Menu

Mode Gelap
Sindikat Gas Oplosan Dibongkar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sita 2.301 Tabung KAI Daop 7 Madiun Edukasi Pelajar Nganjuk tentang Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api Berkah Jelang Ramadhan: Hadirkan Promo Rute Antarkota Favorit DAMRI Mulai 120 Ribuan! Stasiun Jatake Perkuat Akomodasi Mobilitas Wilayah Barat Jawa melalui Pengembangan Layanan Bertahap KAI Perkuat Integrasi Antarmoda untuk Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Pemkab Kapuas Hulu Sambut Tiga Atlet NPCI Berprestasi Nasional dan Internasional

PERON

KAI Daop 1 Jakarta Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Sudirman

badge-check


 KAI Daop 1 Jakarta Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Sudirman Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menegaskan komitmennya dalam menciptakan transportasi publik yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Anti Pelecehan dan Kekerasan Seksual yang digelar di Stasiun Sudirman pada Ahad, 9 November 2025.

Kegiatan dipimpin oleh Assistant Manager Internal Humas Radhitya bersama Kepala Stasiun Sudirman Triyitno Yuwono, serta melibatkan komunitas railfans seperti Jejak Railfans dan Train Photograph. Dalam kegiatan tersebut, spanduk bertuliskan ajakan menjaga keamanan dan mencegah pelecehan seksual dibentangkan sebagai bentuk kampanye bersama.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan bahwa KAI tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku pelecehan.

“KAI Daop 1 Jakarta tidak akan mentolerir segala bentuk pelecehan seksual. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, pelaku pelecehan seksual di kereta api maupun stasiun akan kami masukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bersangkutan akan diblokir sebagai pelanggan kereta api,” tegas Ixfan.

Kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan petisi oleh pelanggan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pencegahan kekerasan seksual.

“Antusiasme pelanggan yang ikut menandatangani petisi ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat peduli dan mendukung terciptanya lingkungan transportasi yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menjadi korban atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual di lingkungan kereta api. Laporan dapat disampaikan kepada petugas stasiun, kondektur, Polsuska, atau melalui call center 121.

“Kami berharap, melalui sosialisasi ini, semakin banyak pelanggan yang berani melaporkan tindakan pelecehan seksual. Dengan keberanian melapor, kita dapat mencegah terjadinya tindakan serupa di kemudian hari dan mewujudkan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan berkeadilan,” pungkas Ixfan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mitigasi Risiko Kecelakaan Angkutan Barang di Perlintasan Sebidang

3 Februari 2026 - 06:50 WIB

Stasiun Jatake Layani Lebih dari 5 Ribu Pengguna dalam Empat Hari Operasional

1 Februari 2026 - 20:18 WIB

Minat Mudik Lebaran Tinggi, KAI Daop 7 Madiun Sudah Catat 19.110 Penumpang

31 Januari 2026 - 20:48 WIB

KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket Angkutan Lebaran 2026

31 Januari 2026 - 19:10 WIB

Mulai 1 Februari Dini Hari, KAI Daop Yogyakarta Buka Penjualan Tiket H-3 Lebaran 2026

31 Januari 2026 - 18:25 WIB

Trending di PERON