Menu ✖

Mode Gelap
TNI AU Uji Pendaratan Pesawat Tempur di Tol Paspro Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi Pangkalan PLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batumandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol

PERISTIWA

Kali ini, di Hadapan KPK Para Pejabat Jateng Tanda Tangan Pakta Integritas Tidak Korupsi

badge-check


 Kali ini, di Hadapan KPK Para Pejabat Jateng Tanda Tangan Pakta Integritas Tidak Korupsi Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengadakan acara Dialog Antikorupsi di Grhadhika Bhakti Praja, Senin (30/3/2026).

Acara yang diikuti Bupati, Walikota, serta Pimpinan DPRD dari 35 kabupaten/ kota se Jawa Tengah ini bertujuan memperkuat strategi preemtif dan preventif menghindari tindak pidana korupsi.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan ajang digelar untuk mengingatkan pejabat di Jateng pada peran utamanya yaitu sebagai pelayan publik. Peristiwa tangkap tangan KPK padaa Bupati Pati, Pekalongan, dan Cilacap wajib jadi pelajaran bagi semuanya.

Karena itu, selain dialog anti korupsi juga dilakukan penandatanganan pakta integritas tidak korupsi. Tanda tangan bukan hanya dilakukan oleh Gubernur, Bupati, Walikota, juga oleh Ketua DPRD yang memiliki fungsi pengawasan di wilayah masing – masing.

Luthfi mengingatkan, agar penandatangan pakta integritas tidak sekadar pemanis bibir. “Saya tidak menolerir koruptor sedangkan melanggar hukum itu sifatnya personal. Jadi tanggung jawabnya ada pada pribadi, bukan institusi,” tegas Luthfi.

Menurut catatan Wartatrans.com, sudah empat kali Gubernur Luthfi mengeluarkan statemen serupa. Pertama pada retret sebelum ‘anak buahnya’ ditangkap KPK, kedua setelah ada yang ditangkap, ketiga setelah ada yang ditangkap lagi dan ke empat yang terkini.

Wakil Ketua KPK RI Fitroh Rohcahyanto mengapresiasi amanat sekaligus amarah Ahmad Luthfi. “Ini ajakan berkesadaran, kalau pengetahuan tentang korupsi semua sudah tahu. Yang kurang adalah kesadaran untuk tidak korupsi,” kata Fitroh.

Untuk itu KPK punya program pencegahan dan melakukan monitoring di berbagai daerah termasuk Jawa Tengah.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat

23 Oktober 2026 - 05:24 WIB

DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan

23 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi

22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batumandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

22 Oktober 2026 - 19:00 WIB

MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat

22 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Di Pati Koruptor Mendapat Simpati

22 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Insiden di Jalan Mambruk Dalam, Korban Jalani Penanganan Medis, Polisi Belum Beri Keterangan Resmi

22 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Ibu Sina dan Seni Menghadapi Ketidakpastian Hidup 

22 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wabup Bandung Dorong Serikat Pekerja dan Buruh Tingkatkan Negosiasi Soal Ketenagakerjaan 

22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Trending di RAGAM