Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter mencatat telah melayani sebanyak 18.708.900 pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek, Merak, dan sekitarnya selama 20 hari masa Angkutan Lebaran (Angleb) yang berlangsung pada 11–30 Maret 2026.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring masa Angleb yang berlangsung hingga 1 April 2026. Hingga 30 Maret, capaian volume pengguna tahun ini telah mencapai 96 persen dibandingkan total volume Angleb 2025 yang tercatat sebanyak 18.749.948 orang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa volume tertinggi pengguna Commuter Line Jabodetabek terjadi pada Jumat, 13 Maret 2026, dengan total 1.175.504 orang.
“Volume tertinggi berada di Stasiun Bogor dengan 1.093.348 orang yang naik dan 1.113.024 orang yang turun di stasiun ini,” ujar Karina.
Selama periode cuti bersama Lebaran pada 18–24 Maret 2026, total pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat sebanyak 5.132.517 orang.
Rinciannya, lintas Bogor sebanyak 2.283.291 pengguna, lintas Cikarang 1.257.611 pengguna, lintas Rangkasbitung 1.120.973 pengguna, lintas Tangerang 391.219 pengguna, dan lintas Tanjung Priok 79.076 pengguna.
Karina menambahkan, peningkatan volume juga terlihat di stasiun integrasi antarmoda. Stasiun Cikarang yang terhubung dengan Commuter Line Walahar/Jatiluhur mencatat 163.528 pengguna turun, sedangkan Stasiun Rangkasbitung yang terintegrasi dengan Commuter Line Merak mencatat 156.539 pengguna.
Selain itu, sejumlah stasiun transit mencatat rekor volume pengguna selama periode tersebut. Stasiun Manggarai mencatat 202.315 pengguna transit pada Senin (23/3), Stasiun Tanah Abang sebanyak 137.086 pengguna pada Ahad (22/3), dan Stasiun Duri sebanyak 83.171 pengguna pada hari yang sama.
Untuk layanan Commuter Line Basoetta, KAI Commuter mencatat volume pengguna sebanyak 154.771 orang atau meningkat 9 persen dibandingkan Angleb 2025 yang mencapai 141.486 orang. Volume tertinggi terjadi pada Selasa (17/3) dengan 10.465 pengguna, dengan aktivitas tertinggi di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.
Sementara itu, layanan Commuter Line Merak mencatat total 290.535 pengguna atau mencapai 98 persen dari capaian Angleb tahun sebelumnya.
Puncak volume terjadi pada Minggu (29/3) dengan 18.235 pengguna. Stasiun Rangkasbitung menjadi stasiun dengan volume tertinggi, yakni 116.486 pengguna naik dan 109.675 pengguna turun.
Layanan Kereta Petani juga tetap beroperasi dan telah melayani 2.087 pengguna, meskipun sempat dilakukan penyesuaian relasi perjalanan hingga Stasiun Cilegon pada 13–20 Maret.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna yang setia mempercayakan perjalanannya bersama Commuter Line. Kami juga berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan dan aparat kewilayahan atas dukungannya pada layanan Angkutan Lebaran tahun ini,” tutup Karina.(fahmi)































