Menu ✖

Mode Gelap
​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026 Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO Aturan Transportasi Berbasis Aplikasi Masuk dalam Revisi UU LLAJ Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng 30 Hektare Lahan Meikarta Disiapkan untuk Rumah Subsidi

PERON

KAI Daop 1 Jakarta Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Sudirman

badge-check


 KAI Daop 1 Jakarta Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Sudirman Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menegaskan komitmennya dalam menciptakan transportasi publik yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Anti Pelecehan dan Kekerasan Seksual yang digelar di Stasiun Sudirman pada Ahad, 9 November 2025.

Kegiatan dipimpin oleh Assistant Manager Internal Humas Radhitya bersama Kepala Stasiun Sudirman Triyitno Yuwono, serta melibatkan komunitas railfans seperti Jejak Railfans dan Train Photograph. Dalam kegiatan tersebut, spanduk bertuliskan ajakan menjaga keamanan dan mencegah pelecehan seksual dibentangkan sebagai bentuk kampanye bersama.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan bahwa KAI tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku pelecehan.

“KAI Daop 1 Jakarta tidak akan mentolerir segala bentuk pelecehan seksual. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, pelaku pelecehan seksual di kereta api maupun stasiun akan kami masukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bersangkutan akan diblokir sebagai pelanggan kereta api,” tegas Ixfan.

Kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan petisi oleh pelanggan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pencegahan kekerasan seksual.

“Antusiasme pelanggan yang ikut menandatangani petisi ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat peduli dan mendukung terciptanya lingkungan transportasi yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menjadi korban atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual di lingkungan kereta api. Laporan dapat disampaikan kepada petugas stasiun, kondektur, Polsuska, atau melalui call center 121.

“Kami berharap, melalui sosialisasi ini, semakin banyak pelanggan yang berani melaporkan tindakan pelecehan seksual. Dengan keberanian melapor, kita dapat mencegah terjadinya tindakan serupa di kemudian hari dan mewujudkan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan berkeadilan,” pungkas Ixfan.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra

12 Oktober 2026 - 07:06 WIB

KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO

12 Oktober 2026 - 05:45 WIB

KA Joglosemarkerto Layani 1,10 Juta Pelanggan, Tumbuh 9,73 Persen Sepanjang 2026

12 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Kereta Regional Jadi Pilihan Perjalanan Antarkota, KAI Layani 5,57 Juta Pelanggan

11 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen

10 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Trending di PERON