Menu

Mode Gelap
Bantuan Perbaikan Rumah Rp30 Juta bagi Korban Gempa NTT Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan 49,29% Warga Jakarta Masuk MBT, Pramono Dorong Rusun Jadi Public Housing Kesehatan Gubernur Tak Ganggu Pemerintahan Aceh, Bima Arya: Tugas Berjalan Lewat Pendelegasian Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan Kisah Porter Sunarto Rawat Anak Berkebutuhan Khusus, KAI Services Beri Bantuan di Stasiun Bandung

PERON

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

badge-check


 Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya Perbesar

Wartatrans.com, SUBULUSSALAM – Proses seleksi terbuka (lelang jabatan) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam telah rampung. Seluruh pejabat yang dinyatakan lulus telah dilantik sesuai jabatan masing-masing. Namun, satu posisi strategis hingga kini masih belum diisi secara definitif, yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Padahal, menurut informasi yang beredar, proses seleksi untuk jabatan tersebut telah selesai dan telah menghasilkan peserta yang dinyatakan lulus. Meski demikian, posisi Kepala BPKD masih dijabat oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt).

Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat dan pengamat pemerintahan. Mereka mempertanyakan alasan belum dilantiknya pejabat definitif, sementara jabatan hasil seleksi lainnya telah diisi.

Sejumlah kalangan juga menyoroti ketentuan dalam regulasi kepegawaian. Mereka mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, serta Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 1 Tahun 2020 yang mengatur mekanisme pengisian jabatan pimpinan tinggi dan penugasan Pelaksana Tugas.

Menurut mereka, hasil seleksi terbuka semestinya segera ditindaklanjuti dengan penerbitan surat keputusan dan pelantikan pejabat definitif, kecuali terdapat alasan administratif atau ketentuan hukum lain yang menjadi dasar penundaan.

Pertanyaan yang mengemuka di antaranya, apa alasan Pemerintah Kota Subulussalam belum melantik pejabat yang telah dinyatakan lulus seleksi, apakah terdapat kendala administratif, atau ada pertimbangan lain yang belum disampaikan kepada publik.

Sorotan tersebut semakin menguat karena jabatan Kepala BPKD dinilai memiliki peran sangat strategis dalam pengelolaan keuangan daerah, terlebih di tengah kondisi fiskal Kota Subulussalam yang belakangan disebut-sebut menghadapi tekanan akibat defisit anggaran.

Pengamat menilai, jabatan yang terlalu lama diisi oleh Plt berpotensi memengaruhi efektivitas pengambilan keputusan, terutama terkait kebijakan strategis pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, kepastian pejabat definitif dinilai penting untuk memperkuat akuntabilitas dan kepastian administrasi pemerintahan.

Hingga berita ini ditulis, Pemerintah Kota Subulussalam, termasuk Wali Kota maupun Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan belum dilaksanakannya pelantikan Kepala BPKD hasil seleksi terbuka tersebut.*** (Ipong)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kisah Porter Sunarto Rawat Anak Berkebutuhan Khusus, KAI Services Beri Bantuan di Stasiun Bandung

22 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Libur Maulid Nabi, KAI Divre III Palembang Siapkan 19.200 Kursi, Tiket Terjual 119 Persen

22 Agustus 2026 - 21:10 WIB

KAI Commuter Dekatkan Transportasi Publik dengan Generasi Muda Lewat Commuter Skate Games

22 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Juli 2026, Rekor Baru! Hampir 97 Ribu Wisman Naik Kereta Api Jarak Jauh

22 Agustus 2026 - 20:48 WIB

KAI Services Naik Kelas, Raih Corporate Entrepreneurial Marketing Award 2026

22 Agustus 2026 - 10:20 WIB

KAI Gelar Groundbreaking Hunian Manggarai, Dekatkan Tempat Tinggal dengan Transportasi Publik

21 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Hunian Manggarai Resmi Dibangun, Sediakan 3.784 Unit Rumah Terjangkau Terintegrasi Transportasi

21 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Groundbreaking Hunian Manggarai: KAI Terget Rumah Terjangkau di Tengah Kota Siap 18 Bulan

21 Agustus 2026 - 11:52 WIB

KAI Kelola 14.562 Ton Limbah Sepanjang 2025, Perkuat Konsep Perjalanan Ramah Lingkungan

20 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Kampung Nelayan Merah Putih Konawe Mulai Ekspor, 8 Ton Ikan Berkualitas Dikirim ke Luar Kota

20 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Trending di PERON