Menu

Mode Gelap
LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas Dzul Rajali Nahkodai Senat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar, Siap Bangkitkan Semangat Organisasi Kamaruzzaman Latih Kelompok Perempuan Beutong Bersatu Mengolah Kopi, Dorong Lahirnya Usaha Berbasis Komunitas Dzul Rajali Nahkodai Senat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar, Siap Bangkitkan Semangat Organisasi 20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial Lewat Car Free Day, FIFGROUP Gaungkan Kampanye “Perempuan Berperan” untuk Mendorong Kesetaraan Gender

PERISTIWA

Kali ini, di Hadapan KPK Para Pejabat Jateng Tanda Tangan Pakta Integritas Tidak Korupsi

badge-check


 Kali ini, di Hadapan KPK Para Pejabat Jateng Tanda Tangan Pakta Integritas Tidak Korupsi Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengadakan acara Dialog Antikorupsi di Grhadhika Bhakti Praja, Senin (30/3/2026).

Acara yang diikuti Bupati, Walikota, serta Pimpinan DPRD dari 35 kabupaten/ kota se Jawa Tengah ini bertujuan memperkuat strategi preemtif dan preventif menghindari tindak pidana korupsi.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan ajang digelar untuk mengingatkan pejabat di Jateng pada peran utamanya yaitu sebagai pelayan publik. Peristiwa tangkap tangan KPK padaa Bupati Pati, Pekalongan, dan Cilacap wajib jadi pelajaran bagi semuanya.

Karena itu, selain dialog anti korupsi juga dilakukan penandatanganan pakta integritas tidak korupsi. Tanda tangan bukan hanya dilakukan oleh Gubernur, Bupati, Walikota, juga oleh Ketua DPRD yang memiliki fungsi pengawasan di wilayah masing – masing.

Luthfi mengingatkan, agar penandatangan pakta integritas tidak sekadar pemanis bibir. “Saya tidak menolerir koruptor sedangkan melanggar hukum itu sifatnya personal. Jadi tanggung jawabnya ada pada pribadi, bukan institusi,” tegas Luthfi.

Menurut catatan Wartatrans.com, sudah empat kali Gubernur Luthfi mengeluarkan statemen serupa. Pertama pada retret sebelum ‘anak buahnya’ ditangkap KPK, kedua setelah ada yang ditangkap, ketiga setelah ada yang ditangkap lagi dan ke empat yang terkini.

Wakil Ketua KPK RI Fitroh Rohcahyanto mengapresiasi amanat sekaligus amarah Ahmad Luthfi. “Ini ajakan berkesadaran, kalau pengetahuan tentang korupsi semua sudah tahu. Yang kurang adalah kesadaran untuk tidak korupsi,” kata Fitroh.

Untuk itu KPK punya program pencegahan dan melakukan monitoring di berbagai daerah termasuk Jawa Tengah.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Trending di ANJUNGAN