Wartatrans.com, JAKARTA – Kehadiran Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di lintas Commuter Line Tanjung Priok mendapat sambutan positif dari masyarakat. Baru sepekan beroperasi, stasiun baru tersebut telah melayani lebih dari 4.200 pergerakan penumpang, dengan lonjakan pengguna yang signifikan saat akhir pekan.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, jumlah penumpang KRL di Stasiun JIS pada hari kerja relatif stabil, sedangkan pada akhir pekan meningkat tajam seiring tingginya aktivitas masyarakat di kawasan Jakarta International Stadium.

“Pengguna di hari kerja cenderung stabil, rata-rata sekitar 250 orang per hari. Sementara pada akhir pekan jumlahnya meningkat hingga 300 persen. Hal ini menunjukkan tren positif penggunaan KRL di Stasiun JIS,” ujar Karina dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).
Berdasarkan data KAI Commuter selama periode 22–28 Juni 2026, Stasiun JIS mencatat total 4.203 pergerakan penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.555 penumpang tercatat naik kereta, sedangkan 1.648 lainnya turun di stasiun yang berada di Jakarta Utara tersebut.
Menurut Karina, tingginya minat masyarakat menggunakan Stasiun JIS didorong oleh aktivitas warga yang memanfaatkan kawasan stadion untuk berolahraga maupun menikmati ruang publik di sekitarnya.
“Hal ini dipicu oleh aktivitas masyarakat menuju kawasan stadion untuk berolahraga ataupun sekadar menikmati kawasan sekitar stadion,” katanya.
Puncak jumlah penumpang terjadi pada Ahad (28/6/2026) dengan total 1.271 pengguna dalam sehari. Rinciannya, 821 penumpang melakukan tap in atau masuk ke stasiun, sedangkan 450 penumpang melakukan tap out.
Seiring dibukanya Stasiun JIS, KAI Commuter bersama pemerintah juga menghadirkan program tarif khusus sebesar Rp1 bagi pengguna Commuter Line Tanjung Priok yang naik dan turun di Stasiun JIS selama 22–28 Juni 2026.
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selama masa pemberlakuannya, sebanyak 1.232 penumpang memanfaatkan tarif khusus tersebut untuk melakukan perjalanan menggunakan KRL.
Karina menilai tingginya pemanfaatan layanan ini menunjukkan kebutuhan masyarakat Jakarta Utara terhadap transportasi publik berbasis rel yang terintegrasi semakin besar. Kehadiran Stasiun JIS diharapkan mempermudah akses menuju kawasan stadion, ruang terbuka publik, maupun pusat aktivitas masyarakat.
KAI Commuter, lanjut Karina, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk meningkatkan fasilitas serta kualitas layanan di Stasiun JIS secara bertahap.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk meningkatkan fasilitas dan layanan di Stasiun JIS. Kami juga mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang tersedia demi kenyamanan bersama,” tutup Karina.(fahmi)






























