Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada masa Angkutan Lebaran 2026 dengan menghadirkan pemberhentian sejumlah Kereta Api (KA) tambahan di Stasiun Jatinegara.
Kebijakan ini memberikan alternatif titik keberangkatan bagi pelanggan sekaligus membantu mendistribusikan arus penumpang agar tidak terpusat di stasiun utama seperti Pasar Senen dan Gambir.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa Stasiun Jatinegara memiliki posisi strategis sebagai simpul transportasi di wilayah Jakarta Timur, terutama karena terintegrasi langsung dengan layanan KRL Commuter Line yang melayani mobilitas masyarakat dari berbagai wilayah Jabodetabek.
“Dengan integrasi layanan KRL, masyarakat dari berbagai wilayah Jabodetabek dapat dengan mudah menjangkau Stasiun Jatinegara untuk melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh. Hal ini memberikan kemudahan sekaligus menambah alternatif lokasi keberangkatan bagi pelanggan yang akan mudik,” ujar Franoto.
Menurutnya, kebijakan pemberhentian KA tambahan di Stasiun Jatinegara juga merupakan bagian dari upaya KAI dalam mengatur distribusi arus pelanggan selama periode Angkutan Lebaran. Dengan adanya pilihan keberangkatan dari stasiun ini, pelanggan tidak perlu seluruhnya terpusat di Stasiun Pasar Senen atau Gambir sehingga potensi kepadatan di stasiun utama dapat berkurang.
Selama masa Angkutan Lebaran, terdapat sejumlah KA tambahan yang berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani naik penumpang, yaitu:
– KA Kertajaya Tambahan – berangkat pukul 05.08 WIB
– KA Tambahan Gambir – Yogyakarta – berangkat pukul 07.26 WIB
– KA Brantas Tambahan – berangkat pukul 12.47 WIB
– KA Tambahan Pasar Senen – Solo – berangkat pukul 14.27 WIB
– KA Tambahan Pasar Senen – Lempuyangan – berangkat pukul 15.37 WIB
– KA Tambahan Pasar Senen – Yogyakarta – berangkat pukul 21.13 WIB
Dengan skema ini, pelanggan yang datang menggunakan KRL Commuter Line dapat langsung melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh dari Stasiun Jatinegara tanpa harus berpindah ke stasiun lain, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis, efisien, dan nyaman.
Pada masa Angkutan Lebaran yang berlangsung 11 Maret hingga 1 April 2026, mobilitas pelanggan di Stasiun Jatinegara juga menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi.
Pada 14 Maret 2026 tercatat sebanyak 2.512 pelanggan berangkat dari Stasiun Jatinegara, sementara 4.227 pelanggan datang di stasiun tersebut. Data ini menunjukkan peran penting Stasiun Jatinegara sebagai salah satu simpul layanan transportasi kereta api yang mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta Timur selama periode mudik Lebaran.
“KAI terus mengoptimalkan kesiapan operasional, fasilitas pelayanan, serta pengaturan pola perjalanan kereta api guna memastikan perjalanan pelanggan selama masa Angkutan Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” tutup Franoto.(fahmi)































