Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon Catatan Iwan Piliang: Saatnya Pengusaha Indonesia Berhenti Bergantung pada Proyek Pemerintah Kota Subulussalam Dilanda Defisit Anggaran, Kinerja Pemko dan DPRK Dipertanyakan Rentenir Berkedok Koperasi Disebut Kembali Marak di Kota Langsa, Warga Minta Penindakan Miris, Dua Perangkat Desa Sungai Pauh Firdaus Tanpa Alasan Jelas dan Tanpa SP 1 & 2 Diberhentikan Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

RAGAM

Kota Subulussalam Dilanda Defisit Anggaran, Kinerja Pemko dan DPRK Dipertanyakan

badge-check


 Kota Subulussalam Dilanda Defisit Anggaran, Kinerja Pemko dan DPRK Dipertanyakan Perbesar

Wartatrans.com, SUBULUSSALAM – Kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam dikabarkan tengah mengalami defisit anggaran yang cukup serius. Situasi tersebut dinilai telah berdampak terhadap berbagai sektor pelayanan publik, namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Pemko mengenai besaran defisit maupun hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah kalangan mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran daerah, khususnya terkait pelaksanaan kunjungan kerja (kunker) DPRK Subulussalam yang disebut menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah.

Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya terhadap kebijakan pemerintah daerah dan DPRK. Menurutnya, dalam kondisi keuangan yang sulit, seharusnya pemerintah dan legislatif lebih memprioritaskan penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Di saat kondisi keuangan daerah sedang defisit, tidak pantas jika anggaran besar justru digunakan untuk perjalanan dinas atau kunjungan kerja. Masyarakat ingin mengetahui dari mana sumber anggarannya dan apa manfaat nyata yang diperoleh daerah dari kegiatan tersebut,” ujarnya.

Ia juga meminta Pemko Subulussalam membuka secara transparan besaran anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan kunjungan kerja, termasuk biaya perjalanan pejabat dan staf yang ikut mendampingi rombongan.

Selain itu, masyarakat berharap pemerintah segera menyampaikan kondisi riil keuangan daerah, termasuk langkah-langkah yang akan ditempuh untuk mengatasi defisit anggaran agar pelayanan kepada masyarakat tidak semakin terganggu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Subulussalam maupun DPRK Subulussalam terkait besaran defisit anggaran, rincian biaya kunjungan kerja, serta upaya yang akan dilakukan untuk memulihkan kondisi keuangan daerah. Wartatrans.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.*** (Ipong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Catatan Iwan Piliang: Saatnya Pengusaha Indonesia Berhenti Bergantung pada Proyek Pemerintah

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Rentenir Berkedok Koperasi Disebut Kembali Marak di Kota Langsa, Warga Minta Penindakan

1 Juli 2026 - 12:02 WIB

Miris, Dua Perangkat Desa Sungai Pauh Firdaus Tanpa Alasan Jelas dan Tanpa SP 1 & 2 Diberhentikan

1 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN untuk Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Melalui Bowling Fun Games 2026, IPC TPK dan Mitra PBM Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi Dorong Operational Excellence

1 Juli 2026 - 07:43 WIB

IPCC Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri Logistik Otomotif

1 Juli 2026 - 06:30 WIB

PAPPINDO Gandeng PEMABA Perkuat Perlindungan PMI di Malaysia, Identitas Resmi Jadi Prioritas

30 Juni 2026 - 19:28 WIB

Langkah Hijau Grab: Komitmen Berbalut Strategi Pemasaran

30 Juni 2026 - 18:40 WIB

Hibah Lahan Meikarta 31,3 Hektare untuk Program 3 Juta Rumah, Pengamat Ingatkan Transparansi dan Infrastruktur

30 Juni 2026 - 18:36 WIB

Trending di RAGAM