Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

JALUR

Pemprov Kalbar Gelar Program Mudik Gratis 2026, Siapkan 33 Bus Layani 12 Rute

badge-check


 Pemprov Kalbar Gelar Program Mudik Gratis 2026, Siapkan 33 Bus Layani 12 Rute Perbesar

Wartatrans.com, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menghadirkan program Mudik Gratis 2026 bertepatan dengan momentum Ramadan 1447 Hijriah. Program ini digelar sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Melalui program tersebut, pemerintah menyiapkan sebanyak 33 unit bus yang akan melayani perjalanan dari Kota Pontianak menuju berbagai kabupaten di Kalimantan Barat. Armada tersebut disiapkan untuk melayani 12 rute perjalanan yang menjangkau sejumlah wilayah di provinsi ini.

Keberangkatan peserta mudik dijadwalkan pada 18 Maret 2026 dengan jumlah peserta yang dibatasi sesuai kapasitas armada yang tersedia.

Program Mudik Gratis ini juga melibatkan sejumlah instansi dan lembaga terkait, di antaranya Polda Kalimantan Barat, PT Jasa Raharja, Perum DAMRI, serta Dinas Perhubungan Kota Pontianak.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Trisna Ibrahim, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tersebut.

Menurutnya, Dinas Perhubungan Kota Pontianak berperan dalam membantu pengaturan teknis di titik keberangkatan, mulai dari pengaturan arus kendaraan, penempatan armada, hingga memastikan proses naik-turun penumpang berjalan tertib.

“Dengan pengaturan yang matang, diharapkan seluruh peserta dapat berangkat sesuai jadwal tanpa hambatan berarti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masing-masing instansi memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Polda Kalimantan Barat bertugas memberikan pengamanan selama proses pemberangkatan maupun perjalanan. Sementara PT Jasa Raharja memberikan perlindungan asuransi bagi para penumpang.

Adapun Perum DAMRI bertindak sebagai operator armada yang menyediakan serta mengoperasikan bus untuk mengangkut para peserta menuju daerah tujuan.

Pemerintah juga menyiapkan mekanisme pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini. Pendaftaran akan dibuka tujuh hari sebelum tanggal keberangkatan.

Masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus melakukan pendaftaran melalui sejumlah instansi yang terlibat, seperti Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Polda Kalbar, PT Jasa Raharja, maupun kantor DAMRI yang telah ditunjuk sebagai titik layanan informasi.

Adapun rute perjalanan yang disiapkan dalam program Mudik Gratis 2026 meliputi Sambas, Singkawang, Bengkayang, Mempawah, Ngabang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Nanga Pinoh, Putussibau, Nanga Tayap di Kabupaten Ketapang, serta Sukadana di Kabupaten Kayong Utara.

Dengan cakupan rute yang cukup luas, pemerintah berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan sarana transportasi mudik yang aman dan terjangkau.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya selama periode mudik.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program ini agar memperhatikan jadwal pendaftaran serta melengkapi dokumen identitas saat melakukan registrasi.

Calon peserta juga diminta untuk datang tepat waktu pada hari keberangkatan serta mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia agar proses pemberangkatan dapat berlangsung tertib dan lancar.

Menjelang hari keberangkatan, panitia akan kembali menyampaikan informasi lebih rinci terkait lokasi titik kumpul, waktu keberangkatan, serta ketentuan teknis lainnya melalui instansi terkait.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan selama masa mudik.*** (LonyenkRap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ditjen Hubdat Ramp Check 55 Bus di Rest Area Bogor

16 Mei 2026 - 13:49 WIB

Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Kemenhub Uji Coba Terbatas ETLE Kendaraan ODOL

13 Mei 2026 - 09:59 WIB

Benarkah Indonesia Darurat Keselamatan Transportasi Jalan?

12 Mei 2026 - 05:29 WIB

Budaya Ngopi vs Budaya Keselamatan Berkendara:  Transformasi Gaya Hidup Lewat Rekayasa Sosial

11 Mei 2026 - 18:49 WIB

Bus Harus Masuk Terminal, Melanggar? Kemenhub akan Sanksi Tegas!

11 Mei 2026 - 18:32 WIB

Kecelakaan Bus ALS dan Truk di Muratara, Dirjen Aan: Bus tidak Berizin Sejak 2020

8 Mei 2026 - 11:14 WIB

Kemenhub Susun Quick Win Penanganan Kendaraan ODOL

7 Mei 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Standar Layanan dan Keselamatan Secara Berkelanjutan, DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan

6 Mei 2026 - 21:10 WIB

DAMRI Hadirkan Layanan Angkutan Pemadu Moda di Nabire, Permudah Akses Masyarakat ke Bandar Udara Douw Aturure

5 Mei 2026 - 17:10 WIB

Trending di BANDARA