudik Gratis 2026 meliputi Sambas, Singkawang, Bengkayang, Mempawah, Ngabang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Nanga Pinoh, Putussibau, Nanga Tayap di Kabupaten Ketapang, serta Sukadana di Kabupaten Kayong Utara.

Dengan cakupan rute yang cukup luas, pemerintah berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan sarana transportasi mudik yang aman dan terjangkau.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya selama periode mudik.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program ini agar memperhatikan jadwal pendaftaran serta melengkapi dokumen identitas saat melakukan registrasi.

Calon peserta juga diminta untuk datang tepat waktu pada hari keberangkatan serta mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia agar proses pemberangkatan dapat berlangsung tertib dan lancar.

Menjelang hari keberangkatan, panitia akan kembali menyampaikan informasi lebih rinci terkait lokasi titik kumpul, waktu keberangkatan, serta ketentuan teknis lainnya melalui instansi terkait.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan selama masa mudik.*** (LonyenkRap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Pramono Kaji Pembangunan Flyover di Pejompongan, Universitas Pancasila, dan Bintaro

3 Juli 2026 - 12:56 WIB

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Rampung 100%, Fly Over Teluk Lamong Siap Beroperasi untuk Perkuat Konektivitas dan Logistik Jawa Timur

29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Mengabdi di Wilayah 3TP, Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

Revisi Aturan Komisi Ojol, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen Dimulai 1 Juli 2026

27 Juni 2026 - 05:22 WIB

Kemenhub Luncurkan Aplikasi SUMBA untuk Dukung Target Zero ODOL 2027

26 Juni 2026 - 08:05 WIB

Pramono Siapkan Kantong Parkir Ojol, Penataan Trotoar Jakarta Masih Hadapi Tantangan

26 Juni 2026 - 07:54 WIB

PLT BPJN Aceh Cabut Pernyataan Penutupan Jalan Enang-Enang, Minta Maaf kepada Tokoh Masyarakat Gayo

26 Juni 2026 - 05:56 WIB

Infrastruktur JIS-Ancol Rampung, 70% Warga Jakarta Tetap Pilih Mobil

24 Juni 2026 - 02:14 WIB

Trending di JALUR